šŸ“‘ Daftar Isi

Dua model Leapmotor EREV untuk pasar Argentina

Leapmotor Masuk Argentina, Tantang BYD yang Kuasai 89% Pasar EV

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Leapmotor resmi masuk pasar Argentina dengan dua crossover EREV: B10 dan C10
  • BYD menguasai 89% pasar mobil listrik Argentina sepanjang 2026
  • Harga Leapmotor B10 mulai 31.990 USD, C10 dibanderol 35.500 USD
  • B10 memiliki jarak tempuh listrik 95 km, C10 mencapai 170 km (NEDC)
  • Leapmotor memanfaatkan jaringan Stellantis dengan 12 gerai dan 20 titik layanan
  • BYD Yuan Up DM-i dijual mulai 33.990 USD sebagai kompetitor utama
  • Penjualan EV Argentina H1 2026 mencapai 10.800 unit, didominasi BYD

Telset.id – Leapmotor, merek mobil listrik asal China yang didukung Stellantis, resmi masuk pasar Argentina untuk memperebutkan pangsa pasar dari BYD yang menguasai 89% segmen kendaraan listrik lokal sepanjang 2026. Merek baru ini membawa dua crossover EREV dengan banderol harga mulai 31.990 hingga 35.500 dolar AS.

Keputusan Leapmotor untuk masuk ke Argentina terjadi di tengah pertumbuhan pesat segmen mobil listrik (BEV+PHEV+EREV) di negara tersebut pada 2026, dengan BYD sebagai pendorong utama. Dilaporkan oleh Inside Climate News, pabrikan asal Shenzhen ini mengontrol 89% pasar mobil listrik lokal. Pada semester pertama 2026, sekitar 10.800 mobil listrik terjual di Argentina, termasuk 5.600 plug-in hybrid dan 4.200 battery EV.

Pada 18 Agustus, pejabat Leapmotor mengumumkan bahwa dua crossover EREV telah tiba di Argentina, memperdalam kehadiran merek tersebut di Amerika Selatan. Lineup awal mencakup SUV kompak B10 dan C10 yang lebih besar. Leapmotor mengadopsi jaringan Stellantis yang sudah ada, dengan 12 gerai penjualan dan 20 titik layanan purna jual. Selain itu, pemilik Leapmotor dapat melakukan perawatan dasar di lebih dari 300 gerai layanan purna jual Stellantis.

Leapmotor enters Argentina to oppose BYD that holds 89% of the local EV market

Spesifikasi Leapmotor B10 dan C10 untuk Pasar Argentina

Leapmotor B10 dibanderol mulai 31.990 dolar AS di Argentina. Crossover kompak lima tempat duduk ini memiliki dimensi 4530/1885/1655 mm dengan jarak sumbu roda 2.735 mm. Kapasitas bagasi mencapai 350 liter. Mobil ini mengadopsi mesin 1,5 liter yang berfungsi sebagai generator, mengirim daya ke baterai LFP 18,8 kWh yang dapat diisi dengan DC 46 kW. B10 mampu menempuh hingga 95 km dalam mode listrik murni. Motor listriknya memiliki tenaga puncak 158 kW (212 hp).

Sementara itu, Leapmotor C10 yang lebih besar tersedia dengan harga 35.500 dolar AS. Ini adalah SUV mid-size lima tempat duduk dengan dimensi 4739/1900/1680 mm dan jarak sumbu roda 2.825 mm. Kapasitas bagasinya mencapai 435 liter. C10 juga merupakan range extender dengan mesin 1,5 liter di bawah kapnya. Mesin tersebut mengirim energi ke baterai LFP 28,4 kWh untuk jarak tempuh listrik 170 km (NEDC). Mobil ini dapat diisi dengan DC 65 kW. Motor listriknya menawarkan tenaga puncak yang sama, yaitu 158 kW (212 hp).

Leapmotor B10 EREV crossover for Argentina

Perbandingan Harga dengan BYD di Pasar Argentina

Sebagai perbandingan, BYD Yuan Up DM-i, SUV plug-in hybrid kompak, dibanderol mulai 33.990 dolar AS di Argentina. BYD Song Pro DM-i (Sealion 6) yang lebih besar dijual dengan harga antara 35.490 hingga 37.490 dolar AS. BYD juga menjual pikap Shark (Shark 6), crossover Yuan Pro (Atto 2 EV), crossover Seal U DM-i, dan Dolphin Mini (Seagull / Dolphin Surf / Atto 1).

Strategi penetapan harga Leapmotor menunjukkan posisi kompetitif yang menarik. B10 dibanderol lebih murah sekitar 2.000 dolar AS dibandingkan BYD Yuan Up DM-i, sementara C10 berada di kisaran harga yang sama dengan Song Pro DM-i versi dasar. Ini menjadi senjata utama Leapmotor untuk merebut pangsa pasar dari dominasi BYD.

Leapmotor C10 EREV crossover for Argentina

Leapmotor perlu mempercepat ekspansi lini model untuk mengimbangi BYD. Pada Juli 2027, Leapmotor A10 (B03X) menjadi crossover terlaris di China. Menurut China EV DataTracker, pengiriman domestiknya mencapai 26.424 unit. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Leapmotor memiliki kapabilitas untuk bersaing di pasar global, termasuk Argentina.

Masuknya Leapmotor ke Argentina merupakan bagian dari strategi ekspansi global yang lebih luas. Sebelumnya, merek ini juga telah meluncurkan Leapmotor A05 di China dengan jarak tempuh 510 km. Selain itu, Leapmotor juga aktif di pasar Eropa dengan Leapmotor T03 yang menjadi mobil termurah di Inggris dengan diskon besar.

Dengan memanfaatkan jaringan distribusi Stellantis yang luas, Leapmotor memiliki infrastruktur yang siap untuk mendukung penjualan dan layanan purna jual di Argentina. Kehadiran 12 gerai penjualan dan 20 titik layanan, ditambah akses ke lebih dari 300 outlet layanan Stellantis untuk perawatan dasar, memberikan kepercayaan bagi konsumen yang mempertimbangkan merek baru ini.

Langkah Leapmotor masuk Argentina juga menunjukkan tren yang lebih luas: pabrikan China semakin agresif berekspansi ke pasar Amerika Latin. Dengan harga yang kompetitif dan dukungan jaringan yang kuat, Leapmotor berpotensi menjadi pesaing serius bagi dominasi BYD di pasar mobil listrik Argentina.

Namun, tantangan tetap ada. BYD telah membangun ekuitas merek yang kuat di Argentina dengan pangsa pasar 89%. Konsumen yang sudah loyal mungkin tidak mudah beralih. Leapmotor perlu membuktikan diri melalui kualitas produk, layanan, dan pengalaman kepemilikan yang baik untuk menarik minat konsumen baru.

Ke depannya, ekspansi lini model akan menjadi kunci. Keberhasilan A10 di China menunjukkan bahwa Leapmotor mampu memproduksi model yang diminati pasar. Jika strategi ini dapat direplikasi di Argentina, bukan tidak mungkin Leapmotor akan menjadi pemain penting di pasar mobil listrik negara tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

[CONTENT_END]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.