Telset.id – Franz von Holzhausen, desainer utama Tesla, kembali melontarkan pernyataan bahwa generasi terbaru Roadster akan segera hadir dengan menyebut “very soon” atau “segera”. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam episode terbaru acara Jay Leno’s Garage, menambah daftar panjang janji yang belum terealisasi sejak mobil ini pertama kali diperkenalkan pada 2017.
Momen tersebut terjadi saat Jay Leno mengaku “sangat menantikan kedatangan Roadster baru” di akhir episode. Von Holzhausen menjawab singkat, “Ya, segera.” Leno yang skeptis kembali bertanya, “Segera?” dan kembali mendapat jawaban yang sama. Tidak ada tanggal pasti, spesifikasi baru, maupun detail tambahan apa pun yang diungkapkan—hanya dua kata yang sama yang sudah didengar publik hampir satu dekade terakhir.
Yang menarik, Von Holzhausen tidak tampil di acara tersebut untuk membahas Tesla. Ia justru hadir untuk memamerkan Pontiac Solstice bermesin V8 berkekuatan 400 tenaga kuda, mobil bensin yang ia desain saat bekerja di GM dua dekade lalu. “Saya orang Tesla, tapi suaranya terdengar cukup bagus,” ujarnya kepada Leno, menyiratkan ironi yang sulit dilewatkan.
Catatan Penundaan yang Terus Berlanjut
Roadster generasi terbaru telah “dijanjikan” selama hampir sembilan tahun dengan berbagai perubahan jadwal di setiap kesempatan. Tesla pertama kali mengungkap prototipe pada November 2017 dengan produksi yang dijanjikan pada 2020. Sejak saat itu, jadwal terus mundur: menjadi “12-18 bulan”, lalu ke 2022, 2023, dan 2024.
Pada Februari 2024, Elon Musk berjanji akan melakukan unveil produksi pada akhir tahun dengan pengiriman di awal 2025. Semua itu tidak terjadi. November lalu, Musk menetapkan tanggal demo pada 1 April 2026—yang bertepatan dengan April Moo—dan ia sendiri mengaku tanggal tersebut memberinya “deniability”. Jadwal itu kemudian bergeser ke “akhir April”, lalu menjadi “sekitar satu bulan” pada panggilan pendapatan Q1, dan akhirnya mundur lagi ke Agustus.
Kini kita sudah berada di Agustus, dan bahkan jika pernyataan “very soon” terbaru ini benar, publik hanya akan mendapatkan demo—yang kedua dalam satu dekade. Produksi massal diperkirakan baru akan terjadi mendekati 2027 atau 2028. Dapat dihitung setidaknya sudah delapan kali penundaan dan terus bertambah.
Thruster Roket yang Belum Siap
Hambatan saat ini adalah paket “cold gas thruster” dari SpaceX yang telah lama digembar-gemborkan Musk, dengan nama internal “A71”. Tesla dan SpaceX menunjukkan prototipe awal kepada Musk pada akhir April, namun masih belum siap untuk pameran publik sehingga jadwalnya mundur ke Agustus. Kini kita sudah berada di Agustus dan belum ada tanda-tanda akan terjadi.
Janji awal untuk Roadster ini meliputi waktu akselerasi 0-60 mph dalam 1,9 detik, kecepatan puncak 250 mph, dan jarak tempuh 620 mil, dengan harga mulai dari US$200.000. Para pemegang reservasi Founders Series bahkan telah membayar uang muka US$250.000 hampir satu dekade lalu. Mereka masih menunggu.

Perlu dicatat bahwa Von Holzhausen adalah seorang desainer, bukan orang yang menentukan jadwal produksi. Pernyataan “very soon” di acara bincang-bincang juga bukan siaran pers resmi Tesla. Namun justru itulah inti masalahnya—”very soon” adalah satu-satunya jawaban yang pernah diberikan siapa pun di Tesla mengenai Roadster, dan ini telah menjadi bahan tertawaan.
Leno bahkan tidak perlu membuat lelucon. Ia hanya mengulangi garis waktu tersebut dan membiarkannya menggantung. Jawaban datarnya, “10 tahun… nyaris 10 tahun,” sudah cukup menggambarkan situasi.
Bagian yang paling membuat frustrasi adalah kemungkinan besar Tesla memang akan mengungkap versi terbaru Roadster, tetapi demo tersebut berpotensi hanya menjadi cara untuk menunda pengiriman beberapa tahun lagi, jika tidak selamanya, bagi ratusan pendukung lama Tesla yang telah menunggu hampir satu dekade.
Untuk konteks lain dari ekosistem Tesla, perusahaan juga tengah berurusan dengan berbagai isu teknis. Sebelumnya, defek PCS Cybertruck telah diakui Tesla dengan perpanjangan garansi hingga 8 tahun. Sementara itu, garansi PCS Cybertruck yang diperpanjang ini menjadi salah satu langkah kompensasi bagi pemilik yang terdampak.
Di sisi lain, keputusan SpaceX untuk tidak menggunakan energi surya dari Tesla di fasilitas produksinya juga menjadi sorotan. SpaceX pakai gas alam untuk pabrik chip Terafab, sebuah langkah yang dianggap bertentangan dengan citra ramah lingkungan yang selama ini dibangun perusahaan.
Dengan delapan kali penundaan yang tercatat, pertanyaan yang tersisa bukan lagi apakah Roadster akan hadir, melainkan kapan—atau apakah—mobil ini benar-benar akan sampai ke tangan konsumen yang telah menunggu sejak 2017. Jawaban “very soon” dari sang desainer utama mungkin terasa meyakinkan bagi sebagian orang, tetapi bagi mereka yang telah mendengar janji serupa selama bertahun-tahun, kata-kata itu hanya menjadi pengingat bahwa waktu terus berjalan tanpa kepastian.





Komentar
Belum ada komentar.