📑 Daftar Isi

Ilustrasi logo YouTube dan Amazon dalam program afiliasi YouTube Shopping untuk kreator

YouTube Shopping Kini Dukung Link Afiliasi Amazon untuk Kreator

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • YouTube mengumumkan Amazon bergabung dengan program afiliasi YouTube Shopping pada 27 Agustus 2026
  • CEO YouTube Neal Mohan mengumumkan kabar ini melalui akun X
  • Kreator AS yang memenuhi syarat bisa menautkan produk Amazon di video panjang, Shorts, dan livestream
  • Fitur ini menggantikan cara lama yang mengharuskan kreator menempel tautan Associates di deskripsi video
  • Amazon menyediakan katalog kurasi produk yang bisa ditandai kreator, plus dukungan auto-tagging
  • Kreator melihat penghasilan harian keseluruhan di YouTube Studio, tanpa rincian per produk
  • Syarat: terdaftar di YouTube Partner Program dan Shopping Affiliate Program, punya akun Amazon Influencer/Associates aktif
  • Lebih dari 1 juta orang telah mendaftar di YouTube Shopping
  • Program afiliasi baru saja diluncurkan di Argentina, Meksiko, dan Inggris
  • Tag produk Amazon bisa dilihat secara global meski hanya kreator AS yang bisa menautkan

Telset.id – YouTube resmi mengumumkan bahwa Amazon kini menjadi anggota program afiliasi YouTube Shopping. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CEO YouTube, Neal Mohan, melalui akun X-nya pada Kamis, 27 Agustus 2026. Dengan bergabungnya Amazon, para kreator YouTube yang memenuhi syarat di Amerika Serikat kini dapat menautkan produk Amazon langsung di dalam video mereka, baik itu video panjang, Shorts, maupun siaran langsung (livestream).

Langkah ini menjadi salah satu perkembangan terbesar untuk platform ecommerce kreator YouTube. Pasalnya, Amazon merupakan salah satu retailer terbesar di dunia dengan katalog produk yang sangat luas. Kreator yang menautkan produk Amazon akan mendapatkan komisi dari setiap pembelian yang dilakukan melalui tautan tersebut. Bagi pemirsa, fitur ini memudahkan mereka untuk membeli produk yang direkomendasikan oleh kreator favoritnya tanpa perlu mencari secara manual.

Sebelumnya, kreator harus menempelkan tautan Associates di deskripsi video dan berharap pemirsa menyalin tautan tersebut saat melakukan pembelian. Kini, dengan integrasi native ini, proses tersebut menjadi jauh lebih sederhana. YouTube mengatakan bahwa Amazon akan menyediakan katalog kurasi berisi produk yang banyak diminta dan sedang tren, yang bisa ditandai oleh kreator di video mereka. Jika kreator tidak menemukan produk spesifik yang ingin ditandai, mereka dapat mengajukan permintaan penambahan produk melalui YouTube Support.

Fitur ini juga mendukung auto-tagging. Jika diaktifkan, sistem YouTube akan secara otomatis meninjau unggahan terbaru kreator untuk mengidentifikasi dan menandai produk Amazon yang memenuhi syarat. Namun, perlu dicatat bahwa kreator tidak akan melihat rincian untuk produk tertentu atau video individual di analytics mereka. Mereka hanya akan melihat penghasilan harian keseluruhan di YouTube Studio. Jika pemirsa mengembalikan item yang dibeli, komisi tersebut akan dipotong dari saldo kreator.

Meskipun saat ini hanya kreator yang memenuhi syarat di Amerika Serikat yang dapat menandai produk Amazon, tag tersebut tetap bisa dilihat oleh pemirsa di seluruh dunia. YouTube menyatakan bahwa mereka mungkin akan secara otomatis mencocokkan produk yang ditandai dengan penawaran merchant lokal terpercaya, sehingga kreator tetap bisa mendapatkan komisi dari pembelian internasional yang memenuhi syarat. Jika merchant lokal tidak tersedia, tag akan mengarahkan pemirsa ke situs web Amazon AS, dan komisi akan diperoleh jika pembelian diselesaikan di situs AS tersebut.

Syarat Keikutsertaan Kreator

Untuk bisa mengikuti program ini, kreator harus memenuhi beberapa persyaratan. Mereka harus terdaftar di YouTube Partner Program dan Shopping Affiliate Program. Selain itu, kreator juga harus memiliki akun Amazon Influencer atau Associates yang aktif, lalu menautkannya ke kanal YouTube mereka. Persyaratan ini memastikan bahwa hanya kreator yang sudah terverifikasi dan memenuhi standar yang bisa memanfaatkan fitur ini.

Kebijakan ini juga melanjutkan tren positif dari YouTube dalam memperluas akses program ecommerce-nya. Pada bulan Maret lalu, YouTube telah menurunkan ambang batas jumlah subscriber yang dibutuhkan kreator untuk berpartisipasi dalam sistem ecommerce. Langkah ini membuat program tersebut lebih mudah diakses oleh lebih banyak akun. Menurut rilis resmi yang diterima, lebih dari 1 juta orang telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam YouTube Shopping.

