Telset.id – Denza, merek premium milik BYD, meluncurkan kampanye publik untuk memberi nama tiga varian supercar listrik Denza Z: hardtop, convertible, dan track-focused. Kampanye pengajuan nama ini dibuka hingga 10 April 2026 melalui platform media sosial di Tiongkok.
Berdasarkan informasi dari saluran resmi Denza, peserta diundang untuk mengajukan nama tambahan (suffix) yang akan dipasangkan dengan “Denza Z” untuk membentuk nama model lengkap. Pengajuan dapat menggunakan bahasa Mandarin, bahasa asing, atau kombinasi keduanya. Proses seleksi akan menghasilkan 30 nama terpilih oleh pabrikan, kemudian dilanjutkan dengan pemungutan suara publik di Weibo untuk menentukan pemenang akhir.
Kampanye ini menawarkan struktur hadiah yang terdiri dari satu hadiah utama (grand prize), tiga hadiah popularitas, dan enam hadiah kreatif. Langkah ini dinilai sebagai strategi marketing untuk melibatkan komunitas dan calon konsumen sejak dini.
Beberapa Arah Penamaan yang Diusulkan
Dalam unggahannya, Denza telah membagikan beberapa set usulan nama untuk ketiga varian tersebut. Satu set menggunakan sufiks berbahasa Mandarin: “Ride the Wind” untuk varian hardtop, “Bask in the Wind” untuk convertible, dan “Command the Wind” untuk varian yang berfokus pada sirkuit balap.
Set lain menggunakan istilah bahasa Inggris, yaitu “FUN”, “FREE”, dan “FLY” yang masing-masing diterapkan untuk varian hardtop, convertible, dan track. Ada pula usulan yang mengacu pada konvensi penamaan berorientasi performa, seperti “Z-ONE” untuk hardtop, “Z-RS” untuk versi trek, dan “S-719” untuk convertible. Penting untuk dicatat bahwa nama-nama ini masih berupa kandidat usulan dan belum menjadi penamaan resmi yang dikonfirmasi.

Perbedaan Fokus Penggunaan Tiga Varian
Ketiga varian Denza Z ini dibedakan berdasarkan kasus penggunaan yang dinyatakan. Varian hardtop digambarkan berfokus pada pengalaman berkendara dan teknologi terkait sirkuit balap dalam format yang lebih mudah diakses. Varian convertible diposisikan dengan desain soft-top dan penggunaan yang berorientasi pada gaya hidup. Sementara itu, varian track didefinisikan oleh performa tinggi, konstruksi ringan, dan identitas yang lebih eksklusif.
Spesifikasi teknis yang telah diungkap sebelumnya menunjukkan bahwa Denza Z akan mengadopsi sistem suspensi DiSus-M milik BYD. Sistem ini menggunakan data sensor untuk mengontrol body kendaraan dengan waktu respons hanya 10 milidetik.

Latar Belakang Model dan Perkembangan
Denza Z adalah supercar dua pintu di bawah bendera Denza. Model ini pertama kali diperkenalkan sebagai konsep pada Shanghai Auto Show bulan April 2025. Desainnya dikerjakan oleh Wolfgang Egger, menampilkan fender belakang yang sculpted dan spoiler belakang berukuran besar.
Penampakan kendaraan pra-produksi di Tiongkok sebelumnya telah menunjukkan kedua gaya bodi, yaitu coupe dan convertible soft-top, yang selaras dengan struktur tiga varian yang dirujuk dalam kampanye penamaan saat ini. Gambar spy shot versi produksi menunjukkan desain yang sangat dekat dengan konsep, termasuk ujung depan yang membulat, jendela frameless, dan lampu belakang elemen ganda, meski sayap belakang pada konsep tidak terlihat pada kendaraan yang diuji.
Media otomotif CarNewsChina melaporkan bahwa eksekutif Denza telah mengonfirmasi supercar Z sedang menjalani pengujian di Nürburgring. Ada rumor yang beredar bahwa keluaran tenaga kendaraan ini melebihi 1.000 tenaga kuda (hp).
Kampanye penamaan publik untuk Denza Z ini menandai fase persiapan menuju peluncuran komersial. Dengan melibatkan publik, Denza tidak hanya mencari nama yang menarik tetapi juga membangun antusiasme dan keterikatan terhadap lini produk supercar premium pertamanya.




