Ilustrasi sistem vehicle-to-home (V2H) General Motors yang memungkinkan EV mengirim daya ke rumah.

GM Gandeng WeaveGrid untuk Turunkan Biaya Charging EV

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • GM bermitra dengan WeaveGrid untuk program managed charging bagi pemilik EV Chevrolet, GMC, dan Cadillac.
  • Program ini memungkinkan pengisian daya otomatis saat tarif listrik murah, menghemat biaya.
  • Ke depannya, program akan diperluas ke layanan grid dan V2H untuk stabilitas grid.
  • Hampir semua model EV GM, dari Bolt hingga Celestiq, mendukung teknologi ini.
  • Rivian, Toyota, Ford, Hyundai, Kia, Tesla, dan Stellantis juga punya program serupa.

Telset.id – General Motors (GM) resmi menggandeng WeaveGrid, perusahaan perangkat lunak grid-edge, untuk menghadirkan program managed charging bagi pemilik kendaraan listrik (EV) mereka. Melalui kemitraan ini, pengemudi EV Chevrolet, GMC, dan Cadillac yang memenuhi syarat dapat menurunkan biaya pengisian daya di rumah secara otomatis dengan memanfaatkan waktu tarif listrik yang lebih murah.

Kolaborasi antara General Motors Energy, divisi manajemen energi GM, dan WeaveGrid ini memungkinkan pemilik EV untuk mendaftar ke program pengisian daya terkelola. Program ini bekerja dengan mengisi daya baterai tegangan tinggi kendaraan secara otomatis saat listrik sedang melimpah dan harganya lebih murah. Ini adalah langkah awal yang akan diperluas ke layanan grid yang lebih kompleks.

Ke depannya, pengemudi Chevrolet, GMC, dan Cadillac yang memenuhi syarat serta memiliki rumah yang dilengkapi dengan sistem vehicle-to-home (V2H) milik GM Energy dan interkoneksi grid yang tepat juga bisa mendaftar ke program utilitas yang tersedia. Saat ini, EV buatan GM sudah bisa mengirim daya dari baterai tegangan tinggi kembali ke rumah untuk menjaga lampu tetap menyala saat pemadaman listrik.

Melalui perangkat lunak WeaveGrid, perusahaan utilitas dapat memanfaatkan unit penyimpanan baterai di rumah pelanggan yang memenuhi syarat dengan mengalihkan beban saat diperlukan dan menjaga grid tetap stabil. Biasanya, hal ini memberikan insentif bagi pemilik rumah, sehingga menguntungkan semua pihak.

“GM Energy’s work across EVs, charging, and home energy reflects where the grid is heading,” ujar Mathias Bell, VP of Market Development and Partnerships di WeaveGrid. “Managed charging is one of the most important near-term opportunities for utilities, and the same foundation can support a broader set of grid services, from distribution-level orchestration to bidirectional charging and residential storage. Working with GM Energy helps make these programs easier for customers to participate in and more valuable for utilities to operate.”

Hampir semua model listrik GM saat ini mendukung V2H, mulai dari 2027 Chevrolet Bolt yang merupakan model entry-level, hingga 2026 Cadillac Celestiq dan 2026 GMC Sierra EV. Artinya, sebagian besar pemilik EV GM bisa memanfaatkan teknologi ini untuk menghemat biaya pengisian daya.

Perlu dicatat, General Motors bukan satu-satunya produsen mobil yang menjalin kemitraan untuk program managed charging. Rivian, Toyota, Ford, Hyundai, Kia, Tesla, dan Stellantis juga menawarkan kemampuan serupa kepada pemilik EV mereka. Ini menunjukkan tren industri yang semakin mengarah pada efisiensi energi dan stabilitas grid.

Dengan adanya program ini, pemilik EV GM tidak perlu lagi repot mengatur waktu pengisian daya secara manual. Sistem akan secara otomatis menyesuaikan dengan kondisi grid dan tarif listrik yang paling menguntungkan. Ini adalah solusi yang praktis dan ekonomis bagi pengguna kendaraan listrik.

Kemitraan ini juga membuka peluang bagi pengguna untuk berkontribusi pada stabilitas grid listrik secara keseluruhan. Dengan partisipasi dalam program grid services, pemilik EV bisa mendapatkan insentif tambahan sambil membantu menjaga pasokan listrik tetap andal.

Bagi yang ingin tahu lebih lanjut tentang Fitur Pesan Makanan atau berita teknologi lainnya, pastikan untuk terus mengikuti update dari Telset.id.

Ke depannya, kolaborasi ini diharapkan bisa diperluas ke lebih banyak wilayah dan model EV. Dengan dukungan perangkat lunak WeaveGrid yang canggih, program managed charging GM Energy bisa menjadi standar baru dalam pengisian daya kendaraan listrik yang cerdas dan efisien.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.