Telset.id – BYD resmi meluncurkan BYD Seal 07 EV generasi kedua di China pada 5 November 2026. Mobil listrik ini hadir dengan harga lebih murah, akselerasi lebih cepat, dan jangkauan lebih jauh dibanding model yang digantikannya, meski baru diluncurkan Maret lalu.
Langkah BYD mengganti Seal 07 EV dalam waktu kurang dari setahun menjadi sinyal agresif di pasar mobil listrik China. Pasalnya, generasi kedua ini tidak sekadar pembaruan kosmetik, melainkan perubahan menyeluruh pada harga, performa, dan dimensi kendaraan.
Seal 07 EV tersedia dalam tiga varian dengan harga masing-masing 149.900 yuan (sekitar €19.000), 159.900 yuan (€20.300), dan 172.900 yuan (€21.900). Harga awal ini lebih rendah 20.000 yuan (€2.600) dibanding pendahulunya. BYD juga memberikan potongan tambahan 4.000 yuan (€512) per varian bagi pembeli yang menukar mobil lama mereka.
Baca Juga:
Spesifikasi Teknis dan Performa Seal 07 EV
Ketiga varian Seal 07 EV menggunakan powertrain yang sama, yakni motor tunggal yang dipasang di belakang dengan tenaga 245 kW (329 hp) dan torsi 365 Nm. Motor ini disuplai oleh Blade Battery generasi kedua berkapasitas 76,7 kWh yang mendukung pengisian cepat (flash charging).
Kombinasi tersebut menghasilkan jangkauan CLTC sejauh 775 km, atau 70 km lebih jauh dari sebelumnya. Akselerasi 0-100 km/jam kini ditempuh dalam 5,5 detik, satu detik lebih cepat, dengan kecepatan puncak 240 km/jam. Menariknya, versi long-range 300 kW yang sempat muncul dalam dokumen regulasi tidak ditemukan dalam jajaran peluncuran kali ini.
Dimensi mobil juga bertambah. Seal 07 EV generasi kedua memiliki panjang 5.080 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.495 mm, dengan wheelbase 2.960 mm. Angka ini membuatnya 85 mm lebih panjang dan 50 mm lebih lebar dari pendahulunya, sementara wheelbase bertambah 60 mm. Ruang penyimpanan mencakup bagasi 618 liter dan frunk 160 liter, dengan heat pump sebagai fitur standar.
Fitur Keselamatan dan Sistem Suspensi
Harga yang lebih murah ternyata berdampak pada sektor bantuan pengemudi. Varian terendah hanya mengandalkan cruise control konvensional, sedangkan dua varian yang lebih mahal mendapatkan God’s Eye C dengan bantuan navigasi jalan raya sebagai standar. Bagi yang menginginkan LiDAR di atap dan bantuan navigasi perkotaan God’s Eye B, tersedia sebagai opsi berbayar.
Seluruh varian dilengkapi suspensi depan double-wishbone dan belakang five-link. Dua varian termurah memakai kontrol peredam DiSus-C, sementara varian flagship mendapatkan sistem magnetorheological DiSus-M.
Peluncuran cepat ini terjadi ketika lini Seal BYD tengah menghadapi tekanan penjualan. BYD menjual 46.834 kendaraan pada Oktober, turun 19,32% secara year-on-year, dan 351.557 unit sepanjang sepuluh bulan pertama 2026, turun 14,85%. Angka tersebut mencakup beberapa model Seal, bukan hanya Seal 07.
Sebagai perbandingan segmen, BYD juga menyiapkan model listrik lain seperti Denza N8 EV yang menawarkan jangkauan lebih jauh. Apakah Seal 07 EV generasi kedua mampu membalikkan tren penjualan, masih harus dibuktikan di pasar.





Komentar
Belum ada komentar.