📑 Daftar Isi

RJ Scaringe CEO Rivian berbicara di panggung TechCrunch Disrupt 2026

CEO Rivian RJ Scaringe Akan Bicara di TechCrunch Disrupt 2026

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • CEO Rivian RJ Scaringe akan menjadi pembicara di TechCrunch Disrupt 2026 pada 13-15 Oktober di Moscone Center San Francisco
  • Scaringe akan membahas perjalanan membangun perusahaan yang menguasai manufaktur, AI, software, dan robotika
  • Rivian menargetkan otonomi penuh Level 4 pada 2028 dan membangun jaringan pengisian daya terbesar di AS
  • Scaringe mendirikan Mind Robotics yang mengumpulkan dana USD 900 juta dengan Rivian sebagai pemegang saham besar
  • Rivian mulai meluncurkan R2 SUV seharga USD 58.000 untuk ekspansi pasar melampaui segmen niche
  • Harga tiket Disrupt 2026 akan naik pada 22 Agustus mendatang

Telset.id – CEO Rivian, RJ Scaringe, dijadwalkan menjadi pembicara di TechCrunch Disrupt 2026 untuk memaparkan perjalanan perusahaan dalam membangun bisnis yang tidak hanya merancang, tetapi juga memproduksi dan mengirimkan hardware secara massal. Scaringe akan membahas pelajaran berharga dari pengalamannya mengelola pabrik, rantai pasokan, hingga integrasi kecerdasan buatan (AI) di tengah persaingan industri kendaraan listrik (EV) yang semakin ketat.

TechCrunch Disrupt 2026 akan berlangsung pada 13-15 Oktober di Moscone Center, San Francisco. Scaringe berada di persimpangan antara AI, software, robotika, manufaktur, dan transportasi. Selama hampir dua dekade, ia membuktikan bahwa kombinasi bidang tersebut bukan hanya bisa bertahan, tetapi juga diprediksi akan semakin ramai pemainnya.

Sesi Scaringe di panggung Disrupt hanyalah salah satu dari banyak agenda besar tahun ini. Bagi yang belum memiliki tiket, harga akan naik pada 22 Agustus mendatang, sehingga pembelian lebih awal disarankan untuk mendapatkan harga terbaik.

Ekspansi Rivian di Luar Kendaraan

Scaringe mungkin dikenal luas berkat Rivian, namun ia telah berekspansi melampaui bisnis kendaraan. Ia telah menyusun peta jalan menuju otonomi penuh Level 4 pada 2028. Selain itu, Rivian juga tengah membangun jaringan pengisian daya miliknya sendiri dengan ambisi menjadi salah satu yang terbesar di Amerika Serikat.

Scaringe juga mendirikan Mind Robotics, perusahaan robotika humanoid yang berhasil mengumpulkan dana USD 900 juta hanya dalam satu tahun ini. Ia menjabat sebagai executive chair dan acting CEO di perusahaan tersebut, dengan Rivian sebagai pemegang saham besar sekaligus pelanggan pertama.

Tujuan utamanya adalah menjadikan lantai pabrik Rivian di Normal, Illinois, sebagai tempat uji coba koeksistensi antara manusia dan robot di lini perakitan. Scaringe melihat peluang ini sebagai solusi langsung untuk mengantisipasi kekurangan tenaga kerja manusia di masa depan.

Bagi yang ingin membandingkan perjalanan Rivian dengan kompetitornya, artikel tentang Rivian dan Lucid menyajikan analisis menarik tentang perbedaan nasib kedua startup EV tersebut.

R2: Produk Andalan untuk Ekspansi Pasar

Di sisi produk, Rivian baru saja mulai meluncurkan R2, SUV dengan banderol sekitar USD 58.000. Scaringe mengandalkan model ini untuk melakukan apa yang tidak berhasil dilakukan oleh R1T dan R1S yang lebih mahal, yakni memperluas pasar Rivian melampaui segmen niche.

Scaringe menyebut R2 sebagai “mungkin hal terpenting yang pernah kami luncurkan hingga saat ini”. Peluncuran ini terjadi di tengah melambatnya permintaan EV yang lebih mahal dan meningkatnya tekanan kompetitif, terutama dari produsen EV China dengan harga lebih rendah.

Kabar terbaru mengenai produksi R2 menunjukkan keseriusan Rivian dalam mengejar profitabilitas melalui model ini.

Di ajang Disrupt 2026, pengunjung akan menyaksikan Scaringe menjelaskan bagaimana semua investasi ini saling terhubung. Ia akan berbagi pengalaman tentang membangun di dunia fisik dan kemudian menghadirkan AI ke dalamnya, sebuah pendekatan yang berkebalikan dengan banyak perusahaan AI yang mencoba hal sebaliknya.

Acara ini diprediksi akan dihadiri lebih dari 10.000 founder, investor, dan teknolog yang datang ke San Francisco. Bagi yang ingin mendengarkan langsung paparan Scaringe, tiket masih tersedia dengan harga terbaik sebelum kenaikan berikutnya.

Scaringe juga akan membahas bagaimana Rivian memanfaatkan peluang di tengah perubahan lanskap industri. Dengan pengalaman panjangnya, ia diharapkan mampu memberikan wawasan tentang tantangan membangun perusahaan hardware di era yang didominasi perusahaan software dan AI.

Kehadiran Scaringe di TechCrunch Disrupt 2026 menjadi momen penting bagi industri, mengingat posisi Rivian yang unik sebagai perusahaan yang menguasai manufaktur, software, dan AI secara bersamaan. Pengalamannya bisa menjadi referensi berharga bagi para founder dan pelaku industri yang ingin memahami masa depan mobilitas dan robotika. Bagi penggemar industri, kabar tentang spin-off Rivian juga menambah wawasan tentang arah ekspansi perusahaan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.