Telset.id ā Honda memperbarui Odyssey di pasar China dengan menyematkan kursi berpijat, kulkas bawaan, dan peningkatan sistem infotainment. Model baru ini dibanderol mulai 184.800 yuan atau setara 27.500 USD (sekitar Rp 447 juta), dan yang paling mencolok, Honda menghapus trim dasar lama yang dikenal tanpa layar pusat.
Perlu dicatat, Odyssey versi China ini berbeda dengan Honda Odyssey Amerika Utara yang secara fisik lebih besar. MPV ini diproduksi oleh joint venture GAC Honda, dan ekspor ke pasar Jepang dimulai pada akhir 2023 setelah penutupan pabrik lokal di sana.
Pembaruan kali ini terbilang ringan soal performa atau efisiensi. Honda lebih fokus pada peningkatan interior. Kursi berpijat, berpemanas, dan berventilasi kini menjadi opsi pada baris depan dan baris tengah, sementara setir kulit menjadi standar di semua trim.
Tiga Trim Baru dan Fitur yang Ditawarkan
Honda menawarkan tiga level trim untuk Odyssey terbaru di China. Trim Pro dibanderol 184.800 yuan (27.500 USD), trim Pro + seharga 231.800 yuan (34.500 USD), dan trim Max 241.800 yuan (36.000 USD).
Odyssey baru juga menawarkan kulkas bawaan, kamera 720 derajat, kaca spion digital, serta layar infotainment yang dipasang di plafon untuk penumpang baris belakang. Deretan fitur ini umum ditemukan pada SUV dan MPV NEV (New Energy Vehicle) buatan dalam negeri China.

Yang menarik, trim Pro sebagai model dasar justru menonjol lewat layar pusat 12,3 inci, lebih besar dari layar 10,1 inci pada trim yang lebih tinggi. Namun layar tersebut tidak mendukung perintah suara atau navigasi, dan lebih berfungsi sebagai hub smartphone melalui CarPlay, HiCar dari Huawei, serta Carlink.
Sebagai perbandingan, Odyssey entry-level sebelumnya merupakan salah satu kendaraan termahal di China yang tidak memiliki layar infotainment. Dengan harga 175.900 yuan (26.200 USD), model lama itu tidak dilengkapi fitur umum seperti cruise control, kamera mundur, dan setir multifungsi, dengan pelat penutup sebagai pengganti layar pusat.
Baca Juga:
Meski pembaruan ini menaikkan harga awal Odyssey sebesar 9.000 yuan (1.300 USD), trim dasar baru menghadirkan kembali sebagian besar fitur yang sebelumnya hilang, kecuali cruise control.
Spesifikasi Teknis Masih Sama
Dari sisi dimensi, Honda Odyssey memiliki ukuran 4.861/1.820/1.712 mm dengan wheelbase 2.900 mm. Tujuh kursinya disusun dalam konfigurasi 2+2+3. Untuk sasis, MPV ini menggunakan McPherson strut di depan dan suspensi torsion bar di belakang. Bobot kosongnya tercatat 1.860 hingga 1.973 kg tergantung trim.

Semua trim mengusung powertrain HEV 2.0 liter naturally aspirated yang menghasilkan tenaga gabungan 158 kW (212 hp) melalui sistem E-CVT. Konsumsi bahan bakar WLTC tercatat antara 5,88 hingga 6,17 L/100km.
Soal penjualan, MPV Honda ini mencatat angka sekitar 800 unit per bulan dalam empat bulan terakhir. Pembaruan dengan trim dasar berlayar ini diyakini menjadi kunci untuk mendongkrak penjualan kembali.
Langkah Honda menghadirkan layar pusat di trim termurah menarik untuk dicermati. Pasalnya, Honda juga tengah menghadapi sorotan terkait teknologi keselamatan mereka di pasar lain, seperti yang terlihat dari gugatan konsumen terhadap Honda Sensing di Amerika Serikat.
Di sisi lain, Honda terus mengembangkan teknologi kendaraan, termasuk kerja sama dengan QuantumScape untuk baterai solid-state. Sementara di China, GAC Honda juga menyiapkan dua model EV baru untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik setempat.

Dengan penghapusan trim tanpa layar, Honda tampaknya mengakui bahwa konsumen China kini menuntut standar fitur yang lebih tinggi, sejalan dengan dominasi SUV dan MPV NEV lokal yang menawarkan fitur melimpah. Keputusan ini menjadi sinyal bahwa Honda berusaha menyesuaikan diri dengan ekspektasi pasar yang berubah cepat.
Sumber: Weibo ā Honda





Komentar
Belum ada komentar.