šŸ“‘ Daftar Isi

GWM Wey Lanshan generasi kedua tampil sebagai SUV plug-in hybrid full-size dengan gril krom dan pelek 21 inci

GWM Wey Lanshan Gen-2 Meluncur, Versi Mewah Haval H10

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • GWM merilis Wey Lanshan generasi kedua di China sebagai versi mewah Haval GWM H10
  • Mesin turbo 2 liter 182 kW plus dua motor listrik, tenaga gabungan 512 kW (687 hp)
  • Dua opsi baterai: 53,6 kWh (220 km WLTC) dan 66,6 kWh (270 km WLTC)
  • Dimensi 5.140/2.050/1.960 mm, versi enam tempat duduk 5.300 mm
  • Suspensi udara dual-chamber dan rear-wheel steering jadi pembeda
  • Masuk pasar China akhir tahun 2026, harga belum diumumkan

Telset.id – GWM resmi merilis Wey Lanshan generasi kedua di China sebagai versi kelas atas dari Haval GWM H10 yang lebih dulu dijual sejak Agustus 2026. Crossover plug-in hybrid ini tampil sebagai SUV full-size bermonokok dengan kapasitas hingga enam tempat duduk, dan menjadi sinyal bahwa pabrikan asal China itu menempuh strategi dua lapis untuk segmen SUV besar.

Langkah GWM disebut mengikuti pendekatan Toyota dalam meluncurkan SUV besar: satu model utama untuk volume penjualan, lalu satu varian yang lebih bertenaga dan lebih lengkap sebagai penawar premium. Wey Lanshan mengambil basis bodi kotak Haval GWM H10, tetapi mendapat sejumlah pembeda eksterior berupa trim krom di sekeliling bodi, gril besar berlapis krom, lampu utama dengan desain tersendiri, serta pelek 21 inci. Di atap terdapat sensor LiDAR yang dilengkapi kamera di fender depan.

Sebagai pembanding, Haval GWM H10 dibanderol mulai 201.800 yuan (sekitar 30.260 dolar AS) dengan tenaga puncak gabungan 440 kW (590 hp) dan baterai 42,8 kWh untuk jarak tempuh CLTC 232 km atau setara 190 km WLTP. Sepanjang Agustus hingga September, Haval menyalurkan 19.281 unit GWM H10 di pasar domestik berdasarkan data China EV DataTracker. Angka itu menjadi konteks penting mengapa GWM menambah varian di atasnya.

GWM releases new Wey Lanshan as a luxury version of the Haval H10

Spesifikasi Wey Lanshan: Dimensi Besar, Tenaga Lebih Tinggi

Wey Lanshan versi lima tempat duduk memiliki dimensi 5.140/2.050/1.960 mm dengan jarak sumbu roda 3.010 mm. Sementara versi enam tempat duduk panjangnya mencapai 5.300 mm. Ukuran ini menempatkannya di kelas SUV full-size dengan bodi monokok, bukan ladder frame.

Di bawah kap mesin bersemayam mesin bensin turbocharged 2 liter berdaya 182 kW (244 hp), dipasangkan dengan dua motor listrik dan transmisi 4-speed DHT. Tenaga puncak gabungannya mencapai 512 kW (687 hp). Sebagai catatan, GWM H10 memakai mesin ICE 1,5 liter, sehingga Lanshan menawarkan spesifikasi lebih tinggi di sektor penggerak.

Konsumen diberi dua opsi baterai. Varian entry-level memakai paket 53,6 kWh dengan jangkauan listrik 220 km dalam kondisi WLTC, sedangkan paket lebih besar berkapasitas 66,6 kWh menawarkan jangkauan 270 km WLTC. SUV ini juga mengadopsi suspensi udara dual-chamber dan rear-wheel steering atau kemudi roda belakang.

