📑 Daftar Isi

Bagian belakang Lucid Cosmos dalam video teaser dengan tulisan LUCID menyala merah di tailgate

Lucid Cosmos Teaser Perdana, Produksi Baru 2027

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Lucid merilis video teaser Cosmos, SUV listrik midsize di bawah 50.000 dolar AS
  • Detail lampu depan dan belakang terlihat jelas, cocok dengan desain terdaftar di EUIPO
  • Klaim: 300 mil dari baterai 69 kWh, efisiensi 4,5 mi/kWh, 200 mil dalam 14 menit cas
  • Produksi mundur ke paruh kedua 2027, bersamaan dengan Rivian R2
  • Pengiriman Q3 turun 7 persen, produksi hanya 2.954 unit

Telset.id – Lucid Motors merilis video teaser terbaru yang memperlihatkan sosok Cosmos, SUV listrik midsize dengan banderol di bawah 50.000 dolar AS. Video berdurasi 1 menit 34 detik yang diunggah di X kemarin itu menjadi tampilan paling jelas sejauh ini untuk detail pencahayaan depan dan belakang kendaraan, setelah berbulan-bulan prototipe hanya terlihat dalam balutan kamuflase. Namun satu hal yang tak berubah: mobil ini masih sekitar satu tahun lagi dari produksi.

Dalam unggahannya, Lucid menuliskan narasi soal “elevating the experience of movement” dan menyatakan tidak sabar “to share this feeling with even more people.” Nama Cosmos memang tidak disebut secara eksplisit. Meski begitu, frasa “even more people” menjadi petunjuk paling transparan bahwa pabrikan asal Amerika Serikat itu sedang menyiapkan model yang lebih terjangkau dibanding jajaran yang ada saat ini.

Dua bingkai dalam film tersebut memperlihatkan kendaraan saat senja. Di bagian belakang, tulisan “LUCID” menyala merah di sepanjang tailgate, diapit strip lampu merah tipis, dengan spoiler memotong bagian dasar kaca belakang. Sementara di depan, lampu LED terpahat dengan deretan segmen vertikal melintang di panel bodi berwarna merah. Detail tersebut bukan hasil rekayasa visual semata, melainkan konsisten dengan arah desain yang sudah lebih dulu diperlihatkan Lucid.

Rear of the Lucid Cosmos in a teaser video, with LUCID spelled out in red light across the tailgate

Desain Teaser Selaras dengan Dokumen Pendaftaran di Eropa

Bagian buritan yang muncul di video teaser cocok dengan desain Cosmos yang didaftarkan Lucid ke Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa pada Mei. Dokumen tersebut menampilkan tulisan “LUCID” di tailgate serta spoiler di kaca belakang yang sama persis. Detail itu juga sejalan dengan strip lampu merah tipis pada prototipe Cosmos berkamuflase yang tertangkap kamera di Highway 101, California, bulan lalu.

Keselarasan antara video teaser, dokumen pendaftaran desain, dan penampakan prototipe memberi gambaran bahwa bentuk akhir Cosmos sudah mendekati matang. Lucid tampaknya tidak sedang bereksperimen dengan bahasa desain baru, melainkan mengunci identitas visual yang sudah tertuang dalam berkas resmi. Pola ini menjelaskan mengapa teaser lebih menonjolkan detail pencahayaan ketimbang siluet keseluruhan kendaraan.

Bagi pengamat industri, langkah ini lazim dipakai pabrikan untuk menjaga momentum komunikasi tanpa harus membuka seluruh spesifikasi. Lucid sendiri belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi maupun konfigurasi final Cosmos. Informasi yang beredar sejauh ini masih bersumber dari materi teaser, dokumen pendaftaran desain, dan pernyataan manajemen.

Klaim Efisiensi dan Jarak Tempuh Cosmos

Cosmos dan Earth pertama kali diumumkan Lucid pada Investor Day pertama perusahaan di bulan Maret. Keduanya dibangun di atas platform midsize baru dan dibanderol mulai di bawah 50.000 dolar AS, atau sekitar setengah harga Gravity. Di atas kertas, spesifikasi Cosmos terbilang menjanjikan.

