📑 Daftar Isi

Fiat Multiplay concept car with watermelon-inspired green exterior and modular rear section

Fiat Multiplay: Konsep Multipla yang Bisa Jadi Pikap

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Fiat Multiplay adalah konsep yang menghidupkan kembali warisan Multipla dengan bodi modular.
  • Bagian belakang geser mengubah minivan menjadi pikap, dengan konfigurasi 6+1 kursi.
  • Dilengkapi "Petsenger seat" untuk hewan peliharaan atau kursi anak, plus rak sepeda terintegrasi.
  • Desain terinspirasi semangka, dengan interior merah-pink dan atap kaca panoramik.
  • Fiat belum mengumumkan mesin, tetapi kemungkinan besar EV jika diproduksi.
  • Citroen C3 Pluriel 2003 menjadi preseden modular yang bermasalah soal keandalan.

Telset.id – Fiat menghidupkan kembali warisan Multipla lewat sebuah konsep baru bernama Multiplay. Mobil keluarga ini mengusung bagian belakang geser yang mengubahnya dari minivan menjadi pikap, lengkap dengan kursi khusus hewan peliharaan dan rak sepeda terintegrasi. Konsep ini menegaskan arah desain modular Fiat untuk kendaraan listrik masa depan.

Fiat Multipla memang kembali—setidaknya semacam itu. Konsep Multiplay memanfaatkan sejarah panjang nama tersebut dan memutar kenop keserbagunaan hingga tingkat maksimal. Generasi pertama Multipla dari era 1950-an mencuri perhatian dan dicintai di seluruh Italia karena mampu menampung enam orang dalam bodi yang panjangnya kurang dari 138 inci (3,5 meter). Soal keselamatan memang belum jadi prioritas saat itu.

Kemudian, generasi kedua hadir pada 1998 dan memainkan kartu mobil keluarga dengan tepat, meski gaya desainnya tidak disukai semua orang. Kini, Multiplay menambah lapisan keserbagunaan baru pada resep Multipla dengan bodi modular yang menunjukkan apa yang mungkin terjadi jika Fiat menggenjot kemampuan mobil kompaknya.

Bodi Modular: Dari Minivan ke Pikap

Bagian belakang konsep ini dapat digeser masuk dan keluar, mengubah minivan bergaya SUV menjadi pikap yang lebih praktis. Idenya sederhana: mengapa membeli dua atau tiga mobil jika satu kendaraan bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan tepat?

Dalam bentuk minivan, Multiplay memiliki konfigurasi tempat duduk 6+1, dengan enam tempat untuk anak dan orang dewasa serta “Petsenger seat” modular yang bisa berfungsi sebagai ruang khusus hewan peliharaan atau titik pemasangan kursi mobil anak. Basis berwarna turquoise memiliki bagian luar yang bisa dilepas dan digunakan sebagai tali leash, serta ada mangkuk lipat di kompartemen pintu kecil.

Saat atap diperpanjang, ruang kargo memang tidak besar, tetapi bagian belakang dapat menampung dua anak bahkan satu orang dewasa dengan sangat nyaman. Dalam bentuk pikap, salah satu sandaran kursi belakang meluncur ke depan dan menjadi sandaran untuk basis “Petsenger” modular, sehingga interior berubah menjadi empat tempat duduk.

Masih ada lagi. Saat mobil diparkir, kursi penumpang depan dapat diputar menghadap ke belakang, dan dasbor menjadi sandaran untuk kursi bergaya lounge. Atap kaca panoramik dan jendela samping berukuran besar membuat kabin terasa sangat lapang. Fiat menilai Multiplay cocok menjadi tempat bersantai setelah hari panjang—atau setelah mengantar anak ke sekolah.

Dengan atap digeser ke depan, tersedia banyak ruang untuk perlengkapan camping atau bahkan sepasang sepeda di bak, dengan spoiler atap terintegrasi berfungsi sebagai rak sepeda. Skema catnya pun mendukung kesan ramah. Fiat memilih tampilan terinspirasi semangka yang membangkitkan musim panas Italia dan semangat kebersamaan. Eksterior hijau cerah menyerupai kulit buah, sementara interior merah dan merah muda meniru daging buah semangka yang berair.

Di bagian depan, Fiat menyebut strip dasbor horizontal terinspirasi dari horizon Mediterania, tempat langit dan laut tampak menyatu. Terintegrasi di dasbor adalah layar tersembunyi yang tidak terlihat saat mobil dimatikan, menegaskan etos kembali ke dasar dari konsep ini.

Desain Eksterior dan Pelajaran dari Citroen

Di bagian luar, Multiplay menarik inspirasi dari Multipla terakhir, dengan light bar LED piksel horizontal di bawah kaca depan dan lampu DRL membulat di bumper besar. Fiat tidak menyebut sepatah kata pun soal apa yang menggerakkan Multiplay, tetapi jika benar-benar diproduksi, kemungkinan besar itu adalah EV. Overhang pendek dan wheelbase panjang menjadi platform listrik yang sempurna, dengan ruang minim untuk mesin bensin di bawah kap pendek.

Ide Fiat cukup cerdik, tetapi bukan yang pertama di industri otomotif. Pada 2000-an, Citroen—yang kini berada di bawah payung yang sama dengan Fiat—menjual mobil modular ke publik. C3 Pluriel 2003 adalah city car dua pintu kecil yang bisa digunakan sebagai hatchback, convertible, dan roadster pikap. Roof rail-nya bisa dilepas, meski tidak ada tempat menyimpannya di dalam mobil, dan sandaran belakang bisa dilipat sehingga menghasilkan kendaraan yang sangat praktis. Setidaknya secara teori.

Atap rumit Pluriel dihantam masalah keandalan dan kebocoran air. Orang-orang yang akhirnya membeli mobil itu sebagian besar membiarkan roof rail-nya terpasang dan menggunakannya sebagai cabriolet dengan membuka dan menutup atap kain separuh. Pelajaran ini relevan bagi Fiat jika ingin membawa Multiplay ke jalur produksi.

Fiat sendiri bukan merek yang asing dengan eksperimen digital dan teknologi. Sebelumnya, pabrikan ini pernah membangun showroom metaverse sebagai kanal pemasaran baru. Namun, inovasi juga membawa risiko: pernah ada insiden remote control yang membuat Fiat harus menarik ribuan unit Jeep. Pengalaman ini menunjukkan bahwa kompleksitas teknologi—termasuk pada mobil modular seperti Multiplay—menuntut keandalan yang matang.

Meski belum ada pengumuman resmi soal produksi, konsep Multiplay memperlihatkan arah berpikir Fiat: satu kendaraan untuk banyak kebutuhan keluarga. Untuk pasar yang semakin padat dan mahal, pendekatan ini bisa menjadi jawaban, asalkan Fiat belajar dari masa lalu soal eksekusi dan daya tahan komponen mekanis.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.