GWM Wey Lanshan generasi kedua tampak depan

Dari sisi desain, Wey Lanshan mempertahankan garis atap datar, garis kap mesin tinggi, dan fender yang menonjol. Bagian belakang memakai tailgate model swing-out atau buka samping dengan roda cadangan terpasang di pintunya. Kombinasi ini memberi kesan tangguh sekaligus membedakannya dari SUV listrik yang biasanya mengandalkan bodi ramping dan aerodinamis.

Posisi Wey Lanshan dan Rencana Pasar China

Nama Lanshan bukan hal baru di jajaran GWM. Generasi pertama model ini dijual dengan nama Wey 07 di sejumlah pasar luar negeri. Artinya, generasi kedua yang baru diperkenalkan ini merupakan kelanjutan dari lini Wey yang sudah punya jejak ekspor, meski peluncuran kali ini menyasar pasar domestik lebih dulu.

GWM menyatakan Wey Lanshan akan masuk ke pasar China pada akhir tahun ini. Belum ada informasi harga resmi untuk model ini, sehingga belum bisa dibandingkan langsung secara nominal dengan Haval GWM H10. Yang jelas, posisinya sebagai varian lebih bertenaga dan lebih lengkap menempatkan Lanshan di lapisan atas rentang produk SUV besar GWM.

Haval GWM H10 menjadi basis Wey Lanshan

Bagi pengamat industri, langkah GWM ini menunjukkan pola yang makin lazim di antara pabrikan China: satu platform, dua wajah, dua segmen harga. Haval GWM H10 menjaga volume dengan harga kompetitif, sementara Wey Lanshan mengambil peran sebagai penawar fitur dengan tenaga lebih besar, baterai lebih besar, serta suspensi udara dan kemudi roda belakang yang tidak ditemukan di H10.

Strategi semacam ini juga memungkinkan pabrikan menguji teknologi baru pada varian premium sebelum menurunkannya ke model volume. Sensor LiDAR di atap, misalnya, menjadi penanda bahwa GWM menyiapkan kemampuan bantuan mengemudi tingkat lanjut pada Lanshan. Namun detail fitur tersebut tidak dijelaskan dalam pengumuman resmi yang dikutip artikel ini.

Bagian belakang GWM Wey Lanshan dengan roda cadangan

Perlu dicatat, pasar otomotif China kini bergerak cepat dengan siklus pembaruan model yang pendek. Haval GWM H10 baru mulai dijual Agustus 2026, tetapi varian turunannya sudah diperkenalkan pada Oktober 2026. Kecepatan ini menuntut pabrikan memiliki rantai pasok baterai dan komponen yang matang, termasuk untuk paket 66,6 kWh yang menjadi opsi tertinggi Lanshan.

Dari sisi konsumen domestik China, kehadiran Wey Lanshan menambah pilihan di segmen SUV plug-in hybrid full-size yang sebelumnya diisi Haval GWM H10. Konsumen yang menginginkan tenaga lebih besar, jangkauan listrik lebih panjang, dan kenyamanan suspensi udara kini punya alternatif dalam satu keluarga produk yang sama. Keputusan akhir tetap bergantung pada harga yang akan diumumkan menjelang akhir tahun.

Interior dan detail GWM Wey Lanshan

Yang belum terjawab, apakah GWM akan mengekspor Wey Lanshan generasi kedua dengan nama Wey 07 seperti pendahulunya, atau mempertahankan nama Lanshan di pasar luar negeri. Artikel sumber tidak menyebut rencana ekspor untuk model ini, sehingga informasi tersebut masih terbuka. Yang pasti, peluncuran ini menegaskan ambisi GWM menjaga posisi di segmen SUV besar China lewat dua merek sekaligus: Haval dan Wey.

Bagi pembaca yang mengikuti dinamika industri otomotif China, peluncuran Wey Lanshan menjadi contoh bagaimana pabrikan memanfaatkan satu basis kendaraan untuk melayani dua kelompok pembeli berbeda. Haval GWM H10 tetap menjadi tulang punggung volume, sementara Wey Lanshan berperan sebagai etalase teknologi dan fitur. Keduanya akan hidup berdampingan di pasar China dalam waktu dekat.

[IMG_META_PLACEHOLDER]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.