πŸ“‘ Daftar Isi

Teaser charger DC fast charging EVgo berkapasitas 750 kW dengan konektor NACS

EVgo Siapkan Charger 750 kW, Meluncur 2027

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • EVgo kembangkan charger DC fast charging 750 kW, naik dari 350 kW
  • Uji coba di Innovation Lab, El Segundo, California, dukung Delta Electronics
  • Dynamic power sharing bagi daya antar EV secara dinamis
  • Konektor NACS, pembayaran tanpa sentuh, kabel lebih mudah
  • Klaim pengisian 10 menit untuk EV tercepat di AS
  • Desain final dan penyebaran pertama baru pada 2027
  • Jaringan EVgo: hampir 2.000 stasiun, 5.300+ port

Telset.id – EVgo tengah mengembangkan sistem pengisian daya cepat DC generasi baru berkapasitas hingga 750 kW, dua kali lipat dari kemampuan maksimum jaringan saat ini yang sebesar 350 kW. Pengembangan dan pengujian perangkat ini dilakukan di Innovation Lab EVgo di El Segundo, California, dengan dukungan Delta Electronics. Rencana peluncuran finalnya baru akan diumumkan pada 2027, mundur dari target awal yang diproyeksikan pada paruh kedua 2026.

Mundurnya jadwal ini menjadi catatan tersendiri. EVgo pertama kali mengumumkan kerja sama dengan Delta Electronics pada 2024 dengan proyeksi peluncuran H2 2026. Kini, pengguna yang menantikan perangkat tersebut harus bersabar lebih lama. Meski begitu, EVgo memastikan pengembangan tetap berjalan di fasilitas laboratoriumnya, yang menjadi salah satu dari sedikit fasilitas di Amerika Serikat yang memiliki kapasitas dan keahlian untuk membangun perangkat keras pengisian daya secara mandiri.

Dari sisi teknis, sistem 750 kW ini mengandalkan mekanisme dynamic power sharing. Artinya, daya akan dibagi secara dinamis antar tiang pengisian yang terhubung, dan setiap kendaraan listrik akan menerima daya maksimum yang mampu diterimanya. Sebagai ilustrasi, jika sebuah Lucid Gravity dan Tesla Model 3 berbagi tiang yang sama, keduanya seharusnya mendapat output maksimal, dengan 400 kW untuk Gravity dan 250 kW untuk Model 3. Besaran daya yang tersedia tentu tetap bergantung pada kapasitas total di seluruh sistem.

NACS, Pembayaran Tanpa Sentuh, dan Klaim 10 Menit

Setiap stasiun baru akan dilengkapi konektor NACS. Langkah ini sejalan dengan upaya EVgo memperluas port NACS di stasiun-stasiun barunya demi menggandakan pasar yang dapat dijangkau. Perusahaan juga menyebut desainnya akan mencakup kabel yang lebih mudah ditangani serta antarmuka pembayaran tanpa sentuh, sehingga pengemudi bisa membayar tanpa harus mengunduh aplikasi smartphone.

Klaim paling mencolok datang dari sisi durasi pengisian. EVgo menyatakan sistem 750 kW ini dapat mengisi kendaraan listrik dengan kemampuan pengisian tercepat yang saat ini dijual di Amerika Serikat dalam waktu sekitar 10 menit. Namun, perusahaan tidak merinci rentang persentase baterai yang mendasari estimasi tersebut. Kecepatan pengisian aktual sebuah kendaraan tetap bergantung pada kendaraan itu sendiri, suhu baterai, dan state of charge.

Baca Juga:

Ada satu kenyataan pahit yang perlu dicatat: saat ini belum ada satu pun kendaraan listrik yang dijual di Amerika Serikat yang mampu menerima daya 750 kW. EVgo pada dasarnya sedang menyiapkan jaringannya untuk masa depan. Di luar negeri, sudah banyak mobil listrik yang mampu menyerap 1.000 kW atau lebih. Sementara itu, sebelum era itu tiba, charger baru ini diproyeksikan cocok untuk truk listrik yang membutuhkan daya besar guna mengisi ulang baterai berukuran jumbo dalam waktu relatif singkat. Namun, apakah stasiunnya akan dibangun untuk mengakomodasi truk besar masih belum jelas.

Skala Jaringan dan Ujian Sebenarnya

Hingga kini, EVgo mengoperasikan hampir 2.000 stasiun pengisian cepat DC di seluruh Amerika Serikat dengan lebih dari 5.300 port individual, merujuk data Department of Energy’s Alternative Fuels Data Center (AFDC). Angka itu menjadikannya salah satu jaringan pengisian daya publik terbesar di negara tersebut. Ekspansi ke kapasitas 750 kW pun menjadi langkah berikutnya setelah sebelumnya EVgo memperluas jejaknya melalui 400 fast charging di pusat belanja dan penambahan 500+ stasiun charging di pusat perbelanjaan.

Ujian sebenarnya dari sistem ini baru akan terlihat ketika beberapa kendaraan listrik mengisi daya secara bersamaan: berapa daya yang diterima masing-masing, dan seberapa andal sistem tersebut mendistribusikannya. Hingga saat itu tiba, pengumuman 750 kW ini masih sebatas pratinjau perangkat yang belum beroperasi di jaringan EVgo.

Detail lebih lanjut mengenai sistem 750 kW ini dijadwalkan terungkap tahun depan, saat desain final diperkenalkan dan penyebaran pertama mulai beroperasi. Bagi pasar Amerika Serikat yang tertinggal dari negara maju lain dalam hal elektrifikasi kendaraan, kehadiran perangkat berdaya tinggi ini tetap menjadi kabar baik. Sejumlah kendaraan listrik dengan kemampuan pengisian cepat yang tersedia di sana bisa memanfaatkan tiang berdaya besar tersebut.

Yang perlu dicatat, pengumuman ini belum mengubah pengalaman pengisian daya pengguna EVgo hari ini. Perangkat 750 kW baru akan menyentuh jalanan pada 2027, dan itu pun jika jadwal yang direvisi tidak bergeser lagi. Sampai titik itu, seluruh klaim soal 10 menit dan dynamic power sharing masih berstatus pratinjau perangkat keras, bukan layanan yang bisa dicoba pengemudi.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.