Telset.id – Honda secara resmi menghentikan produksi dan penjualan Honda Prologue EV, satu-satunya mobil listrik (EV) yang mereka miliki di pasar Amerika Serikat. Keputusan ini membuat Honda untuk sementara waktu tidak memiliki kendaraan listrik murni sama sekali di negara tersebut. Penghentian ini dikonfirmasi langsung oleh juru bicara Honda kepada CarBuzz pada Kamis lalu, yang menyatakan bahwa “Honda akan mengakhiri penjualan Prologue akhir tahun ini setelah penyelesaian model tahun 2026.”
Keputusan ini sebenarnya sudah terendus sejak awal tahun. Honda sebelumnya membatalkan rencana peluncuran generasi EV berikutnya, yaitu 0 Series SUV dan Sedan, serta Acura RSX. Ketiga model tersebut sedianya akan diproduksi di “EV Hub” Honda di Ohio dengan platform khusus. Berbeda dengan 0 Series, Prologue menggunakan platform Ultium milik General Motors (GM), platform yang sama yang digunakan oleh Chevrolet, GMC, dan Cadillac untuk mobil listrik mereka.
Honda sebelumnya juga sudah menghentikan produksi Acura ZDX pada tahun lalu, yang juga menggunakan platform Ultium. Dengan berakhirnya Prologue, Honda kini tidak memiliki satu pun model EV yang dijual di AS. Meskipun Honda sempat membantah laporan Automotive News pada awal tahun yang menyebut Prologue akan dihentikan pada Desember, kenyataannya kabar tersebut terbukti benar.
Prologue sendiri ternyata menjadi model yang cukup sukses secara penjualan. Setelah diluncurkan pada Maret 2024, atau sekitar dua tahun lalu, SUV listrik ini menjadi kejutan dengan masuk dalam jajaran EV terpopuler di AS, bersaing dengan Tesla Model Y dan Model 3. Pada tahun penjualan penuh pertamanya, Prologue menempati posisi keenam EV terlaris di AS, di belakang Hyundai IONIQ 5, Ford Mustang Mach-E, Chevy Equinox EV, Tesla Model 3, dan Model Y.
Namun, performa penjualan Prologue mulai menurun drastis. Pada paruh pertama tahun 2026, posisinya merosot ke peringkat kedelapan dengan penjualan yang ambles 48% dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, Honda telah menjual lebih dari 80.000 unit Prologue dalam waktu lebih dari dua tahun.
Bagi para pemilik Prologue saat ini, Honda memastikan mereka akan “terus menerima dukungan penuh melalui jaringan dealer kami, termasuk layanan, suku cadang, dan cakupan garansi,” demikian pernyataan juru bicara Honda.
Baca Juga:
Strategi Hybrid sebagai Pengganti EV
Dengan ditinggalkannya Prologue, Honda kini mengandalkan generasi baru mobil hybrid untuk membalikkan keadaan. Mulai tahun depan, Honda berencana meluncurkan 15 model hybrid baru secara global hingga tahun 2030. Di Amerika Utara, Honda akan memperkenalkan hybrid berukuran lebih besar di segmen D atau di atasnya.
Sementara itu, “EV Hub” di Ohio yang tadinya dipersiapkan untuk produksi EV, kini akan dialihkan untuk memproduksi kendaraan hybrid dan bensin. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Honda untuk menekan kerugian besar yang telah mereka alami.
Honda memperkirakan biaya pengurangan skala rencana EV mereka akan mencapai 2,5 triliun yen (sekitar $15,7 miliar), yang sebagian besar akan dicatatkan pada tahun fiskal mendatang. Untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026, kerugian terkait EV Honda mencapai 1,45 triliun yen ($9,2 miliar), sementara kerugian operasional total mencapai 414,3 miliar yen ($2,6 miliar), yang merupakan rekor terburuk mereka.
Honda juga terus menjajaki teknologi baterai masa depan, seperti yang terlihat dalam pengembangan baterai solid-state bersama QuantumScape. Namun, untuk saat ini, fokus utama mereka adalah pada kendaraan hybrid.
Penawaran Khusus untuk Prologue
Menjelang penghentian penjualan, Honda memberikan penawaran khusus untuk Prologue. Leasing Prologue dimulai dari harga hanya $279 per bulan. Ini adalah langkah untuk membersihkan stok yang tersisa sebelum model ini benar-benar tidak lagi dijual.
Keputusan Honda untuk mundur dari pasar EV dan beralih ke hybrid menuai kritik. Banyak pihak menilai langkah ini hanya akan membuat Honda semakin tertinggal dalam jangka panjang, terutama ketika kompetitor lain terus menggencarkan pengembangan kendaraan listrik.





Komentar
Belum ada komentar.