Telset.id β Geely E2, hatchback listrik andalan Geely, akan tiba di seluruh dealer resmi Benelux (Belgia, Belanda, dan Luksemburg) pada 11-12 September 2026. Informasi ini disampaikan langsung oleh direktur penjualan & jaringan Benelux, Eris Yahsi, pada 18 Agustus 2026. Kedatangan mobil ini menandai babak baru ekspansi Geely di pasar Eropa dengan harga yang kompetitif.
Hatchback listrik ini menjadi sorotan karena harganya yang agresif. Di Belgia dan Luksemburg, Geely E2 dibanderol mulai dari 19.490 EUR (sekitar 22.560 USD). Sementara untuk pasar Belanda, harga awalnya sedikit lebih tinggi, yakni 20.990 EUR (sekitar 24.295 USD). Dengan banderol tersebut, Geely E2 diposisikan sebagai salah satu EV urban paling terjangkau di kawasan tersebut.
Kedatangan Perdana dan Harga Resmi
Kabar mengenai harga perdana Geely E2 untuk Belgia dan Luksemburg sebenarnya sudah diumumkan lebih dulu pada 5 Agustus 2026. Saat itu, mobil ini sudah bisa dipesan dengan jadwal pengiriman yang direncanakan pada bulan September. Kini, kepastian tanggal kedatangan fisik mobil di dealer-dealer Benelux menjadi kabar baik bagi konsumen yang sudah tidak sabar menunggu.
Menariknya, batch pertama mobil ini kabarnya akan langsung diserahkan kepada pemiliknya pada waktu yang sama dengan kedatangannya di dealer. Artinya, konsumen yang melakukan pemesanan lebih awal berpotensi menjadi yang pertama merasakan pengalaman berkendara dengan Geely E2 di kawasan Benelux.

Perlu dicatat, saat artikel ini ditulis, Geely E2 masih tersedia untuk dipesan dengan diskon terbatas sebesar 2.000 EUR (sekitar 2.315 USD). Penawaran ini jelas menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pembeli yang ingin menghemat lebih banyak.
Tanpa diskon tersebut, harga standar Geely E2 di Belanda adalah 22.990 EUR (sekitar 26.615 USD). Sementara itu, harga standar untuk pasar Belux (Belgia dan Luksemburg) adalah 21.490 EUR (sekitar 24.875 USD). Harga-harga ini berlaku untuk varian entry-level, yaitu Geely E2 Pro.
Baca Juga:
Varian dan Spesifikasi Geely E2
Selain varian Pro yang menjadi pintu masuk, Geely E2 juga akan ditawarkan dalam dua trim dengan harga lebih tinggi, yaitu Max dan Ultra. Ketiga varian ini hadir dengan desain compact yang mengusung gaya imut atau βcuteβ khas mobil perkotaan.

Dari segi dimensi, Geely E2 memiliki panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, dan tinggi 1.580 mm. Wheelbase-nya mencapai 2.650 mm. Bobot mobil ini bervariasi antara 1.290 kg hingga 1.365 kg, tergantung pada varian dan fitur yang dipilih.
Soal kepraktisan, hatchback ini menawarkan bagasi 375 liter dan frunk (bagasi depan) 70 liter. Ruang penyimpanan ini cukup lega untuk mobil sekelasnya, memberikan fleksibilitas bagi pengguna harian.
Fitur-fitur yang ditawarkan juga cukup menarik. Geely E2 sudah dilengkapi dengan kursi berpemanas (heated seats), layar 14,6 inci, tujuh airbag, dan suspensi belakang multi-link. Kombinasi fitur ini menawarkan kenyamanan dan keamanan yang baik untuk segmen EV urban.
Untuk performa, Geely E2 Pro menggunakan paket baterai 35 kWh yang mampu memberikan jangkauan 252 km dalam siklus WLTP. Sementara itu, varian Max dan Ultra menawarkan baterai 47 kWh dengan jangkauan 345 km. Sayangnya, informasi mengenai motor listriknya belum diungkap secara resmi untuk pasar ini.

Meski demikian, di pasar lain, mobil ini hadir dengan satu motor listrik yang menghasilkan tenaga 85 kW (sekitar 114 hp) pada poros belakang. Konfigurasi ini kemungkinan besar juga akan diterapkan untuk pasar Benelux.
Rekam Jejak Geely E2 di Pasar Global
Geely E2 bukanlah nama asing di pasar otomotif global. Di China, hatchback listrik ini dijual dengan nama Geely Xingyuan. Mobil ini berhasil menjadi bestseller domestik pada tahun 2025 dan mempertahankan gelar tersebut hingga 2026.
Berdasarkan data dari China EV DataTracker, Geely Xingyuan telah mencatatkan pengiriman sebanyak 226.465 unit ke konsumen sepanjang tahun 2026 ini. Angka ini menunjukkan popularitas dan kepercayaan pasar terhadap mobil listrik perkotaan dari Geely ini.

Selain di China dan Benelux, mobil ini juga dipasarkan di beberapa pasar luar negeri lainnya dengan nama Geely EX2. Strategi multi-nama ini memungkinkan Geely untuk menyesuaikan identitas produknya dengan karakteristik masing-masing pasar.
Langkah Geely menghadirkan E2 ke Eropa menunjukkan keseriusan mereka dalam bersaing di pasar EV global. Dengan harga yang kompetitif dan spesifikasi yang mumpuni, Geely E2 siap menjadi pemain baru yang patut diperhitungkan di segmen hatchback listrik Eropa.
Bagi konsumen di Benelux yang tertarik dengan EV kompak dengan harga terjangkau, kehadiran Geely E2 di dealer pada pertengahan September ini jelas menjadi momen yang dinanti. Terlebih dengan adanya diskon terbatas yang masih berlaku, ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk beralih ke kendaraan listrik.
Ke depannya, keberhasilan Geely E2 di pasar Eropa akan menjadi indikator penting bagi strategi ekspansi Geely secara keseluruhan. Jika respons pasar positif, bukan tidak mungkin model-model Geely lainnya akan menyusul masuk ke kawasan ini. Hal ini sejalan dengan langkah ekspansi Geely yang agresif, termasuk Geely Galaxy 700 dan rencana produksi di Eropa.
Selain itu, Geely juga tengah mengembangkan berbagai teknologi baru, termasuk produksi SUV listrik di Spanyol. Semua langkah ini menunjukkan bahwa Geely serius membangun ekosistem EV yang kuat di pasar global.





Komentar
Belum ada komentar.