📑 Daftar Isi

Denza Z9S sedan listrik dengan lampu depan split dan LiDAR atap

Denza Z9S Meluncur 23 September, Jangkauan 1.100 Km

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Denza Z9S meluncur resmi 23 September 2026, posisinya alternatif lebih kompak dari Denza Z9
  • Tiga varian pre-sale: 319.800 yuan (920 km), 349.800 yuan (1.100 km), dan 389.800 yuan e3 Edition (780 km)
  • Klaim 1.100 km CLTC disebut rekor dunia jarak tempuh EV terpanjang, rekor sebelumnya dipegang Denza Z9 GT (1.036 km)
  • Baterai Blade generasi kedua BYD 102.326 kWh dan 122.496 kWh, akselerasi 0-100 km/jam 2,68 detik
  • Sistem berkendara "God's Eye B" model besar 5.0, platform e3 dengan rear-wheel steering dan DiSus-A

Telset.id – Denza Z9S dijadwalkan meluncur resmi di pasar pada 23 September 2026. Sedan mid-to-large ini diposisikan sebagai alternatif yang lebih kompak dari Denza Z9, dan telah membuka masa pre-sale dengan tiga varian trim yang dibanderol antara 319.800 yuan (45.700 USD) hingga 389.800 yuan (55.700 USD). Angka jangkauan tertingginya menjadi sorotan: 1.100 km dalam standar CLTC, yang disebut sebagai rekor dunia jarak tempuh kendaraan listrik terpanjang saat ini. Rekor sebelumnya juga dipegang merek Denza dari BYD, tepatnya Z9 GT dengan 1.036 km (839 km WLTP).

Pembukaan pre-sale ini menempatkan Z9S dalam posisi yang tidak biasa. Alih-alih bersaing di segmen harga, Denza justru mengangkat klaim jangkauan sebagai senjata utama. Tiga varian yang ditawarkan memiliki konfigurasi baterai dan jarak tempuh yang berbeda, sehingga calon pembeli harus jeli memilih sesuai kebutuhan. Varian terbawah menawarkan 920 km, varian menengah menembus 1.100 km, sementara varian tertinggi justru turun ke 780 km karena mengutamakan performa.

Tiga Varian, Tiga Karakter Berbeda

Denza Z9S 2026 standar dibanderol 319.800 yuan (45.700 USD) dengan baterai 102.326 kWh dan jangkauan CLTC 920 km. Varian Flagship naik ke 349.800 yuan (51.400 USD) dengan baterai 122.496 kWh dan jangkauan 1.100 km. Adapun varian e3 Edition dipatok 389.800 yuan (55.700 USD) dengan baterai 102.326 kWh dan jangkauan 780 km. Pola ini menunjukkan bahwa varian termahal bukan yang terjauh, melainkan yang mengedepankan platform teknologi e3. Denza Z9 GT sebelumnya juga memakai pendekatan serupa di lini performa.

Dari sisi desain, Z9S memakai konfigurasi lampu depan split, panel depan full-width, dan lip depan dua bagian. LiDAR dipasang di atap, dan tersedia ruang bagasi depan (frunk) berkapasitas 120L. Dimensinya 5.090 mm panjang, 1.980 mm lebar, dan 1.490 mm tinggi, dengan wheelbase 3.025 mm. Siluetnya dibuat mendekati coupe. Tersedia tujuh warna eksterior, termasuk Morning Purple dan Fjord Green, dengan opsi roda 19 hingga 20 inci. Bagian belakang ditandai lampu belakang ramping dan spoiler elektrik aktif.

Denza Z9S tampak depan dengan lampu split dan LiDAR atap

Kabin Z9S mengusung tata letak wraparound dengan material premium seperti jok Nappa leather dan headliner suede. Beberapa fitur yang menonjol antara lain panel penumpang magnetik untuk menempelkan aksesori seperti tablet, headphone, atau kotak penyimpanan. Penumpang belakang mendapat layar sandaran tangan 7 inci untuk mengatur iklim, pencahayaan, dan hiburan. Soal penyimpanan, tersedia 44 kompartemen dan bagasi 470L yang bisa diperluas.

Teknologi Berkendara dan Performa

Z9S dibekali sistem berkendara cerdas “God’s Eye B” yang ditenagai model besar 5.0. Sistem ini mendukung navigasi perkotaan, pilot kecepatan tinggi, dan parkir penuh skenario. Dari sisi keselamatan, bodi hybrid baja-aluminium dengan kandungan baja dan aluminium berkekuatan tinggi mencapai 91,1% dari struktur, dengan kekakuan torsional 45.036 N·m/deg. Pendekatan konstruksi semacam ini sejalan dengan lini Denza N8L EV yang mengutamakan struktur dan efisiensi.

Soal tenaga, Z9S tersedia dalam konfigurasi penggerak roda belakang motor tunggal dan tiga motor all-wheel-drive. Versi motor tunggal menghasilkan tenaga maksimum 370 kW (496 hp). Versi tiga motor menghasilkan tenaga gabungan maksimum 890 kW (1.193 hp). Keduanya memakai Blade Battery generasi kedua dari BYD dengan kapasitas 102.326 kWh dan 122.496 kWh. Jangkauan CLTC yang diklaim mencakup 780 km (632 km WLTP), 920 km (745 km WLTP), dan 1.100 km (891 km WLTP), dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 2,68 detik.

Interior Denza Z9S dengan jok Nappa leather dan layar sandaran tangan

Z9S juga mengusung platform teknologi “e3” yang mencakup rear-wheel steering standar dengan radius putar minimum 4,75m, mode “crab walk”, dan sistem kontrol bodi udara cerdas DiSus-A. Kombinasi ini menempatkan Z9S bukan sekadar sedan jarak jauh, melainkan kendaraan dengan manuver yang diklaim lebih lincah di ruang sempit. Bagi pasar yang mulai akrab dengan lini Denza N8L, kehadiran Z9S menambah opsi di segmen sedan listrik premium.

Peluncuran 23 September 2026 akan menjadi momen pembuktian apakah klaim 1.100 km bisa dipertahankan di kondisi nyata, bukan hanya di atas kertas CLTC. Dengan rentang harga 319.800 hingga 389.800 yuan, Z9S bersaing di wilayah yang sudah dihuni sejumlah sedan listrik premium. Yang membedakannya jelas: angka jangkauan dan rekam jejak Denza sebagai pemegang rekor sebelumnya. Sisanya, pasar yang akan menilai.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.