📑 Daftar Isi

Ilustrasi pengembangan baterai solid-state CATL untuk produksi uji coba 2027

CATL Ikuti BYD Target Produksi Uji Coba Baterai Solid-State 2027

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • CATL umumkan produksi uji coba baterai solid-state skala kecil pada 2027
  • Jadwal CATL sejalan dengan komitmen BYD untuk uji coba SSB di tahun yang sama
  • SSB menjanjikan kapasitas lebih besar, bobot lebih ringan, dan pencegahan ledakan
  • Ketua CATL Dr Robin Zeng: adopsi massal SSB masih "bertahun-tahun lagi"
  • Chief Scientist Wu Kai: target TRL 7 atau 8 pada 2027 untuk produksi pilot
  • Produksi SSB skala besar butuh 1 juta kendaraan, diperkirakan belum tercapai sebelum 2030
  • SSB awal akan diterapkan pada kendaraan premium dengan harga mulai 250.000 yuan
  • CATL kuasai 43,2% pangsa pasar baterai China dengan kapasitas 32,59 GWh per Juni 2026
  • Dongfeng, Changan, dan Pure Lithium juga ikut dalam perlombaan SSB

Telset.id – Persaingan pengembangan baterai solid-state (SSB) di China semakin memanas. CATL, produsen baterai terbesar dunia, mengumumkan rencana memulai produksi uji coba skala kecil sel baterai solid-state pada 2027, sejalan dengan jadwal serupa yang telah dikomitmenkan BYD.

Pengumuman ini disampaikan CATL dalam sesi tanya jawab dengan investor pada 29 Juli 2026. Dikutip dari laporan libattery.net, perwakilan CATL menyatakan komitmen perusahaan terhadap riset SSB yang berkelanjutan, dan menyebut progres teknologi SSB mereka sebagai yang “terdepan di industri” (industry-leading).

Ilustrasi sel baterai solid-state CATL yang siap produksi uji coba

Baterai solid-state kerap dijuluki “cawan suci” atau evolusi final kendaraan listrik. Teknologi ini menjanjikan peningkatan kapasitas baterai, pengurangan bobot, serta pencegahan ledakan dan thermal runaway. Baik produsen otomotif maupun pembuat baterai telah mengucurkan sumber daya besar untuk menyempurnakan teknologi ini.

Kesamaan Jadwal dengan BYD

CarNewsChina sebelumnya melaporkan bahwa BYD mengantongi enam paten baru terkait SSB, yang mencakup kimia material, pedoman manufaktur, dan kontrol kualitas. Produsen otomotif tersebut berfokus pada pendekatan katoda dual-elektrolit, menggantikan elektrolit cair tradisional dengan kombinasi komponen halida dan sulfida padat.

Selain paten, BYD juga berkomitmen melakukan uji coba produksi SSB pada 2027. Menariknya, CATL memublikasikan jawaban kepada investor pada 29 Juli, sementara BYD dianugerahi enam paten barunya pada 31 Juli. Persaingan SSB antara dua raksasa baterai ini masih berlangsung ketat.

Meski kendaraan listrik berteknologi SSB yang siap konsumen masih berjarak beberapa tahun, baik CATL maupun BYD mengklaim SSB akan berpindah dari laboratorium ke lini perakitan pada tahun mendatang.

Progres dan Target Teknis CATL

Kepemimpinan CATL berulang kali mendinginkan ekspektasi akan peluncuran SSB yang cepat. Ketua perusahaan, Dr Robin Zeng, menyatakan adopsi massal SSB masih “ber tahun-tahun lagi”. Dalam panel industri pada akhir Juni, Zeng mengklaim SSB CATL baru berada di level empat pada skala Technology Readiness Level (TRL) sembilan poin. Artinya, sel baterai mereka masih dalam tahap validasi dan pengembangan di lingkungan laboratorium.

Kendati demikian, CATL tampak percaya diri mengejar target pilot 2027. Chief Scientist CATL, Wu Kai, menyatakan perusahaan menargetkan TRL 7 atau 8 untuk SSB-nya pada 2027, yang memungkinkan produksi pilot dan validasi dunia nyata.

Skala Technology Readiness Level untuk baterai solid-state CATL

CATL juga telah memublikasikan riset pasar mengenai peluncuran SSB ke masyarakat luas. CarNewsChina melaporkan sebelumnya bahwa perusahaan menetapkan ambang batas produksi SSB skala besar pada 1 juta kendaraan. Angka ini diperkirakan tidak akan tercapai sebelum 2030.

Zeng juga mengungkapkan perkiraan performa pasar SSB CATL. Ketua perusahaan tersebut mengklaim kendala teknis akan membatasi batch komersial awal SSB pada platform NEV premium. Adopsi SSB kemungkinan hanya terjadi pada kendaraan dengan harga 250.000 yuan (sekitar 37.000 USD) ke atas.

Posisi CATL di Pasar Baterai

Menurut China EV DataTracker, CATL adalah produsen baterai terbesar di China dengan kapasitas terpasang 32,59 GWh pada Juni 2026. Perusahaan ini menguasai 43,2% pangsa pasar domestik. CATL juga merupakan produsen baterai terbesar dunia, memasok sel ke produsen otomotif China maupun internasional.

Pangsa pasar 10 produsen baterai teratas China pada Juni 2026

Perlombaan SSB menawarkan peluang bagi produsen baterai dan otomotif yang lebih kecil untuk mengatur ulang tatanan industri baterai yang sudah mapan. Dengan perusahaan seperti Dongfeng, Changan, dan Pure Lithium yang turut ambil bagian dalam arena SSB, masih belum jelas siapa yang akan muncul sebagai pemenang dengan “cawan suci” tersebut.

Ekspansi CATL tidak hanya terbatas pada riset SSB. Perusahaan ini juga aktif dalam berbagai inisiatif lain, termasuk jaringan battery swap yang telah menembus 2.000 stasiun, serta kemitraan strategis seperti pabrik baterai CATL-Ford di Amerika Serikat yang resmi berproduksi.

Langkah CATL dalam standarisasi baterai global juga patut disorot. Perusahaan ini menggandeng Google, Xiaomi, dan BMW untuk standarisasi baterai global, menunjukkan ambisi mereka melampaui sekadar produksi sel baterai.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.