Telset.id – Jika Anda membayangkan mobil otonom masa depan, inilah wujud nyatanya. GAC Aion bersama DiDi Autonomous Driving baru saja menggebrak Shanghai Auto Show 2025 dengan meluncurkan kendaraan otonom Level 4 (L4) yang dilengkapi 10 sensor LiDAR dan sistem keamanan redundansi canggih.
Berdasarkan model GAC Aion Y “Tyrannosaurus”, kendaraan ini menawarkan lompatan teknologi signifikan di bidang kendaraan otonom. Dengan 33 sensor yang terpasang – 65% lebih banyak dari rata-rata industri yang hanya 20 sensor – mobil ini siap mengubah cara kita memahami transportasi mandiri.
Yang membuatnya istimewa? Kombinasi 4 LiDAR jarak jauh (mampu mendeteksi objek hingga 200 meter) dan 6 LiDAR blind-spot (memberikan cakupan 360 derajat dengan deteksi hingga 10 cm) menciptakan sistem persepsi yang belum pernah ada sebelumnya.
Kekuatan Komputasi yang Mengagumkan
Di balik semua sensor canggih tersebut, terdapat unit pemrosesan pusat dengan daya komputasi mencapai 2000 TOPS (Trillion Operations Per Second). Sebagai perbandingan, ini setara dengan gabungan:
- Lebih dari 60 smartphone high-end
- Atau 10 kartu grafis PC kelas atas
Kemampuan pemrosesan ini dirancang khusus untuk meningkatkan keamanan, pengalaman berkendara, dan efisiensi sistem otonom secara keseluruhan. Seperti yang pernah kami bahas dalam artikel sebelumnya, kolaborasi GAC Aion dan DiDi memang fokus pada pengembangan kendaraan otonom yang aman dan andal.
Baca Juga:
Sistem Redundansi: Keamanan di Atas Standar Penerbangan
Yang lebih mengesankan adalah pendekatan GAC Aion terhadap keamanan sistem. Mobil ini memiliki:
- Redundansi untuk 8 komponen kritis (sensor, rem, sistem daya)
- Tiga lapis redundansi: algoritma, perangkat lunak, dan perangkat keras
- Target keamanan sistem “1FIT” – hanya satu kegagalan per miliar jam operasi
Artinya? Sistem ini 1000 kali lebih aman dari standar penerbangan komersial. Desain keamanan komprehensif ini dibangun di atas platform listrik murni GAC Aion dan platform redundansi keamanan yang kompatibel secara global khusus untuk L4.
Efisiensi Produksi yang Mengubah Permainan
Berkolaborasi dengan GAC, DiDi Autonomous Driving berhasil mencapai terobosan dalam efisiensi produksi:
- Pengurangan biaya 74% dibandingkan kendaraan retrofit
- Peningkatan efisiensi perakitan 7 kali lipat
- Tambahan ruang bagasi 88% lebih besar
Seperti teknologi LiDAR yang mulai populer di perangkat mobile seperti yang kami laporkan dalam artikel tentang iPhone 12, sensor canggih kini menemukan aplikasi yang lebih kompleks di dunia otomotif.
Roadmap Peluncuran
GAC Aion dan DiDi telah menyiapkan timeline ambisius:
- Produksi dan pengiriman: Akhir 2025
- Operasi demonstrasi: Mulai 2026 di beberapa wilayah Guangzhou dan Beijing
- Versi konsumen L4: Direncanakan 2027
Dengan semua inovasi ini, GAC Aion dan DiDi Autonomous Driving tidak hanya menawarkan mobil otonom, tetapi visi baru untuk mobilitas masa depan. Pertanyaan besarnya: Sudah siapkah kita menyambut era dimana mobil benar-benar bisa mengemudi sendiri?