📑 Daftar Isi

EV Realty membangun hub pengisian daya truk listrik komersial di Ontario, California

EV Realty Bangun Hub Charging Truk Listrik di Ontario California

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • EV Realty akuisisi lahan di Ontario, California untuk hub pengisian truk listrik
  • Lokasi strategis di submarket pergudangan terbesar Pantai Barat AS
  • Kapasitas 27 MW pengisian truk simultan antara pelabuhan dan Inland Empire
  • Konstruksi mulai awal tahun depan, charger online sebelum 2028
  • Menjawab lonjakan permintaan truk listrik seiring harga diesel rekor

Telset.id – EV Realty resmi mengakuisisi lahan industri di 2151 E. Philadelphia Street, Ontario, California, untuk membangun hub pengisian daya truk listrik komersial. Lokasi ini berada di kawasan yang disebut perusahaan sebagai “submarket pergudangan terbesar dan paling terkonsentrasi di Pantai Barat” Amerika Serikat. Langkah ini menjawab lonjakan permintaan pengisian daya truk listrik seiring melonjaknya harga diesel ke rekor tertinggi.

Permintaan truk listrik komersial memang sedang naik. BYD dan Volvo bersiap meluncurkan truk listrik generasi ketiga, sementara Tesla Semi disebut sudah memasuki produksi setelah hampir satu dekade ditunggu. Armada Amerika mulai memahami bahwa biaya bahan bakar yang dapat diprediksi berarti anggaran operasional yang dapat diprediksi pula. Dari sisi bisnis, ini soal stabilitas biaya jangka panjang, bukan sekadar tren teknologi.

Konsekuensinya, armada membeli kendaraan listrik dalam jumlah rekor. Tantangan berikutnya adalah menjaga pasokan “bahan bakar listrik” tetap terisi. Sejumlah perusahaan pun berlomba membangun hub pengisian komersial dengan area putar luas, akses jalan tol mudah, dan desain pull-through ramah trailer yang dirancang khusus untuk kebutuhan pengemudi truk besar. Ini bukan sekadar stasiun pengisian biasa, melainkan infrastruktur logistik.

Lokasi Strategis di Jantung Logistik California Selatan

Properti ini memiliki akses sangat baik ke freeway SR-60 arah timur-barat dan I-15 arah utara-selatan. Posisinya dinilai ideal untuk melayani armada yang melayani Pelabuhan Los Angeles dan Long Beach, serta fasilitas intermodal di Los Angeles dan San Bernardino. Lokasi ini juga hanya berjarak tiga mil dari Ontario International Airport, salah satu dari 10 bandara kargo teratas di Amerika Serikat dan rumah bagi operasi kargo udara utama perusahaan seperti UPS dan FedEx.

EV Realty acquires industrial property for electric truck charging hub in Ontario, California

CEO EV Realty Patrick Sullivan menegaskan pentingnya posisi geografis situs ini. “Ontario berada di titik pertemuan gateway kontainer terbesar di negara ini dan klaster pergudangan terpadat di Amerika Utara. Bagian California Selatan ini termasuk hub logistik terpenting di dunia dan merupakan episentrum elektrifikasi truk untuk negara ini,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Sullivan menambahkan, “Ketika situs ini beroperasi, EV Realty akan memiliki kapasitas pengisian truk simultan sebesar 27 MW antara pelabuhan dan Inland Empire. Inilah cara kami mulai melihat skala nyata, menemukan daya di lokasi yang tepat dan membangun infrastruktur untuk memenuhi permintaan yang terus tumbuh.”

Kapasitas listrik di California Selatan secara umum sangat terbatas di banyak wilayah. Fakta ini justru menegaskan nilai situs berkapasitas tinggi tersebut bagi operator armada yang membutuhkan daya di kawasan itu. Ini soal siapa yang bisa mengamankan pasokan daya lebih dulu, dan EV Realty tampaknya memilih posisi di depan.

Jadwal Konstruksi dan Skala Infrastruktur

Perusahaan memperkirakan konstruksi di situs ini dimulai awal tahun depan, dengan pengisi daya mulai beroperasi sebelum 2028. Artinya, masih ada jarak waktu antara pengumuman akuisisi dan operasional penuh, sebuah pola yang lazim dalam proyek infrastruktur kelistrikan skala besar. Bagi operator armada, kepastian jadwal ini menjadi pertimbangan tersendiri dalam merencanakan transisi ke kendaraan listrik.

EV Realty electric truck charging hub site in Ontario, California

Pendekatan EV Realty mencerminkan pergeseran cara pandang industri terhadap elektrifikasi kendaraan niaga. Jika sebelumnya adopsi kendaraan listrik di sektor logistik tersandung pada ketersediaan pengisian daya, kini perusahaan-perusahaan mulai membangun infrastruktur sebelum armadanya benar-benar beralih. Strategi ini mengingatkan pada pola serupa di segmen kendaraan penumpang, di mana infrastruktur pengisian daya menjadi penentu utama adopsi.

Sejumlah merek kendaraan listrik penumpang juga terus memperluas ekosistem pengisian daya mereka. Beberapa di antaranya bahkan mulai mengadopsi standar konektor baru untuk memperluas kompatibilitas. Perkembangan seperti ini menunjukkan bahwa infrastruktur pengisian daya, baik untuk kendaraan pribadi maupun komersial, menjadi medan pertempuran berikutnya dalam industri kendaraan listrik.

Bagi pasar Indonesia, perkembangan ini relevan sebagai gambaran arah industri. Elektrifikasi kendaraan niaga di Amerika Serikat bergerak dari sekadar uji coba menuju pembangunan infrastruktur permanen dengan kapasitas daya besar. Pola ini biasanya diikuti pasar lain beberapa tahun kemudian, termasuk di Asia Tenggara, meski dengan skala dan tantangan regulasi yang berbeda.

Yang jelas, EV Realty tidak berbicara soal visi jangka panjang semata. Mereka menyebut angka konkret: 27 MW kapasitas simultan, lokasi di titik pertemuan jalur logistik utama, dan tenggat operasional sebelum 2028. Dalam bisnis logistik, angka dan lokasi berbicara lebih keras daripada narasi. Dan kali ini, keduanya berada di Ontario, California.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.