📑 Daftar Isi

Sel LFP 587 Ah CATL di platform CATL Mall dengan harga 65 USD per kWh

CATL Jual Sel LFP 587 Ah Online, Harga 65 USD per kWh

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • CATL jual sel LFP 587 Ah di CATL Mall, harga 435 yuan (65 USD) per kWh
  • Minimum order 324 unit atau tiga kotak, senilai sekitar 39.500 USD untuk 608 kWh
  • Garansi 5 tahun, pengiriman 3-5 hari, rating 0,5C untuk penyimpanan energi
  • Umur 8.000 siklus, densitas 379 Wh/L, bobot 10,6 kg per sel
  • Tectrans II: jangkauan 1.000 km, isi 80% dalam 25 menit, densitas 170 Wh/kg

Telset.id – CATL resmi membuka penjualan langsung sel LFP 587 Ah melalui platform online miliknya, CATL Mall, dengan harga 435 yuan (65 USD) per kWh dan minimum order 324 unit atau setara tiga kotak. Langkah ini menandai pergeseran strategi CATL dari pemasok eksklusif klien besar menjadi penjual terbuka bagi integrator sistem skala kecil dan menengah.

Sebelumnya, sel 587 Ah berstatus tidak tersedia di situs CATL Mall. Kini sel tersebut dijual berdampingan dengan sel LFP 280 Ah dan 314 Ah yang menjadi produk pertama di platform tersebut. CATL mulai mengirim sel 587 Ah ke klien skala besar pada akhir 2025, dan pencatatan baru ini membuka akses bagi pembeli dengan daya beli terbatas.

CATL menawarkan garansi lima tahun tanpa biaya tambahan, dengan pengiriman seluruh pesanan dalam tiga hingga lima hari. Satu order minimum senilai sekitar 265.000 yuan (39.500 USD) mencakup kapasitas energi 608 kWh, setara paket baterai 20 unit BYD Seagull versi dasar.

Spesifikasi Sel 587 Ah dan Posisi Harganya

Sel 587 Ah ditujukan untuk aplikasi penyimpanan energi dan hanya dirating untuk laju charge/discharge 0,5C. Batasan ini mengecualikannya dari penggunaan di EV atau transportasi berdaya tinggi lainnya. Meski sel yang lebih kecil memiliki laju 1C, CATL tetap merating umur pakai sel baru ini di 8.000 siklus pada suhu 25°C dengan state-of-health (SoH) 70%.

Sel dapat dikosongkan pada rentang suhu minus 25 hingga 60°C, sementara pengisian hanya diizinkan di atas 0°C (0-60°C). Dimensinya 73,05/310/221,53 mm dengan bobot 10,6 +/- 0,3 kg. Setiap sel memiliki kapasitas energi 1,88 kWh, dan CATL merating densitas energinya di 379 Wh/L.

Harga sel 587 Ah tidak kompetitif dibanding rata-rata industri domestik. Laporan ess-news.com pada April 2026 menyebut kenaikan biaya material dan permintaan tinggi mendorong harga rata-rata sel LFP 280 Ah dan 314 Ah di China ke 370 yuan (55,1 USD) per Wh dan 395 yuan (58,8 USD) per Wh. Meski demikian, data China EV DataTracker menunjukkan CATL sebagai produsen baterai terbesar China dengan kapasitas terpasang 31,4 GWh pada Juli 2026 dan pangsa 42,9% pasar domestik. Pembeli, baik besar maupun kecil, dinilai bersedia membayar premi untuk produk yang dianggap kelas atas.

Tectrans II dan Ambisi CATL di Segmen Truk Listrik

Di ajang IAA Transportation di Jerman, CATL memperkenalkan Tectrans II, iterasi terbaru arsitektur baterai modular untuk truk dan bus komersial menengah hingga berat. Dalam konfigurasi terbesar untuk truk heavy-duty, CATL mengklaim jangkauan hingga 620 mil (1.000 kilometer) dalam sekali pengisian. Saat daya habis, baterai dapat mengisi ulang hingga 80% hanya dalam 25 menit menggunakan pengisi daya megawatt.

Untuk truk komersial, waktu pengisian menjadi faktor ekonomi langsung karena kendaraan yang berhenti tidak menghasilkan pendapatan. Mendapatkan kembali sebagian besar daya baterai dalam waktu yang menyerupai istirahat singkat pengemudi berarti lebih banyak waktu di jalan.

Tectrans II juga menargetkan bobot. CATL mengklaim densitas energi 170 Wh/kg, sekitar 13% lebih tinggi dari rata-rata sistem baterai EV komersial. Estimasi CATL, ini setara tambahan muatan sekitar 1.325 pound (0,6 ton) dengan kapasitas baterai yang sama. Untuk daya tahan, baterai dirancang mempertahankan 70% kapasitasnya selama minimal 12 tahun dan 930.000 mil (1,5 juta kilometer). Baterai ini juga dibekali casing lapis baja tahan remuk dan sistem manajemen baterai redundan untuk ketahanan terhadap kegagalan perangkat keras.

Pasar truk listrik memang bergerak. Di China tahun lalu, hampir 30% penjualan truk heavy-duty sudah elektrik, menurut International Council on Clean Transportation. Di ajang yang sama, Tesla memperkenalkan versi Eropa dari Semi, sementara BYD mengumumkan rencana membawa truk listrik ke benua itu beserta infrastruktur pengisiannya.

Peringatan CATL soal risiko baterai di tengah derasnya peluncuran EV China menjadi konteks penting di balik dua langkah ini. CATL tercatat memperingatkan potensi kegagalan baterai massal seiring produksi EV yang mencapai hampir tiga model baru per hari. Isu ini menjadi relevan bagi risiko baterai yang harus diantisipasi produsen dan operator armada.

Bagi pembeli internasional, akses ke CATL Mall masih memerlukan lisensi bisnis China yang valid. Pembeli luar negeri harus membeli sel melalui broker domestik atau mendirikan anak perusahaan di China daratan. Platform ini sebelumnya dilaporkan telah diikuti lebih dari 1.800 perusahaan, dan CATL mengklaim proses pendaftarannya cepat serta sederhana.

Kombinasi penjualan ritel sel penyimpanan energi dan peluncuran baterai truk modular menunjukkan CATL memperluas jangkauan dari klien korporat besar ke integrator kecil serta operator armada komersial. Bagi pasar Indonesia, kedua langkah ini menjadi indikator arah harga dan ketersediaan sel LFP serta sistem baterai komersial dalam beberapa tahun ke depan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.