📑 Daftar Isi

Tesla Semi truk listrik berat yang akan ditambahkan ke armada Einride

Einride Borong 500 Tesla Semi untuk Armada Truk Listrik

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Einride akan membeli 500 unit Tesla Semi untuk armada truk listriknya
  • Tesla Semi akan ditambahkan secara bertahap selama 24 bulan mulai September
  • Pembelian ini melipatgandakan ukuran armada Einride dari sekitar 200 unit
  • Truk akan dikelola melalui platform Saga AI milik Einride
  • Tesla Semi tersedia untuk pelanggan di Amerika Utara termasuk Amazon
  • Einride menggunakan pihak ketiga untuk membiayai pembelian
  • Target konversi 800 juta dolar AS pendapatan tahunan berulang menjadi pendapatan aktual
  • Tesla baru mencapai produksi volume tinggi Semi pada April 2026 di pabrik Nevada

Telset.id – Einride, perusahaan truk listrik dan otonom asal Swedia, mengumumkan rencana pembelian 500 unit Tesla Semi. Truk listrik berat tersebut akan disewakan kepada pelanggan Einride, termasuk Amazon. Langkah ini akan melipatgandakan ukuran armada Einride dan memperkuat posisi mereka di pasar logistik Amerika Utara.

Kesepakatan ini menjadi bukti nyata dari skala operasi yang mampu dijalankan Einride. Tesla Semi akan ditambahkan ke armada Einride secara bertahap dalam 24 bulan ke depan, dimulai pada September mendatang. Perusahaan akan mengelola truk-truk tersebut melalui platform manajemen armada Saga AI yang dirancang untuk memberi pelanggan semua keuntungan menggunakan truk listrik tanpa beban finansial dan logistik kepemilikan.

CEO Einride, Roozbeh Charli, menyatakan bahwa “deployment ini adalah bukti lain bahwa kami dapat mengeksekusi pada skala yang pelanggan kami butuhkan.” Skala inilah yang dijanjikan dalam kesepakatan ini, jika Tesla mampu memenuhi permintaan tersebut.

Perjalanan Panjang Tesla Semi Menuju Produksi Massal

Tesla pertama kali memperkenalkan konsep Semi pada 2017. Setelah berbagai penundaan akibat pandemi Covid dan kelangkaan rantai pasokan global, batch pertama dikirimkan ke pelanggan, termasuk PepsiCo, lima tahun kemudian. Baru pada April 2026, Semi pertama keluar dari jalur produksi volume tinggi di pabrik Tesla di Nevada.

Meskipun mencapai tonggak sejarah tersebut, Tesla justru menarik kembali janji untuk mencapai “produksi volume” pada 2026. Dalam surat pemegang saham kuartal kedua dan panggilan pendapatan, Tesla menyatakan sedang berupaya meningkatkan produksi baterai, khususnya sel 4680, agar dapat membangun Tesla Semi dan Cybercab secara massal.

Einride, yang go public pada Juni, saat ini mengoperasikan sekitar 200 truk listrik berat miliknya sendiri untuk perusahaan seperti Heineken dan PepsiCo. Perusahaan juga mengembangkan truk otonom mirip pod yang mencolok karena desainnya tanpa kabin. Platform Saga AI mengintegrasikan semuanya, menentukan bagaimana kendaraan digunakan, dirute, dan diisi dayanya.

Kesepakatan dengan Tesla memiliki potensi yang sangat besar bagi Einride. Pembelian ini akan melipatgandakan ukuran armada Einride sekaligus memperkuat penawaran penjualan untuk perangkat lunak Saga AI. Einride menyatakan Tesla Semi akan tersedia untuk pelanggan di seluruh Amerika Utara dan membantu memperluas jaringan angkutan listrik ke koridor-koridor penting di California, Georgia, New Jersey, dan Texas.

Ekspansi Bisnis dan Strategi Pertumbuhan Einride

Untuk membiayai pembelian ini, Einride menggunakan pihak ketiga. Perusahaan juga memperkirakan pembelian ini akan membantu mengonversi sekitar 800 juta dolar AS dalam “potensi pendapatan tahunan berulang jangka panjang berdasarkan rencana bisnis bersama dengan pengirim” menjadi pendapatan aktual.

Didirikan satu dekade lalu, Einride telah menghabiskan bertahun-tahun mengembangkan berbagai komponen bisnisnya, mulai dari perangkat lunak dan truk listrik hingga sistem self-driving pada truk tanpa kabin. Perusahaan kini mendorong skala bisnisnya, sebuah upaya yang semakin cepat pada 2026.

Pada April, Einride menjalin kesepakatan dengan Amazon untuk menambahkan 75 truk listrik berat ke jaringan angkutan Relay raksasa e-commerce tersebut, serta menyediakan infrastruktur pengisian daya di lima lokasi di Amerika Serikat. Perusahaan Swedia ini juga mengakuisisi perusahaan pengisian kendaraan listrik Flipturn dalam upaya menawarkan paket layanan lengkap kepada pelanggan, termasuk truk listrik dan perangkat lunak pengisian daya yang dibutuhkan untuk mengoperasikannya secara lebih efisien dan andal.

Kesepakatan dengan Tesla ini menempatkan Einride di posisi yang kuat untuk bersaing di pasar truk listrik Amerika Utara. Dengan armada yang bertambah besar dan dukungan platform Saga AI, Einride siap memenuhi permintaan pelanggan yang mencari solusi angkutan ramah lingkungan tanpa kerumitan kepemilikan kendaraan. Keberhasilan kesepakatan ini kini bergantung pada kemampuan Tesla untuk memenuhi jadwal produksi dan pengiriman yang dijanjikan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.