Telset.id â BYD mencatat rekor penjualan di pasar luar negeri pada Mei 2026 dengan menjual lebih dari 160.000 unit kendaraan listrik dan plug-in hybrid. Pencapaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, menandai dominasi yang semakin kuat di pasar global.
Di beberapa pasar utama, termasuk Inggris, BYD berhasil melampaui Tesla dan Kia sebagai merek EV terlaris selama beberapa bulan pertama tahun 2026. Berdasarkan data terbaru dari European Automobile Manufacturersâ Association (ACEA), BYD mendaftarkan lebih dari 26.000 kendaraan di Eropa pada bulan lalu, naik 158% dari sekitar 10.000 unit pada Mei 2025.
Lonjakan penjualan ini terjadi di tengah ekspansi agresif BYD ke berbagai segmen kendaraan baru. Perusahaan asal China itu berencana memamerkan delapan kendaraan baru dari tiga merek berbeda di Goodwood Festival of Speed bulan depan. Langkah ini menandai serangan ofensif BYD di pasar Eropa yang semakin kompetitif.
Strategi Tiga Merek BYD
âIni lebih dari sekadar pameran produk,â kata Stella Li, wakil presiden eksekutif BYD, melainkan âpernyataan niat.â Perusahaan akan menunjukkan kepada dunia âbagaimana inovasi, performa, desain premium, dan keberlanjutan dapat hidup berdampingan dalam salah satu portofolio otomotif paling komprehensif di dunia,â menurut Li.

Merek premium Denza akan menjadi pusat perhatian dengan meluncurkan dua kendaraan global baru dan satu kendaraan untuk pasar Eropa. Denza Z Coupe dan Denza Z Racing versi all-electric akan melakukan debut di acara tersebut.

Berdasarkan Denza Z Spider, coupe listrik ini dilengkapi tiga motor listrik yang menghasilkan output gabungan lebih dari 1.000 hp. BYD mengatakan pengaturan tri-motor memungkinkan kecepatan tertinggi 217 mph. Versi Racing membawanya ke level berikutnya dengan paket aerodinamis serat karbon tambahan.
Denza juga akan memperkenalkan Bao 5, sebuah SUV plug-in hybrid mid-size yang tangguh dan premium. Acara ini akan menandai peluncuran resmi Denza di Inggris, dimulai dengan Z9 GT, disusul kemudian oleh D9 DM-i (PHEV).
Mobil Baru untuk Eropa
Selain Denza, BYD akan meluncurkan dua kendaraan tambahan di bawah mereknya sendiri di Inggris, termasuk Dolphin G DM-i yang baru. Ini adalah supermini plug-in hybrid yang dirancang khusus untuk Eropa. Dolphin G DM-i akan menjadi satu-satunya supermini plug-in hybrid di Inggris, menawarkan jangkauan gabungan 646 mil dan ruang bagasi âterdepan di kelasnya.â

BYD Shark, pikap plug-in hybrid, juga akan melakukan debut Eropa di Festival of Speed. BYD sudah menjual pikap PHEV di beberapa pasar luar negeri seperti Meksiko, Australia, dan Chili.

Yangwang, merek mewah berteknologi tinggi BYD, akan meluncurkan U9 Xtreme. Supercar listrik ini memecahkan rekor produksi EV dengan waktu lap 6:59.157 di NĂźrburgring Nordschleife tahun lalu dan mencetak rekor kecepatan tertinggi produksi resmi 308,4 mph.

Bersama U9 Xtreme, Yangwang akan menampilkan U7, sedan ultra-mewah yang tersedia dengan powertrain listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV). BYD juga baru-baru ini mengkonfirmasi rencana untuk meluncurkan SUV listrik flagship barunya, Great Tang, di Eropa setelah sukses besar di China.
Ekspansi agresif BYD menunjukkan ambisi perusahaan untuk menjadi pemimpin pasar EV global. Dengan portofolio kendaraan yang semakin beragam dan penetrasi ke segmen premium melalui Denza dan Yangwang, BYD siap bersaing langsung dengan pemain mapan seperti Tesla di pasar Eropa. Jika Anda tertarik dengan perkembangan terbaru di industri teknologi, simak juga ulasan tentang Fitur Mindfulness dari Opera Air.
Selain itu, jangan lewatkan informasi menarik lainnya seperti Optimalisasi Portofolio Telkom melalui pelepasan AdMedika ke Fullerton Health.





Komentar
Belum ada komentar.