Telset.id ā The Landrovers, perusahaan restomod asal Belanda, memperkenalkan Panterra, sebuah Land Rover Defender klasik yang dikonversi menjadi kendaraan listrik murni dengan klaim jarak tempuh WLTP mencapai 375 mil. Angka ini secara signifikan melampaui beberapa model Tesla terbaru, menunjukkan bahwa restomod listrik bukan sekadar mainan mewah, melainkan kendaraan yang layak dipakai sehari-hari.
Pengembangan Panterra bukanlah proyek instan. Perusahaan yang berbasis di Belanda ini mengaku telah menghabiskan waktu selama tujuh tahun untuk menyempurnakan konversi ini. Hasilnya adalah sebuah kendaraan yang secara fundamental berbeda dari kebanyakan restomod Defender lain yang umumnya justru mengusung mesin bensin V-8. Fokus utama The Landrovers pada pengembangan jangka panjang ini menjadikan Panterra sebagai EV fungsional, bukan sekadar pajangan untuk dikendarai beberapa mil di sekitar London.
## Baterai Raksasa 200 kWh dan Performa Tinggi
Jantung dari Panterra adalah paket baterai berkapasitas sangat besar, yakni 200 kWh. Kapasitas ini menempatkannya di liga yang sama dengan truk-truk listrik raksasa buatan General Motors (GM), seperti Hummer EV dan Cadillac Escalade IQ. Meski membawa baterai sebesar itu, bobot Panterra tercatat sekitar 6.400 pon, jauh lebih ringan dibandingkan kendaraan GM yang bisa mencapai 9.000 pon.
Dengan kapasitas baterai tersebut, Panterra diklaim mampu menempuh jarak 375 mil dalam siklus WLTP. Sebagai perbandingan, jarak tempuh ini lebih jauh dibandingkan beberapa varian Tesla, termasuk Model Y RWD dasar (314 mil), Model Y Performance (360 mil), Model 3 RWD dasar (332 mil), dan Model 3 Performance (354 mil). Ini adalah pencapaian yang impresif untuk sebuah kendaraan dengan bentuk kotak khas Defender.
Dari sisi tenaga, Panterra tidak main-main. Kendaraan ini dilengkapi dengan empat motor listrik yang dipasang di dalam roda (in-wheel motors) dengan teknologi torque-vectoring real-time. Kombinasi keempat motor ini menghasilkan tenaga puncak sebesar 600 horsepower. Meski angka ini tidak sebesar mesin quad-motor lain seperti Ferrari Luce atau Rivian R1 Quad yang mencapai 1.000 horsepower, tenaga tersebut sudah cukup untuk menggerakkan bodi Panterra yang berat dari 0 hingga 62 mph dalam waktu 5,5 detik. The Landrovers juga mengklaim distribusi berat kendaraan ini ideal, yaitu 50:50, yang seharusnya berdampak positif pada handling.
## Sasis dan Suspensi yang Dimodifikasi Total
Berbicara mengenai handling, Panterra diyakini tidak akan terasa seperti Land Rover klasik yang bergoyang. Kendaraan ini menggunakan suspensi independen penuh di kedua as roda dengan subframe yang telah direvisi total. Hasilnya, pengendalian Panterra diklaim lebih stabil dan presisi dibandingkan Defender standar.
Pembeli juga diberikan pilihan antara pegas koil atau suspensi udara. Mengingat bobot kendaraan yang cukup besar, opsi suspensi udara tampaknya menjadi pilihan yang lebih bijak. Selain itu, Panterra juga dilengkapi dengan sistem power steering elektrik yang unik. Menurut ulasan dari Top Gear, pengalaman berkendara Panterra di jalan aspal sangat menyenangkan. Bagaimana performanya di medan off-road masih menjadi pertanyaan, tetapi spesifikasi dan sasis yang dimilikinya jelas mampu menangani medan berat.
## Harga Fantastis dan Kemewahan Mewah
Semua teknologi dan pengembangan tersebut tentu tidak murah. Panterra dibanderol dengan harga mulai dari sekitar $570.000. Angka ini mungkin tampak sangat tinggi, namun sebanding dengan detail yang ditawarkan. Hasil konversi EV pada Land Rover memang sudah umum, tetapi Panterra berbeda. Ini adalah hasil dari hampir satu dekade pengembangan oleh orang-orang yang memahami Land Rover klasik lebih baik dari kebanyakan orang, dan memiliki baterai serta jarak tempuh yang mampu bersaing dengan pabrikan mainstream.
Bagian interior Panterra juga tidak kalah mewah. Kendaraan ini dihiasi dengan elemen aluminium mesin, kulit berkualitas tinggi, dan trim indah di setiap sudutnya. Secara keseluruhan, sebagai sebuah restomod EV, Panterra bisa dibilang salah satu yang paling mengesankan yang pernah ada.
Baca Juga:
Kehadiran Panterra menunjukkan bahwa pasar restomod listrik premium memiliki potensi besar. Dengan jarak tempuh yang mengalahkan EV modern dan kualitas pengerjaan kelas atas, The Landrovers berhasil membuktikan bahwa mobil klasik bisa diubah menjadi kendaraan masa depan tanpa kehilangan karakternya. Bagi kolektor yang menginginkan kombinasi antara warisan otomotif Inggris dan teknologi listrik modern, Panterra adalah jawabannya.





Komentar
Belum ada komentar.