📑 Daftar Isi

Foto resmi Lucid Cosmos SUV listrik mid-size dengan desain atap miring khas coupe SUV

Lucid Cosmos SUV Rilis Foto Pertama, Saingan Model Y

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Lucid merilis foto pertama Cosmos SUV listrik mid-size yang menjadi rival Tesla Model Y
  • Desain atap miring mirip BMW X4 dengan lampu LED horizontal dan lampu rem ketiga di posisi tidak biasa
  • Headlight depan ultra-kompak dengan integrasi semua beam dalam satu enclosure tipis
  • Dashboard dilengkapi layar ultra-wide melengkung sesuai pengumuman sebelumnya
  • Produksi mundur dari akhir 2026 ke awal 2027 di pabrik AMP-2 Arab Saudi
  • CEO Silvio Napoli menegaskan tidak akan mengulang kesalahan kualitas seperti Air dan Gravity
  • Empat "must-win projects": lini mid-size (3 model), robotaxi, pabrik Saudi, operational reset dengan PHK dan target arus kas US$1,4 miliar
  • Harga mulai US$50.000, menjadi model paling terjangkau Lucid

Telset.id – Lucid akhirnya merilis foto pertama dari Lucid Cosmos, crossover listrik mid-size yang menjadi rival Tesla Model Y, setelah sebelumnya model ini resmi ditunda peluncurannya dari 2026 menjadi 2027. Gambar perdana ini muncul dalam laporan pendapatan terbaru perusahaan, memperlihatkan desain eksterior dan interior dari EV termurah yang akan dibuat startup asal Amerika Serikat tersebut.

Keputusan menunda peluncuran ini diambil Lucid sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan kualitas produk sebelum dipasarkan. CEO Lucid, Silvio Napoli, menegaskan bahwa perusahaan tidak ingin mengulang kesalahan yang pernah terjadi pada model Air dan Gravity yang sempat bermasalah dengan perangkat lunak.

“Tujuan kami jelas: mid-size hanya akan diluncurkan ketika setiap proses dan persyaratan kualitas telah terpenuhi,” ujar Napoli. “Kami tidak akan mengulang kesalahan masa lalu dengan membawa produk ke pasar sebelum siap.”

Desain Eksterior dan Interior Cosmos

Dari foto yang dipublikasikan, Lucid Cosmos memiliki desain atap miring yang mirip dengan SUV coupe seperti BMW X4. Sebelumnya, gambar paten sudah mengindikasikan bentuk tersebut, dan kini gambar resmi mengonfirmasi bahwa desain teknis itu benar-benar diterjemahkan ke dalam bentuk nyata.

Di bagian belakang, terdapat sepasang lampu LED horizontal serta lampu rem ketiga yang cukup lebar di bagian bawah kaca belakang. Posisi ini tidak biasa karena umumnya pabrikan menempatkan lampu rem ketiga di atas jendela belakang. Namun pada Cosmos, kaca belakangnya hampir horizontal, sehingga penempatan tersebut terlihat menarik meskipun berpotensi mengurangi visibilitas ke belakang.

Untuk bagian depan, Lucid Cosmos mengusung headlight yang sangat kompak dengan semua elemen pencahayaan terintegrasi dalam satu rumah lampu ultra-tipis. Sementara itu, di area dashboard terlihat layar ultra-wide melengkung yang sebelumnya sudah diumumkan perusahaan akan menjadi fitur utama kabin Cosmos.

Lucid sebelumnya mengungkapkan bahwa Cosmos akan hadir dengan satu layar melengkung ultra-wide. Foto interior yang bocor dalam laporan pendapatan tersebut memperlihatkan enclosure layar yang sangat lebar, mengonfirmasi rencana desain tersebut.

Jadwal Produksi yang Diperbarui

Awalnya, Lucid Cosmos dijadwalkan memulai produksi pada akhir 2026 di pabrik baru perusahaan di Arab Saudi. Namun, timeline tersebut kini direvisi dan model ini akan mulai keluar dari jalur perakitan pada awal 2027, sebelum ditingkatkan kapasitasnya pada paruh kedua tahun tersebut.

Pabrik AMP-2 milik Lucid sendiri belum selesai dibangun. Lebih penting lagi, perusahaan tidak ingin terburu-buru meluncurkan model penting ini demi menghindari kesalahan yang merugikan seperti yang terjadi pada Air dan Gravity, yang keduanya mengalami masalah perangkat lunak.

Untuk menjaga arah pengembangan tetap berjalan, Lucid menyatakan harus memenuhi empat “proyek yang harus dimenangkan”. Salah satunya adalah keberhasilan peluncuran portofolio produk mid-size yang akan mencakup dua model tambahan selain Cosmos. Proyek lainnya mencakup pengembangan robotaxi, pabrik di Arab Saudi, serta “operational reset” yang meliputi PHK dan peningkatan arus kas sebesar US$1,4 miliar.

Keberhasilan meluncurkan Cosmos menjadi kunci stabilitas jangka panjang Lucid. Sebagai model paling terjangkau yang pernah dibuat perusahaan, Cosmos diharapkan mampu meningkatkan volume penjualan secara signifikan. Harga yang dibanderol sekitar US$50.000 menempatkannya langsung bersaing dengan Tesla Model Y di segmen yang paling kompetitif di pasar EV global.

Meskipun situasi saat ini tidak sepenuhnya berjalan mulus dengan adanya penundaan resmi, setidaknya pengembangan masih terus berlanjut. Publikasi foto pertama ini menjadi sinyal positif bahwa proyek Cosmos masih berjalan sesuai rencana teknis, meskipun jadwal produksinya bergeser.

Keputusan Lucid untuk menunda peluncuran ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap kualitas. Dengan belajar dari pengalaman Air dan Gravity yang sempat bermasalah, Lucid tampaknya lebih memilih menunda daripada meluncurkan produk yang belum matang. Strategi ini memang berisiko, terutama karena pasar EV mid-size semakin padat, namun kualitas yang terjaga bisa menjadi pembeda utama di segmen ini.

Langkah penundaan peluncuran ini juga berdampak pada strategi keseluruhan perusahaan yang tengah menjalani operational reset. Fokus pada robotaxi, pabrik Saudi, dan EV mid-size menunjukkan bahwa Lucid sedang merombak prioritas bisnisnya secara fundamental.

Dengan desain yang kini terlihat jelas dan jadwal produksi yang sudah direvisi, publik tinggal menunggu bagaimana Lucid Cosmos akan diterima pasar saat akhirnya meluncur pada 2027. Pertanyaannya, apakah penundaan setahun ini akan cukup untuk memastikan kualitas yang dijanjikan CEO-nya?

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.