Lucid mengklaim jarak tempuh sekitar 300 mil dari paket baterai 69 kWh, berkat efisiensi hingga 4,5 mi/kWh yang disebut 10 persen lebih baik dari kompetitor terdekat. Pabrikan juga mengeklaim penambahan 200 mil jarak tempuh hanya dalam 14 menit pengisian. Unit penggerak baru bernama Atlas diklaim memiliki 30 persen lebih sedikit komponen dan berbiaya 37 persen lebih murah dibanding unit Zeus yang dipakai di Gravity.

Klaim efisiensi ini bukan tanpa dasar. Lucid memang dikenal sebagai salah satu dari sedikit pabrikan yang serius mempersoalkan efisiensi ketimbang sekadar menambah kapasitas baterai. Salah satu komentar pembaca di laporan Electrek bahkan menyebut hal itu sebagai keunggulan utama Lucid dibanding pabrikan besar lain yang memilih baterai lebih besar demi mengejar jarak tempuh.

Namun angka di atas kertas tetap harus dibuktikan di jalan. Cosmos belum memasuki tahap produksi, sehingga seluruh klaim tersebut masih berstatus target internal pabrikan. Pembuktiannya baru akan terlihat ketika kendaraan sampai ke tangan konsumen dan diuji independen.

Jadwal Produksi Mundur ke Paruh Kedua 2027

Persoalan utama Cosmos bukan pada desain atau klaim teknis, melainkan pada waktu. Produksi semula dijadwalkan mulai akhir 2026. Namun pada Agustus, CEO Silvio Napoli menunda Cosmos ke 2027, “most likely the second half.” Penundaan itu menempatkan Cosmos pada jadwal yang sama dengan Rivian R2 versi dasar seharga 45.000 dolar AS, sekaligus jauh tertinggal dari Tesla Model Y yang sempat menjadi lawan uji di Arizona pada Mei.

Penundaan ini bukan kabar baik bagi Lucid. Perusahaan mencatat pengiriman 3.806 kendaraan pada kuartal ketiga, turun 7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi hanya mencapai 2.954 unit setelah Lucid memangkas shift kedua di pabriknya di Arizona. Tekanan operasional itu membuat Cosmos menjadi semakin krusial sebagai penopang volume penjualan.

Di sisi lain, Lucid menyatakan kas perusahaan bertahan “well into 2027”, sementara Cosmos baru dijadwalkan hadir pada paruh kedua 2027. Irisan waktu antara ketersediaan dana dan jadwal produksi itu sangat tipis. Pertanyaannya bukan lagi soal kualitas produk, melainkan apakah Lucid mampu membiayai Cosmos hingga sampai ke tangan konsumen.

Lucid sendiri sedang membangun ekspektasi setahun lebih awal. Perusahaan tidak memiliki produk baru lain untuk dijual hingga Cosmos tiba, dan laporan keuangan kuartal ketiga dijadwalkan keluar Senin. Teaser ini berfungsi sebagai pengingat tentang arah yang sedang dituju perusahaan, sekaligus menjaga perhatian publik dan investor tetap menyala di tengah tekanan kinerja.

Jika benar hadir di bawah 50.000 dolar AS dengan jarak tempuh 300 mil, Cosmos berpotensi menjadi alternatif serius bagi Model Y dan R2. SUV midsize dengan efisiensi 4,5 mi/kWh akan menjadi yang terbaik di kelasnya dengan selisih lebar, dan klaim efisiensi Lucid selama ini terbukti pada model Air. Namun Cosmos sudah sekali tertunda, dan jadwal produksi 2027 menyisakan ruang yang sempit bagi perusahaan yang belum pernah menjual kendaraan dalam volume besar.

[ META_DESCRIPTION]
Lucid merilis teaser Cosmos, SUV listrik di bawah 50.000 dolar AS. Desain lampu depan dan belakang terlihat jelas, tetapi produksi baru mulai 2027.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.