Telset.id – BYD mengonfirmasi Denza N8 versi terbaru memiliki jarak tempuh listrik murni CLTC “terdepan di dunia” sejauh 1.003 km (623 mil) dan mampu mengisi daya hanya dalam 5 menit. Pengumuman ini menandai peningkatan signifikan dari model sebelumnya yang sempat dihentikan produksinya karena penjualan lesu.
Denza N8 pertama kali dijual di China pada 2023 sebagai SUV mewah ukuran menengah hingga besar. Model awal ini hadir dengan powertrain plug-in hybrid yang menawarkan jarak tempuh kombinasi CLTC 1.003 km dalam sekali pengisian penuh dan tangki bahan bakar penuh. Varian PHEV ini dijual dalam konfigurasi enam dan tujuh kursi, namun sayangnya dihentikan setelah kurang dari setahun karena penjualan yang lambat.
Spesifikasi Denza N8 EV Terbaru
Untuk model baru ini, BYD meningkatkan Denza N8 dengan powertrain all-electric serta baterai, pengisian daya, dan komponen kendaraan terkait yang paling mutakhir. Denza mengonfirmasi bahwa N8 baru, atau yang mereka sebut sebagai “jenis kendaraan listrik murni 5-kursi besar,” akan dilengkapi dengan baterai Blade Batteries 2.0 terbaru dari BYD, yang memberikan “jarak tempuh listrik murni 1.003 km yang terdepan di dunia.”
Jarak tempuh tersebut sama persis dengan versi plug-in hybrid yang sudah dihentikan. Selain itu, Denza N8 baru juga akan dibekali teknologi Flash Charging dari BYD yang memungkinkan pengisian daya dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu lima menit. Untuk pengisian penuh, atau dari 10 persen ke 97 persen, hanya membutuhkan waktu sembilan menit.

Meskipun tidak ada spesifikasi resmi yang diungkapkan, Denza N8 baru muncul dalam daftar kendaraan energi baru yang disetujui untuk dijual oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) pekan lalu. Berdasarkan pengajuan tersebut, Denza N8 EV baru memiliki panjang 5.150 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.820 mm, dengan jarak sumbu roda 3.075 mm.
Ditenagai oleh paket baterai besar 130,15 kWh, Denza N8 baru ini memiliki jarak tempuh listrik murni CLTC sejauh 1.003 km (623 mil). SUV listrik lima kursi ini akan tersedia dengan powertrain penggerak roda belakang (RWD) atau all-wheel-drive (AWD) tiga motor.
Varian RWD menggunakan satu motor dengan output 320 kW (429 hp) atau 370 kW (496 hp). Berbasis platform e3 dari BYD, Denza N8 tiga motor memiliki motor depan 270 kW (362 hp) dan dua motor belakang 310 kW (416 hp), menghasilkan output gabungan sebesar 890 kW (1.193 hp).
Desain dan Posisi Pasar
Versi listrik baru ini terlihat hampir identik dalam bentuk dan ukuran dengan Denza N8L plug-in yang lebih besar, yang diluncurkan BYD pada bulan Juni dengan teknologi Flash Charging. Kemiripan desain ini menunjukkan kesinambungan bahasa desain BYD untuk lini Denza, sekaligus membedakan varian listrik murni dengan varian hybrid.

Kehadiran Denza N8 EV dengan jarak tempuh 1.003 km menempatkannya sebagai salah satu SUV listrik dengan jangkauan terjauh di pasar. Teknologi Flash Charging yang mampu mengisi daya 10-70 persen dalam lima menit juga menjadi jawaban atas salah satu kekhawatiran utama pengguna kendaraan listrik, yaitu waktu pengisian daya yang lama.
Baca Juga:
Keputusan BYD untuk menghadirkan kembali Denza N8 dengan powertrain listrik murni menunjukkan strategi perusahaan dalam merespons pasar. Setelah varian PHEV dihentikan karena penjualan yang kurang memuaskan, pendekatan baru dengan teknologi baterai dan pengisian daya terkini diharapkan mampu menarik minat konsumen yang sebelumnya ragu.
Dengan dimensi yang hampir identik dengan Denza N8L, varian listrik ini tetap mempertahankan positioning sebagai SUV mewah lima kursi. Perbedaan utama terletak pada sistem penggerak dan teknologi baterai yang disematkan, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi energi tanpa mengorbankan performa.
Langkah BYD menghadirkan Denza N8 EV dengan jarak tempuh 1.003 km ini juga sejalan dengan tren industri otomotif global yang semakin fokus pada pengembangan kendaraan listrik berjangkauan jauh. Teknologi Flash Charging yang mampu mengisi daya hingga 70 persen dalam lima menit menjadi pembeda utama dibandingkan kompetitor di kelasnya.
BYD sebelumnya juga telah menunjukkan ambisinya di segmen SUV premium melalui berbagai model lainnya. Strategi perusahaan untuk terus berinovasi dalam hal baterai dan efisiensi energi tampaknya menjadi kunci dalam persaingan pasar kendaraan listrik yang semakin ketat.
Dengan kombinasi jarak tempuh 1.003 km dan kemampuan pengisian daya super cepat, Denza N8 EV menawarkan solusi komprehensif bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik tanpa kompromi. Angka 1.003 km yang sama dengan versi PHEV menunjukkan bahwa teknologi baterai BYD telah mencapai tingkat kematangan yang memungkinkan mobil listrik murni menyaingi jangkauan kendaraan hybrid.
Belum ada informasi resmi mengenai harga dan ketersediaan Denza N8 EV di pasar global. Namun, dengan telah disetujuinya model ini oleh MIIT China, peluncuran resmi di pasar domestik China diprediksi akan segera menyusul dalam waktu dekat.





Komentar
Belum ada komentar.