πŸ“‘ Daftar Isi

BMW iX7 2027 SUV listrik tiga baris dengan kamuflase saat uji jalan

BMW iX7 2027: SUV Listrik Tiga Baris Paling Mewah BMW

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • BMW iX7 debut pertengahan 2027, produksi akhir 2027 di Spartanburg, South Carolina
  • Jadi SUV listrik tiga baris termewah BMW, versi listrik pertama X7
  • Kidney Grille lebih ramping, tailgate satu bagian, lampu depan split
  • Fitur kabin: Theatre Screen 31,3 inci 8K dan Passenger Screen 14,6 inci
  • Perkiraan pakai powertrain dual-motor AWD seperti iX5 60 xDrive
  • Spesifikasi resmi dan harga belum dikonfirmasi BMW

Telset.id – BMW memastikan generasi kedua X7 akan meluncur pada 2027, dan untuk pertama kalinya SUV terbesar mereka hadir dalam versi fully electric bernama iX7. Kabar ini menempatkan iX7 di posisi puncak lini kendaraan listrik BMW, sebuah langkah yang menggeser pusat gravitasi merek asal Munich itu ke segmen SUV mewah tiga baris. Informasi ini pertama kali dilaporkan Electrek berdasarkan pengungkapan resmi BMW dan bocoran dari seorang pengguna Reddit yang mengaku bekerja di pabrik BMW di South Carolina.

Keputusan BMW menghadirkan iX7 bukan tanpa alasan. Setelah X5 dan iX5 generasi baru, X7 yang merupakan SUV terbesar dalam jajaran BMW memang sudah waktunya mendapat perombakan menyeluruh berbasis Neue Klasse. BMW menyebut X7 generasi kedua akan tiba pada 2027, termasuk versi listrik penuh perdananya. Artinya, iX7 akan menjadi opsi paling mewah di antara kendaraan listrik BMW, melengkapi posisi iX5 yang berada satu tingkat di bawahnya.

Menariknya, iX7 tidak akan sepenuhnya mengadopsi bahasa desain Neue Klasse seperti yang diterapkan pada iX3. Prototipe berkamuflase yang tertangkap kamera mata-mata menunjukkan SUV tiga baris ini tampil dengan Kidney Grille yang lebih ramping dan tegak, bukan grille lebar tradisional BMW. Pendekatan ini mengisyaratkan bahwa BMW memilih mempertahankan karakter visual X7 yang sudah dikenal, alih-alih melakukan revolusi desain total.

BMW iX7 EV bercamouflage saat pengujian jalan

Desain Eksterior dan Detail yang Berubah

Selain Kidney Grille, iX7 juga meninggalkan gagang pintu tarik konvensional dan menggantinya dengan gagang kecil yang menempel pada pilar kendaraan. Perubahan ini sejalan dengan tren efisiensi aerodinamis yang kini menjadi standar pada kendaraan listrik. Namun BMW tetap mempertahankan lampu depan terpisah (split headlights), berbeda dari lampu depan bergaya Neue Klasse yang dipakai iX3.

Salah satu perubahan paling mencolok ada di bagian belakang. Menurut pengguna Reddit yang mengaku telah melihat langsung X7 generasi kedua di pabrik South Carolina, BMW akan menghapus split tailgate dan menggantinya dengan tailgate satu bagian standar. Langkah ini mengikuti jejak X5 generasi baru yang lebih dulu meninggalkan desain pintu belakang terbelah tersebut. Klaim tersebut masih bersifat tidak resmi, sehingga konfirmasi resmi dari BMW tetap ditunggu.

Perbandingan visual BMW X7 dan BMW iX7 generasi baru

Teknologi Kabin dan Performa Listrik

Di dalam kabin, dasbor dan konsol tengah iX7 dikabarkan mirip dengan X5 generasi baru, tetapi dengan teknologi dan fitur yang ditingkatkan dari sedan BMW 7 Series terbaru. BMW sendiri menyatakan bahwa 7 Series terbaru β€œmemimpin dalam hal pengenalan teknologi dari Neue Klasse ke model-model yang sudah ada.” Fitur opsional yang dilaporkan akan tersedia mencakup BMW Theatre Screen 31,3 inci beresolusi 8K untuk penumpang belakang, BMW Passenger Screen 14,6 inci, serta panel layar sentuh opsional pada pintu belakang.

Layar Theatre Screen BMW 7 Series untuk penumpang belakang

Soal dapur pacu, iX7 diperkirakan menggunakan powertrain dual-motor all-wheel-drive seperti iX5 60 xDrive. Sebagai gambaran, konfigurasi AWD iX5 menghasilkan tenaga gabungan 578 hp (425 kW) dan torsi 593 lb-ft, cukup untuk melesat dari 0 ke 60 mph dalam 4,4 detik. iX5 sendiri memakai baterai berkapasitas besar 144 kWh yang menurut BMW menawarkan jangkauan hingga 435 mil, serta sistem kelistrikan 800V untuk pengisian cepat.

Kecepatan pengisian menjadi salah satu sorotan. Dalam acara media di Southern California, iX5 60 xDrive mencapai puncak pengisian 464 kW, sedikit di atas klaim 460 kW. Dengan kemampuan tersebut, BMW menyebut iX5 60 xDrive dapat menambah jangkauan hingga 170 mil hanya dalam 10 menit. Angka-angka ini menjadi indikasi tidak resmi tentang performa yang bisa diharapkan dari iX7, meski BMW belum merilis spesifikasi resminya.

BMW iX5 60 xDrive saat pengujian pengisian cepat

Dari sisi jadwal, X7 dan iX7 generasi baru diperkirakan debut pada pertengahan 2027. Produksi keduanya dijadwalkan berjalan di pabrik BMW Spartanburg, South Carolina, pada akhir 2027, bergabung dengan iX5 baru. Pabrik yang sama menjadi basis produksi SUV besar BMW untuk pasar global, sehingga peluncuran iX7 akan memperkuat lini kendaraan listrik BMW di segmen premium.

Bagi BMW, kehadiran iX7 menandai pergeseran strategi yang cukup jelas: alih-alih hanya mengejar volume di segmen menengah, pabrikan kini menempatkan kendaraan listrik di lapisan paling atas jajarannya. Namun perlu dicatat, sebagian besar detail teknis dan desain iX7 masih bersumber dari klaim tidak resmi. BMW belum mengonfirmasi spesifikasi final, termasuk kapasitas baterai, tenaga, dan jangkauan iX7. Sementara itu, perkembangan teknologi kendaraan otonom dan komputasi performa tinggi terus menjadi sorotan industri, seperti terlihat dari pendanaan GPU SpaceX dan inovasi memori AI 32TB yang menunjukkan betapa cepatnya lanskap teknologi bergerak.

Yang pasti, iX7 akan menjadi tolok ukur baru bagi BMW di segmen SUV listrik mewah tiga baris. Dengan kombinasi desain yang tetap membumi, teknologi kabin pinjaman dari 7 Series, dan potensi performa dari platform iX5, iX7 berpeluang menarik perhatian konsumen premium yang menginginkan kendaraan listrik tanpa harus mengorbankan kemewahan dan ruang. Konfirmasi resmi dari BMW soal spesifikasi dan harga akan menjadi penentu seberapa kuat posisi iX7 saat debut pertengahan 2027 nanti.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.