📑 Daftar Isi

Sistem pengisian daya cepat Chery 1,44 MW dengan baterai Volt-Dragon

Chery Pamer Charger 1,44 MW, 500 Km Hanya 5 Menit

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Chery umumkan charger 1,44 MW, tambah 500 km dalam 5 menit
  • Pengisian 10-97% hanya 6 menit 50 detik, 23 detik di belakang CATL
  • Baterai "Volt-Dragon" pakai teknologi AI CheryMind atur suhu baterai
  • Klaim 500 km dalam 8 menit pada skenario konservatif
  • Target 20.000 stasiun charger global pada 2029, lebih lambat dari BYD
  • 100 charger di 10 kota China segera dibuka

Telset.id – Chery resmi mengumumkan sistem pengisian daya berkapasitas 1,44 megawatt yang diklaim mampu menambah jangkauan 500 km hanya dalam waktu 5 menit. Angka tersebut menempatkan pabrikan asal China ini dalam persaingan langsung dengan BYD, Geely, dan CATL di segmen pengisian cepat DC berdaya tinggi. Pengumuman ini menjadi penanda bahwa kompetisi pengisian daya kendaraan listrik di China kini diukur dalam hitungan detik, bukan lagi menit.

Menurut laporan CarNewsChina, charger baru Chery tidak hanya menambah 500 km dalam 5 menit, tetapi juga mampu mengisi baterai dari 10% hingga 97% dalam 6 menit 50 detik. Catatan waktu tersebut membuat sistem Chery berada di jajaran teratas pengisian daya tercepat di China. Sebagai perbandingan, CATL masih memegang rekor tercepat untuk mencapai 97% state of charge dengan waktu 6 menit 27 detik, hanya 23 detik lebih cepat dari Chery. Sementara FAW, Geely, dan BYD tercatat membutuhkan waktu antara 8 hingga 9 menit untuk metrik pengisian penuh yang sama.

Chery menamai baterai barunya “Volt-Dragon”. Perusahaan juga menyebut sistemnya sebagai “AI-Powered”, istilah yang sebelumnya digunakan Geely pada pengumuman charger 2,2 MW. Teknologi kecerdasan buatan Chery diberi nama CheryMind, yang diklaim mampu menyesuaikan daya pengisian berdasarkan perubahan suhu di dalam baterai. Tujuannya menjaga kecepatan pengisian tetap optimal sekaligus memelihara kesehatan baterai.

Klaim Konservatif dan Data Suhu yang Belum Diungkap

Dalam pengumumannya, Chery menyatakan bahwa sistem tersebut masih bisa memberikan jangkauan 500 km dalam 8 menit pada “skenario konservatif”. Namun, perusahaan menolak merilis data waktu pengisian pada kondisi cuaca sangat dingin atau sangat panas. Sejumlah pabrikan lain sebelumnya memang merilis angka pengisian untuk suhu ekstrem, sehingga absennya data dari Chery menjadi catatan tersendiri dalam pengumuman ini.

Sistem pengisian daya cepat Chery 1,44 MW dengan baterai Volt-Dragon

Meski begitu, klaim kecepatan pengisian Chery tetap masuk kategori luar biasa bila dibandingkan dengan kondisi di Amerika Serikat. Di sana, charger publik tercepat saat ini berada di kisaran 400 kW, dengan 750 kW yang berpotensi hadir tahun depan. Untuk kebutuhan pengisian ulang saat perjalanan jauh, angka tersebut sebenarnya sudah memadai. Namun untuk lokasi pengisian DC berkapasitas tinggi, terutama di kawasan perkotaan tempat sebagian orang tidak memiliki tempat parkir tetap untuk mengisi daya, charger berkecepatan lebih tinggi dapat mengurangi tekanan pada infrastruktur.

Rencana Infrastruktur Chery hingga 2029

Chery baru memulai pemasangan charger dan menyatakan akan membuka 100 charger di 10 kota di China dalam waktu dekat. Perusahaan menargetkan pemasangan 20.000 stasiun di seluruh dunia pada 2029. Target ini terbilang lebih lambat dibandingkan ambisi BYD yang ingin memasang 20.000 charger pada akhir tahun ini. BYD sendiri sudah menginstal 10.000 unit charger 1,5 MW, sementara Geely baru saja mengumumkan charger 2,2 MW dan CATL memiliki baterai dengan pengisian hipercepat.

Persaingan antarprodusen di China memang semakin ketat. Setiap pengumuman charger baru membawa angka yang saling menyalip, bahkan selisihnya kini dihitung dalam satuan detik. Chery dengan 1,44 MW menempatkan diri sebagai penantang baru yang serius, meski secara kapasitas masih di bawah Geely dan BYD. Yang menarik, fokus kompetisi tidak lagi sekadar pada besaran daya, tetapi juga pada efisiensi waktu pengisian hingga level state of charge tertentu.

Bagi pasar global, termasuk Indonesia, pengumuman ini menunjukkan arah perkembangan teknologi pengisian daya kendaraan listrik yang bergerak cepat. Infrastruktur pengisian berdaya tinggi menjadi pembeda utama antarprodusen, terutama di wilayah dengan kepadatan kendaraan tinggi dan keterbatasan ruang parkir. Chery belum mengungkap rencana distribusi charger di luar China selain target global 20.000 stasiun pada 2029.

Dengan capaian 500 km dalam 5 menit dan pengisian 10-97% di bawah 7 menit, Chery membuktikan bahwa perlombaan teknologi pengisian daya di China belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Bagi konsumen, angka-angka ini menjadi indikator bahwa waktu tunggu di stasiun pengisian akan semakin singkat, meski realisasinya di jalan raya tetap bergantung pada ketersediaan infrastruktur dan kondisi baterai di lapangan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.