📑 Daftar Isi

Tampilan eksterior BYD Seagull generasi kedua yang lebih besar dan siap bersaing di pasar China

BYD Seagull Gen-2 Dibuka Pre-Order, Makin Besar di China

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • BYD Seagull generasi kedua dibuka pre-order di China, deposit 2.000 yuan (sekitar 300 dolar AS) via BYD App.
  • Dimensi bertambah 425 mm menjadi 4.205/1.810/1.570 mm dengan wheelbase 2.650 mm, kabin lima penumpang.
  • Motor listrik 95 kW (127 hp) di poros belakang, opsi baterai 30 kWh dan 39,2 kWh.
  • Jarak tempuh 320-420 km (CLTC) atau 262-344 km (WLTP), fitur flash charging 10%-97% dalam 9 menit.
  • Dilengkapi LiDAR atap opsional sebagai bagian dari ADAS DiPilot 300.
  • Harga diperkirakan di bawah 100.000 yuan (14.915 dolar AS).

Telset.id – BYD resmi membuka pre-order untuk generasi kedua Seagull di China pada Oktober 2026. Hatchback listrik ini menjadi sorotan karena mengalami perubahan signifikan pada dimensi, yakni bertambah 425 mm lebih panjang dari generasi pertama. Langkah ini diambil BYD untuk menantang pemimpin pasar saat ini, Geely EX2 (Xingyuan / E2), di segmen kendaraan listrik kompak.

Calon konsumen dapat melakukan reservasi melalui aplikasi BYD App dengan membayar deposit sebesar 2.000 yuan atau setara sekitar 300 dolar AS. Menariknya, harga resmi mobil ini masih belum diumumkan. Praktik ini memang umum dilakukan pabrikan di China untuk mengukur animo pasar dan volume penjualan potensial berdasarkan statistik pemesanan. Deposit tersebut bersifat dapat dikembalikan kapan saja sebelum pesanan dikunci.

Menurut keterangan BYD, dana deposit tersebut hanya digunakan untuk mengonfirmasi niat pembelian, bukan sebagai kontrak jual beli. Pasalnya, konfigurasi, level trim, hingga harga belum diungkap ke publik. Setelah peluncuran resmi nanti, pelanggan masih diberi kesempatan untuk merevisi reservasi mereka sesuai preferensi pribadi. Skema ini mirip dengan sistem pemesanan awal yang kerap diterapkan pada peluncuran produk teknologi lain, seperti yang pernah dibahas dalam artikel soal transaksi motor second.

Spesifikasi dan Desain Generasi Kedua BYD Seagull

Dari sisi eksterior, BYD Seagull generasi kedua akan tersedia dalam enam pilihan warna: hijau, oranye, putih, pink, biru, dan abu-abu. Secara dimensi, mobil ini memiliki ukuran 4.205/1.810/1.570 mm dengan wheelbase 2.650 mm. Kabinnya kini dirancang untuk lima penumpang. Desain eksteriornya pun tampak lebih matang dibandingkan generasi pendahulunya.

Salah satu fitur interior yang menonjol adalah layar tengah, di mana bagian kirinya berfungsi sebagai panel instrumen. Selain itu, terdapat kompartemen penyimpanan berkapasitas 94 liter di bawah kap mesin. Bagasi mobil ini menawarkan ruang hingga 1.380 liter saat kursi belakang dilipat.

Urusan dapur pacu, Seagull generasi kedua mengandalkan motor listrik 95 kW (127 hp) yang dipasang di poros roda belakang. Ada dua opsi baterai yang ditawarkan, yaitu 30 kWh dan 39,2 kWh. Jarak tempuh versi CLTC mencapai 320 hingga 420 km, atau setara 262 hingga 344 km dalam kondisi WLTP. Mobil ini juga diharapkan mengadopsi fungsi flash charging yang mampu mengisi daya dari 10% ke 97% hanya dalam sembilan menit.

Fitur canggih lainnya adalah LiDAR opsional yang dipasang di atap, bagian dari sistem ADAS DiPilot 300 (“God’s Eye B”). Kehadiran teknologi ini menunjukkan BYD serius menyasar segmen kendaraan listrik dengan fitur berkendara otonom. Inovasi serupa juga marak di perangkat wearable, seperti yang terlihat pada fitur Jet Lag di jam tangan pintar terbaru.

Harga dan Posisi di Pasar China

Meski harga resmi belum diumumkan, BYD Seagull generasi kedua diperkirakan akan dibanderol di bawah 100.000 yuan atau sekitar 14.915 dolar AS. Sebagai perbandingan, generasi pertama saat ini dijual di kisaran 69.900 hingga 85.900 yuan (10.425 – 12.810 dolar AS).

Data dari China EV DataTracker mencatat bahwa BYD Seagull generasi pertama mengirimkan 74.087 unit sepanjang Januari hingga Agustus 2026, turun 66,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi sinyal bahwa pasar menantikan pembaruan model. Strategi pembesaran dimensi dan penambahan fitur menjadi jawaban BYD untuk kembali merebut pangsa pasar dari kompetitor seperti Geely EX2.

Fenomena “generasi kedua” dengan peningkatan signifikan juga tengah menjadi tren di berbagai lini produk teknologi. Di ranah aplikasi, misalnya, Instagram tengah menguji fitur Flipside yang digadang sebagai alternatif akun kedua bagi pengguna. Pola serupa terlihat di industri otomotif yang terus melakukan penyegaran model untuk menjaga relevansi.

Dengan skema pre-order tanpa harga pasti, BYD tampaknya ingin mengukur seberapa besar antusiasme pasar terhadap Seagull generasi kedua. Bagi konsumen, ini menjadi momen untuk mengamankan posisi antrean tanpa risiko kehilangan dana, karena deposit dapat ditarik kembali sebelum pesanan dikunci.

[CONCLUSION]

Kehadiran BYD Seagull generasi kedua menandai babak baru persaingan di segmen hatchback listrik China. Dengan dimensi yang lebih besar, opsi baterai yang lebih variatif, dan fitur ADAS canggih, BYD berupaya menjawab tantangan pasar yang semakin kompetitif. Harga final dan tanggal peluncuran resmi masih menjadi faktor penentu apakah model ini mampu mengulang kesuksesan generasi pertamanya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.