Selain itu, program afiliasi YouTube Shopping baru saja diluncurkan di Argentina, Meksiko, dan Inggris. Ekspansi geografis ini menunjukkan komitmen YouTube untuk memperluas jangkauan program ecommerce-nya secara global. Dengan bergabungnya Amazon, daya tarik program ini semakin meningkat, baik bagi kreator maupun bagi pemirsa yang ingin membeli produk berdasarkan rekomendasi dari kreator konten.

Bagi kreator, fitur ini membuka peluang pendapatan baru yang lebih langsung. Mereka tidak perlu lagi bergantung pada tautan deskripsi yang sering kali diabaikan pemirsa. Dengan integrasi native di dalam video, kemungkinan pemirsa untuk mengklik dan membeli produk menjadi lebih besar. Ini adalah perubahan signifikan dalam cara kreator memonetisasi konten mereka.

Sementara itu, bagi Amazon, langkah ini menempatkan pasar online raksasanya di dalam salah satu platform video paling populer di dunia. Ini adalah peluang besar bagi Amazon untuk menjangkau lebih banyak konsumen potensial melalui rekomendasi dari kreator yang mereka percaya. Kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak, serta memberikan nilai tambah bagi pemirsa yang ingin mendapatkan rekomendasi produk yang kredibel.

Perlu dicatat bahwa meskipun integrasi ini baru diumumkan, minat terhadap program afiliasi YouTube Shopping sudah sangat tinggi. Dengan lebih dari 1 juta peserta, platform ini telah menjadi salah satu ekosistem ecommerce kreator terbesar. Kehadiran Amazon di dalamnya akan semakin memperkuat posisi YouTube sebagai platform pilihan bagi kreator yang ingin menghasilkan uang dari konten mereka.

Bagi pemirsa di Indonesia, fitur ini mungkin belum bisa dinikmati secara langsung karena saat ini hanya kreator AS yang memenuhi syarat. Namun, tag produk Amazon tetap bisa terlihat di video yang ditonton dari Indonesia. Jika pembelian dilakukan, kemungkinan besar akan diarahkan ke situs Amazon AS atau merchant lokal yang tersedia. Ini bisa menjadi peluang bagi pemirsa Indonesia untuk membeli produk yang direkomendasikan kreator favorit mereka, meskipun dengan beberapa keterbatasan.

YouTube juga terus berupaya meningkatkan pengalaman pengguna dengan fitur-fitur seperti auto-tagging. Fitur ini memudahkan kreator yang memiliki banyak video untuk menandai produk tanpa harus melakukannya secara manual satu per satu. Namun, kreator perlu memastikan bahwa produk yang ditandai memang relevan dengan konten video mereka agar tidak menyesatkan pemirsa.

Ke depannya, integrasi ini berpotensi mengubah cara kreator dan pemirsa berinteraksi dengan konten video. Rekomendasi produk yang sebelumnya hanya berupa kata-kata kini bisa langsung diakses dengan satu klik. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam konvergensi antara konten hiburan dan ecommerce. Bagi kreator yang ingin memanfaatkan peluang ini, memastikan akun mereka memenuhi syarat adalah langkah pertama yang penting.

Sementara itu, bagi mereka yang tertarik dengan perkembangan ekosistem kreator YouTube, berbagai kisah menarik lainnya juga bisa disimak. Mulai dari kreator yang membantu program diet hingga mereka yang melakukan aksi nekat demi konten, dunia kreator YouTube memang selalu penuh kejutan. Namun, dengan hadirnya fitur afiliasi Amazon ini, fokus utama tentu saja pada peluang ekonomi baru yang ditawarkan.

Dengan semakin banyaknya retailer yang bergabung dengan YouTube Shopping, para kreator memiliki lebih banyak pilihan untuk memonetisasi konten mereka. Amazon hanyalah salah satu dari sekian banyak mitra yang bisa diajak bekerja sama. Ini adalah kabar baik bagi ekosistem kreator secara keseluruhan, karena semakin banyak pilihan berarti semakin besar peluang untuk menghasilkan pendapatan yang stabil.

Bagi pemirsa, kehadiran tautan afiliasi di video juga bisa menjadi nilai tambah. Mereka mendapatkan kemudahan akses ke produk yang direkomendasikan tanpa harus mencari secara manual. Namun, penting juga bagi pemirsa untuk tetap kritis dan memastikan bahwa pembelian yang dilakukan memang sesuai dengan kebutuhan mereka, bukan hanya karena tergoda oleh rekomendasi kreator.

Secara keseluruhan, pengumuman ini menandai babak baru dalam hubungan antara YouTube, Amazon, dan para kreator konten. Dengan integrasi yang lebih dalam, ketiganya saling diuntungkan. YouTube mendapatkan fitur yang lebih menarik, Amazon mendapatkan saluran distribusi baru, dan kreator mendapatkan cara baru untuk menghasilkan uang. Ini adalah contoh nyata bagaimana platform digital terus berinovasi untuk menciptakan nilai bagi semua pihak yang terlibat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.