Tampilan antarmuka pendaftaran X dengan logo dan formulir sign-up

X Ubah Algoritma untuk Prioritaskan Balasan dari Teman

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • X meluncurkan perubahan kecil pada algoritma untuk memprioritaskan balasan dari mutuals (orang yang saling follow)
  • Kepala Produk X, Nikita Bier, mengatakan algoritma sebelumnya tidak memprogram data mutuals sehingga teman jarang muncul di balasan
  • Kolom balasan sebelumnya terasa seperti medan pertempuran dengan orang yang tidak dikenal
  • Perubahan ini diharapkan mengurangi toksisitas dan mendorong percakapan lebih bermakna
  • Fitur Communities X ditutup April 2026 karena hanya digunakan 0,4% pengguna namun berkontribusi pada 80% laporan spam

Telset.id – X resmi meluncurkan perubahan kecil pada algoritmanya yang akan memprioritaskan balasan dari orang-orang yang sudah Anda ikuti. Pembaruan ini bertujuan mengubah kolom balasan yang sebelumnya terasa seperti medan perang menjadi ruang diskusi yang lebih bermakna.

Kepala Produk X, Nikita Bier, menjelaskan bahwa algoritma sebelumnya tidak memiliki pemrograman yang diperlukan untuk menampilkan balasan dari teman secara lebih menonjol. “Ini menyebabkan kolom balasan terasa lebih seperti medan pertempuran dengan orang-orang yang tidak Anda kenal,” tulisnya dalam unggahan di platform tersebut.

Pembaruan algoritma ini akan meningkatkan visibilitas postingan dan balasan dari mutuals, yaitu orang-orang yang Anda ikuti dan juga mengikuti Anda kembali. X berharap perubahan ini dapat mengurangi toksisitas di platform dan mendorong percakapan yang lebih konstruktif.

“Kami meluncurkan penyesuaian kecil untuk meningkatkan visibilitas postingan Anda kepada mutuals (orang-orang yang Anda ikuti kembali). Kami melihat data ini hilang dari algoritma dan itu membuat teman Anda jarang muncul di balasan Anda,” jelas Bier.

Selain membuat kolom balasan lebih relevan, Bier juga mengatakan bahwa penyesuaian algoritma ini akan membantu pengguna menemukan minat yang sama dengan lebih mudah. Fitur ini merupakan permintaan yang sudah lama diajukan oleh pengguna X.

Perubahan algoritma ini hadir setelah X menutup fitur Communities pada April 2026. Fitur yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki minat sama itu ternyata tidak pernah populer. “Hanya digunakan oleh kurang dari 0,4 persen pengguna — namun berkontribusi pada 80 persen laporan spam, penipuan keuangan, dan malware di X,” ungkap Bier saat itu.

Fitur Communities memakan begitu banyak waktu tim X sehingga bagian lain dari aplikasi menjadi terbengkalai. Keputusan untuk menutup Communities dan fokus pada perbaikan algoritma menunjukkan strategi X untuk menyederhanakan layanan dan meningkatkan kualitas interaksi.

Pembaruan algoritma ini merupakan langkah strategis X untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Dengan memprioritaskan konten dari orang-orang yang saling terhubung, X berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih personal dan relevan.

Bagi pengguna yang merasa kolom balasan X penuh dengan komentar dari akun-akun asing, perubahan ini akan terasa signifikan. Alih-alih melihat debat publik yang tidak dikenal, pengguna akan lebih sering melihat pendapat dan diskusi dari teman-teman mereka.

Perubahan algoritma media sosial seperti ini bukanlah hal baru. Platform lain seperti Instagram juga pernah melakukan penyesuaian serupa untuk meningkatkan relevansi konten. Anda bisa membaca lebih lanjut tentang tren Your Algorithm Instagram untuk memahami pola serupa.

X menyadari bahwa data tentang interaksi mutuals sebelumnya tidak dimasukkan dalam algoritma. Hal ini menyebabkan teman-teman pengguna jarang muncul di bagian balasan, meskipun mereka mungkin memiliki pendapat yang relevan atau menarik.

