Telset.id ā YouTube di Android Auto akhirnya mendapat pembaruan besar yang dijanjikan Google pada ajang Android Show: I/O Edition bulan Mei. Pembaruan ini memungkinkan pengguna menonton video HD 60 fps saat mobil terparkir, dengan transisi otomatis ke mode audio saat kendaraan mulai bergerak.
Kabar ini menjadi angin segar bagi pengguna yang selama ini mengeluhkan pengalaman menonton YouTube di Android Auto yang terbatas. Sebelumnya, aplikasi streaming ini hanya bisa memutar audio dari video, bukan menampilkan gambarnya. Kini, Google berencana mengubah pengalaman tersebut secara signifikan.
Pembaruan ini juga mencakup antarmuka baru dengan widget serta integrasi Gemini yang lebih dalam untuk merek mobil seperti BMW, Chevrolet, Ford, dan Hyundai. Perubahan ini menandai perluasan Android Auto melampaui kebutuhan navigasi tradisional, seiring konsumsi media yang semakin merambah ke berbagai aspek kehidupan.
Kondisi YouTube di Android Auto Saat Ini
Saat ini, pengalaman memutar YouTube di Android Auto masih terbatas. Jika pengguna memilih video YouTube di ponsel, hanya audio dari video tersebut yang akan diputar melalui Android Auto saat berkendara. Artinya, podcast dan video esai tetap bisa dinikmati dari dalam mobil, bahkan saat kendaraan sedang melaju.

Menurut laporan 9to5Google, beberapa produsen seperti GM telah membuka kompatibilitas penuh YouTube dan layanan streaming seperti Disney+ untuk kendaraan mereka saat kendaraan dalam keadaan diam. Google sendiri memperkenalkan beberapa kontrol media YouTube untuk Android Auto pada bulan Maret, sebuah tambahan yang disambut baik oleh penggemar podcast.
Namun, pengguna di Reddit mencatat bahwa mereka hanya bisa memutar, menjeda, atau melewati video sepenuhnya dengan langganan YouTube Premium atau Premium Lite, seperti yang dikonfirmasi oleh 9to5Google. Itu pun hanya untuk aliran audio. Pengguna Android Auto juga tidak bisa menggeser posisi pemutaran di dalam video, kemungkinan karena masalah keselamatan dari pihak Google.
Pembaruan yang Akan Datang
Pembaruan yang dijadwalkan rilis tahun ini akan menambahkan dukungan YouTube asli untuk Android Auto, memungkinkan pengguna menonton video YouTube HD di layar mobil saat terparkir. Saat kendaraan bergerak, aplikasi akan bertransisi mulus ke mode pemutaran audio.

Fitur ini bisa sangat berguna ketika pengguna menunggu kendaraan listrik mereka mengisi daya, atau ketika menunggu teman yang selalu membutuhkan waktu lebih lama. Video pengumuman Google mencatat bahwa mendengarkan video YouTube saat berkendara eksklusif untuk pengguna YouTube Premium. Namun, tidak dijelaskan apakah langganan Premium Lite mendapatkan keuntungan yang sama.
Hingga saat ini, belum ada tanggal pasti terkait peluncuran pembaruan ini. Sampai pembaruan tersebut tiba, sebagian besar pengguna Android Auto harus puas dengan implementasi YouTube yang disederhanakan, yang hanya mengalirkan audio melalui sistem infotainment mobil.
Baca Juga:
Metode tidak resmi untuk membuka kunci YouTube, seperti aplikasi Fermata Auto atau AA Browser, menjanjikan pemutaran video yang sebenarnya saat kendaraan terparkir, dengan hasil yang beragam. Ini adalah solusi sementara untuk mendapatkan fitur yang telah dijanjikan Google kepada pengguna Android Auto, meskipun berpotensi lebih murah dengan menghindari kebutuhan langganan YouTube berbayar.
Bagi pengguna yang ingin memaksimalkan pengalaman Android Auto mereka, penting untuk memahami batasan dan kemungkinan yang ada. Sementara menunggu pembaruan resmi, pengguna bisa mengeksplorasi berbagai cara untuk mengoptimalkan perangkat Android mereka, termasuk membuat profil kedua untuk memisahkan pekerjaan dan urusan pribadi.
Google juga terus melakukan perbaikan pada sistem Android Auto secara keseluruhan. Sebelumnya, perusahaan telah memperbaiki dua bug yang mengganggu pengemudi, menunjukkan komitmen mereka untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara berkelanjutan.
Dengan pembaruan yang dijanjikan tahun ini, pengguna Android Auto dapat berharap pada pengalaman menonton YouTube yang lebih baik di dalam kendaraan. Fitur ini akan semakin relevan seiring dengan meningkatnya waktu yang dihabiskan pengguna di dalam mobil, terutama bagi pemilik kendaraan listrik yang perlu menunggu proses pengisian daya.





Komentar
Belum ada komentar.