Telset.id – General Motors (GM) mengumumkan dua fitur baru yang signifikan untuk pengemudi kendaraan listrik (EV) mereka pada acara GM Empower 2026 yang digelar pada pertengahan Juni. Dua fitur tersebut adalah Energy Pass dan Plug and Charge, yang dirancang untuk menyederhanakan pengalaman pengisian daya kendaraan listrik secara fundamental. Pengumuman ini menjadi fokus utama dalam upaya GM untuk membuat penggunaan EV sehari-hari menjadi lebih mulus dan mudah diakses oleh masyarakat umum.
Energy Pass adalah sebuah platform terpadu yang menggabungkan berbagai aplikasi pengisian daya publik ke dalam satu aplikasi yang mudah dikelola. Sementara itu, Plug and Charge memungkinkan pengemudi untuk langsung mencolokkan kendaraan mereka ke stasiun pengisian dan memulai proses pengisian secara otomatis tanpa perlu mengeluarkan ponsel, kartu kredit, atau mengunduh aplikasi baru. GM memberikan kesempatan kepada media untuk melihat langsung cara kerja kedua fitur tersebut di lokasi acara.
Energy Pass: Solusi atas Fragmentasi Aplikasi Charging
Salah satu keluhan terbesar pengguna EV adalah fragmentasi pengalaman pengisian daya. Dengan ratusan ribu port pengisian publik di seluruh Amerika Serikat, setiap jaringan seringkali memiliki aplikasi, antarmuka pengguna, dan proses pembuatan akunnya sendiri. Situasi ini menjadi sangat merepotkan, terutama saat melakukan perjalanan jauh, karena pengemudi bisa berakhir dengan lima aplikasi terpisah di ponsel mereka dan harus mengetikkan informasi kartu berulang kali.
Energy Pass hadir sebagai solusi untuk masalah ini. Fitur ini menggabungkan sebagian besar aplikasi pengisian daya ke dalam satu platform terpadu yang terintegrasi langsung dengan aplikasi MyChevrolet, MyCadillac, atau MyGMC yang sudah digunakan oleh pemilik kendaraan. Dengan demikian, pengguna tidak perlu lagi mengunduh aplikasi tambahan untuk mengisi daya kendaraan mereka.
Melalui aplikasi GM, pengguna mendapatkan satu login untuk semua terminal, satu metode pembayaran yang tersimpan untuk semua jaringan yang didukung, dan menjadi solusi satu atap untuk kebutuhan pengisian daya. Pada peluncurannya, jaringan yang didukung meliputi Tesla Supercharger, IONNA, dan Electrify America. ChargePoint juga telah bergabung, dan EVgo akan segera menyusul. Total jaringan ini mencakup hampir 70% dari seluruh DC fast charger di Amerika Serikat.

Proses pendaftaran Energy Pass hanya dilakukan satu kali dan gratis untuk diikuti serta digunakan. Pengguna hanya membayar saat benar-benar melakukan pengisian daya kendaraan. Setelah terdaftar, Energy Pass juga menyediakan berbagai fitur kualitas hidup, termasuk peta langsung yang menampilkan semua jaringan pengisian yang berpartisipasi. Pengguna dapat melihat rating, jam operasional, alamat, jarak, harga, kompatibilitas Plug and Charge, jenis konektor yang tersedia seperti CCS atau NACS, serta informasi apakah diperlukan adaptor.
Fitur lainnya termasuk pengecekan status pengisian daya secara langsung, riwayat pengisian dengan struk, rincian total harga, metode pembayaran yang digunakan, dan lokasi spesifik yang pernah dikunjungi. Pengguna Energy Pass juga mendapatkan diskon eksklusif di jaringan tertentu, seperti diskon 10% di lokasi IONNA.
Baca Juga:
Plug and Charge: Pengisian Daya Otomatis
Di dalam Energy Pass, terdapat fitur untuk stasiun yang kompatibel bernama Plug and Charge. Konsepnya sangat sederhana: pengemudi cukup mencolokkan kendaraan ke jaringan pengisian pilihan, dan mobil akan mulai mengisi daya secara otomatis dengan pembayaran yang diproses di latar belakang. Pengemudi tidak perlu mengeluarkan ponsel, membawa metode pembayaran, atau memproses pembayaran secara manual.

Kendaraan mengidentifikasi dirinya sendiri secara aman ke pengisi daya, memverifikasi akun, dan memulai sesi pengisian serta penagihan secara otomatis. Fitur ini dapat dilacak melalui Energy Pass di aplikasi GM. Saat mencari stasiun pengisian tertentu, aplikasi akan menandai apakah stasiun tersebut kompatibel dengan Plug and Charge. Pengguna juga dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini terlebih dahulu tergantung pada jaringan masing-masing.
Saat ini, fitur Plug and Charge sudah aktif di IONNA Rechargeries dan ChargePoint, dan akan segera hadir di ChargePoint pada musim panas ini. Untuk kendaraan GM yang menggunakan NACS, dukungan Plug and Charge di Tesla Supercharger akan hadir kemudian melalui pembaruan over-the-air.
Kedua fitur ini, Energy Pass dan Plug and Charge, merupakan pengumuman terbesar di acara GM Empower yang bertujuan untuk menyederhanakan pengalaman pengisian daya bagi pengemudi EV sehari-hari. Platform ini akan terus berkembang dengan penambahan lebih banyak pengisi daya ke jaringan, fitur-fitur baru, dan kemungkinan lebih banyak jenis diskon di masa depan.
Langkah GM ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk mengatasi salah satu hambatan terbesar adopsi kendaraan listrik, yaitu kompleksitas infrastruktur pengisian daya. Dengan menyatukan berbagai jaringan ke dalam satu platform dan menghadirkan fitur pengisian otomatis, GM berupaya membuat pengalaman mengemudi EV setara atau bahkan lebih baik daripada kendaraan konvensional.





Komentar
Belum ada komentar.