Dengan memasukkan data ini ke dalam algoritma, X berharap dapat menciptakan ekosistem percakapan yang lebih sehat. Pengguna akan lebih termotivasi untuk berpartisipasi dalam diskusi karena mereka tahu balasan dari teman akan lebih mudah terlihat.

Keamanan dan kenyamanan pengguna menjadi prioritas utama dalam pembaruan ini. Dalam konteks yang lebih luas, platform media sosial terus berupaya menyeimbangkan antara keterbukaan diskusi dan keamanan pengguna. Topik keamanan browser jadi prioritas juga menjadi perhatian serius di industri teknologi.

Langkah X ini juga dapat dilihat sebagai respons terhadap kritik bahwa platform tersebut menjadi terlalu beracun. Dengan memprioritaskan interaksi antar teman, X berharap dapat mengurangi insiden pelecehan dan spam yang sering terjadi di kolom balasan publik.

Bier mengonfirmasi bahwa perubahan ini bersifat “kecil” namun memiliki dampak signifikan pada cara pengguna berinteraksi. Tim X akan terus memantau dampak perubahan ini dan melakukan penyesuaian lebih lanjut jika diperlukan.

Pengguna X di seluruh dunia akan mulai merasakan perubahan ini secara bertahap. Pembaruan algoritma berlaku untuk semua pengguna tanpa perlu melakukan pengaturan khusus.

Dampak dari perubahan ini diperkirakan akan terlihat dalam beberapa minggu ke depan. Analis media sosial akan mengamati apakah langkah ini berhasil mengurangi toksisitas dan meningkatkan kualitas percakapan di platform.

X juga berencana untuk terus mengembangkan fitur-fitur yang mendukung interaksi positif antar pengguna. Perusahaan sedang mengeksplorasi berbagai cara untuk membuat platform lebih ramah dan inklusif.

Bagi pengguna yang ingin memahami lebih dalam tentang bagaimana algoritma bekerja, X menyediakan dokumentasi teknis tentang perubahan ini. Pengguna juga dapat memberikan umpan balik langsung kepada tim produk X.

Pembaruan algoritma ini menunjukkan bahwa X mendengarkan masukan dari komunitasnya. Permintaan untuk memprioritaskan konten dari teman sudah lama menjadi keluhan pengguna yang merasa kolom balasan terlalu berantakan.

Dengan perubahan ini, X berharap dapat membedakan diri dari platform media sosial lain yang masih bergulat dengan masalah toksisitas. Fokus pada interaksi antar teman bisa menjadi nilai jual unik bagi X.

Implementasi perubahan ini cukup sederhana dari sisi teknis. Tim X hanya perlu menambahkan data tentang hubungan mutuals ke dalam algoritma yang sudah ada.

Namun, dampaknya terhadap pengalaman pengguna bisa sangat besar. Kolom balasan yang tadinya terasa seperti forum publik anonim kini akan terasa lebih seperti percakapan antar teman.

X juga berencana untuk terus memantau metrik keterlibatan pengguna setelah perubahan ini diterapkan. Jika hasilnya positif, X mungkin akan menerapkan prinsip serupa ke bagian lain dari platform.

Perubahan algoritma ini adalah bagian dari strategi jangka panjang X untuk membangun platform yang lebih berkelanjutan. Dengan mengurangi konten toksik, X berharap dapat mempertahankan pengguna aktif dan menarik pengguna baru.

Bagi pengguna yang khawatir tentang privasi, X menegaskan bahwa perubahan ini hanya memengaruhi visibilitas konten, bukan data pribadi pengguna. Algoritma hanya menggunakan data hubungan follow untuk menentukan urutan konten.

Pembaruan ini juga tidak akan memengaruhi pengaturan privasi yang sudah ada. Pengguna tetap dapat mengontrol siapa yang dapat melihat postingan dan balasan mereka.

Dengan perubahan algoritma ini, X berharap dapat menciptakan platform yang lebih menyenangkan dan bermanfaat bagi semua pengguna. Langkah kecil ini diharapkan dapat membawa dampak besar bagi kualitas interaksi di platform.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.