Telset.id – Chery Jaguar Land Rover resmi menunda acara pre-sale perdana Freelander 8 dari 10 Agustus menjadi 14 Agustus 2026. Penundaan ini diumumkan langsung oleh Zhou Wen, Global CMO Freelander, yang menyebut alasan keamanan staf dan peserta menyusul datangnya Topan “Dolphin” yang diperkirakan mendarat di China pada 10 Agustus.
Freelander 8 merupakan model perdana dari merek energi baru premium hasil kolaborasi antara Chery dan Jaguar Land Rover. Mobil ini telah memulai produksi perdana pada bulan lalu dan kini menjadi sorotan utama pasar otomotif China. Penundaan jadwal pre-sale ini menjadi keputusan yang diambil demi keselamatan seluruh pihak terkait.
Desain Freelander 8 berevolusi dari konsep Concept 97, menghadirkan bodi bergaya “castle-style” dengan jendela segitiga ikonik. Elemen modern seperti lampu depan ISD interlocking dan garis karakter samping bergaya “yacht” turut memperkuat tampilan premium kendaraan ini.

Dimensi dan Kabin Mewah Freelander 8
Dari sisi dimensi, Freelander 8 memiliki panjang 5.118 mm (atau 5.185 mm untuk varian tertentu), lebar 2.050 mm, dan tinggi 1.898 mm dengan jarak sumbu roda 3.040 mm. Kabinnya mengusung tata letak tiga baris bergaya “sunroom” yang mengutamakan transparansi dan ruang lega.
Fitur paling menonjol di dalam kabin adalah layar ujung jauh 46,3 inci yang diklaim sebagai yang terbesar di kelasnya secara global. Layar ini menjadi pusat kendali berbagai fungsi kendaraan sekaligus memberikan pengalaman visual yang imersif bagi seluruh penumpang.

Teknologi dan Kecerdasan Buatan
Freelander 8 dikembangkan bersama Huawei, CATL, dan Qualcomm. Seluruh varian dilengkapi chip otomotif Qualcomm Snapdragon 8.397 yang menawarkan peningkatan 3 kali lipat pada komputasi CPU dan GPU, serta lompatan 12 kali lipat pada performa NPU dibandingkan platform 8.295 sebelumnya.
Untuk sistem mengemudi cerdas, SUV ini hadir standar dengan Huawei Qiankun Intelligent Driving System (ADS 5) dan LiDAR 896-line. Kombinasi ini memungkinkan kemampuan mengemudi otonom yang mumpuni di berbagai kondisi jalan.

Kemampuan off-road juga menjadi perhatian utama. Freelander 8 menggunakan sistem i-ATS Intelligent All-Terrain yang dilengkapi kunci diferensial mekanis depan, diferensial elektronik belakang dengan limited-slip, struktur diferensial sentral virtual, serta suspensi udara kedap ganda. Teknologi ini memastikan performa optimal di berbagai medan.
Baca Juga:
Powertrain EREV dan Rencana Global
Freelander 8 menggunakan powertrain extended-range electric (EREV) dengan range extender 1.5T yang menghasilkan tenaga maksimal 115 kW. Mobil ini dipadukan dengan paket baterai ternary lithium 60,331 kWh yang memberikan jangkauan listrik murni hingga 221 km.
Merek Freelander berencana meluncurkan enam model dalam lima tahun ke depan. Versi luar negeri dari Freelander 8 saat ini sedang dalam pengembangan untuk pasar global, menandakan ambisi besar Chery Jaguar Land Rover untuk bersaing di kancah internasional.

Saat ini, Freelander 8 telah dipajang di 25 kota di China. Penundaan pre-sale ini tidak mengubah fakta bahwa model ini menjadi salah satu kendaraan listrik yang paling dinantikan di pasar China tahun ini. Kehadiran teknologi dari Huawei dan Qualcomm menunjukkan keseriusan Chery Jaguar Land Rover dalam membangun merek premium.
Keputusan menunda acara demi keselamatan peserta merupakan langkah yang tepat mengingat Topan Dolphin diprediksi mendarat tepat di hari yang sama dengan jadwal awal pre-sale. Dengan jadwal baru pada 14 Agustus, diharapkan kondisi cuaca sudah membaik dan acara dapat berjalan lancar.

Bagi konsumen yang sudah tidak sabar menantikan kehadiran Freelander 8, penundaan ini hanya bersifat sementara. Berbagai inovasi yang diusung, mulai dari layar 46,3 inci hingga sistem mengemudi cerdas Huawei ADS 5, tetap menjadi daya tarik utama yang layak dinantikan.
Industri otomotif China terus menunjukkan perkembangan pesat, dan kehadiran Freelander 8 menjadi bukti nyata kolaborasi internasional dalam menciptakan kendaraan premium. Dengan dukungan teknologi dari berbagai raksasa industri, model ini berpotensi menjadi game changer di segmen SUV listrik premium.





Komentar
Belum ada komentar.