Hyundai Kona 2027 dengan desain SUV tangguh dan pencahayaan piksel

Hyundai Kona 2027 Bocor, Desain SUV Tangguh dan Teknologi Anyar

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Hyundai Kona 2027 bocor dengan desain SUV yang lebih tinggi dan kotak
  • Desain terinspirasi dari Crater Concept dan IONIQ 5
  • Menggunakan sistem infotainment Pleos dengan layar hingga 14,6 inci
  • Berbasis Android Automotive OS, mirip Tesla
  • Tersedia dalam varian listrik, hybrid, dan bensin
  • Versi hybrid pakai mesin 1.6L dari Seltos baru
  • Hyundai lewati penyegaran, langsung ke perubahan model penuh

Telset.id – Hyundai memutuskan untuk melewatkan penyegaran tengah siklus dan langsung memberikan perubahan total pada Kona. Gambar pertama model terbaru ini bocor, memperlihatkan desain yang lebih tinggi dan mirip SUV.

Generasi kedua Hyundai Kona hadir pada 2023 dengan desain “EV-led” yang mendekati tampilan kendaraan listrik khusus IONIQ milik Hyundai. Seperti yang dilakukan pada sebagian besar modelnya, Hyundai diperkirakan akan memperkenalkan penyegaran tengah siklus untuk Kona menjelang generasi ketiganya. Namun, hal itu tidak terjadi kali ini. Hyundai tampaknya melewatkan penyegaran dan langsung beralih ke perubahan model penuh.

Awal tahun ini, kita melihat pertama kali prototipe tahap awal di Korea Selatan. Meskipun disamarkan, kendaraan itu jelas duduk jauh lebih tinggi dengan desain kotak dan bersudut dibandingkan Kona saat ini yang lebih mirip crossover. Dari yang terlihat, desain Kona baru lebih mirip dengan Crater Concept, SUV off-road yang diungkap Hyundai di LA Auto Show tahun lalu.

Hyundai-new-Kona-leaks

Setelah gambar pertama dilaporkan bocor online, hal itu hampir bisa dipastikan. Hyundai Kona baru telah tumbuh dewasa dengan desain ulang SUV yang ramping dan tangguh. Gambar yang diposting oleh @EWVexillary mengungkapkan model baru tanpa kamuflase untuk pertama kalinya. Tampilannya hampir seperti kombinasi antara Crater Concept dan IONIQ 5 dengan pencahayaan piksel dan kap berbentuk clamshell.

Menurut TheKoreanCarBlog, Kona generasi ketiga akan dilengkapi dengan sistem infotainment Pleos baru Hyundai seperti pada IONIQ 3. Sistem ini mencakup layar infotainment tengah 12,9 inci atau 14,6 inci yang tersedia, plus layar pengemudi opsional. Berbasis Android Automotive OS, Pleos dari Hyundai lebih mirip menggunakan smartphone dengan aplikasi dan layar yang dapat disesuaikan, mirip dengan model Tesla.

hyundai-ioniq-3-interior-Pleos

Hyundai belum mengumumkan powertrain apa yang akan digunakan. Seperti Kona saat ini, model generasi ketiga diperkirakan akan ditawarkan dalam varian listrik, hybrid, dan bensin. Versi hybrid kemungkinan akan menggunakan mesin hybrid 1.6L yang sama dengan Seltos baru. Sementara Hyundai melewatkan Kona EV 2026, versi listrik bisa kembali pada 2027 atau 2028 ketika model generasi ketiga diharapkan tiba.

Perubahan desain yang signifikan ini menunjukkan ambisi Hyundai untuk memperkuat posisi Kona di segmen SUV kompak. Dengan mengadopsi bahasa desain yang lebih mirip dengan Crater Concept, Hyundai ingin memberikan kesan petualang yang lebih kuat pada Kona. Langkah ini juga sejalan dengan strategi Hyundai untuk mengintegrasikan teknologi dari lini IONIQ ke model mainstream mereka.

Sistem infotainment Pleos yang diadopsi dari IONIQ 3 menjadi salah satu pembeda utama. Dengan layar hingga 14,6 inci dan basis Android Automotive OS, pengalaman pengguna di kabin Kona generasi ketiga diprediksi akan jauh lebih modern dan terintegrasi. Fitur ini menjadi nilai jual penting di tengah persaingan ketat di segmen SUV kompak yang semakin mengutamakan konektivitas.

Keputusan Hyundai untuk langsung melakukan perubahan model penuh, bukan sekadar penyegaran, juga menarik. Biasanya, pabrikan otomotif melakukan facelift di pertengahan siklus hidup model. Namun, dengan perkembangan teknologi yang cepat, terutama di bidang elektrifikasi dan infotainment, Hyundai menilai lompatan langsung ke generasi baru adalah langkah yang lebih strategis. Hal ini juga bisa menjadi respons terhadap tekanan persaingan dari merek lain yang terus memperbarui produk mereka.

Dari segi dimensi, Kona baru yang lebih tinggi dan kotak menawarkan ruang kabin yang lebih lega dan posisi berkendara yang lebih tinggi, dua hal yang sangat diidamkan konsumen SUV. Desain boxy juga memberikan kesan kokoh dan tangguh, membedakan Kona dari pesaingnya yang mungkin masih mempertahankan garis crossover yang lebih rendah.

Belum ada konfirmasi resmi mengenai tanggal peluncuran atau harga. Namun, dengan bocornya gambar tanpa kamuflase, peluncuran resmi diperkirakan tidak akan lama lagi. Pasar global, termasuk Indonesia, tentu menantikan kehadiran Hyundai Kona generasi ketiga ini. Jika melihat tren, Kona baru kemungkinan akan diperkenalkan di ajang otomotif internasional besar dalam waktu dekat.

Bagi konsumen yang mencari SUV kompak dengan desain paling segar dan teknologi terkini, Kona 2027 ini jelas layak untuk ditunggu. Kombinasi desain SUV tangguh, sistem infotainment canggih, dan pilihan powertrain yang beragam menjadikannya kandidat kuat di segmennya.

Bagaimana pendapat Anda tentang perubahan ini? Apakah Anda menyukai desain SUV yang lebih tinggi? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar.

Tetap ikuti Telset.id untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia otomotif dan teknologi.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.