Telset.id ā Microsoft mengklaim Windows 11 kini menghadirkan pengalaman sistem operasi yang hingga 20 persen lebih responsif setelah menjalani rangkaian perbaikan selama berbulan-bulan. Peningkatan ini menyasar sejumlah komponen inti Windows 11, mulai dari Start, File Explorer, Search, Edge, hingga pengelolaan memori, dan berdampak paling terasa pada PC dengan RAM 8GB.
Perbaikan Windows 11 ini merupakan kelanjutan dari rencana yang pertama kali dipaparkan Microsoft pada awal tahun, dengan fokus pada performa, keandalan, dan pengalaman sistem operasi secara keseluruhan. Setelah menempuh proses perbaikan bertahap, Microsoft menyatakan hasil akhirnya adalah Windows yang jauh lebih gesit dibandingkan sebelumnya.
Navjot Virk, corporate vice president of Windows experiences di Microsoft, menjelaskan bahwa bagian besar dari upaya tersebut adalah pemanfaatan memori dan sumber daya sistem secara lebih cerdas. Menurutnya, Microsoft telah memperbaiki manajemen dan efisiensi memori di seluruh Windows agar lebih banyak sumber daya PC tetap terfokus pada apa yang sedang dikerjakan pengguna.
Perbaikan manajemen memori itu disebut Virk kini membuat perbedaan yang berarti, khususnya pada PC dengan RAM hanya 8GB. Windows dapat menahan hingga 2GB lebih banyak data aktif di memori, alih-alih memindahkannya ke penyimpanan yang lebih lambat. Sebagai gambaran, pada PC dengan memori 8GB atau kurang, Widgets hanya dimuat saat dibuka, sehingga lebih dari 200 MB memori bisa dialokasikan untuk aplikasi dan pekerjaan lain pengguna.
Selain soal memori, Microsoft juga merombak sejumlah aspek lain di Windows 11. Windows Update kini dibuat tidak terlalu mengganggu, bagian Widgets dirapikan, dan taskbar akhirnya dapat dipindahkan ke sisi samping atau atas layar. Proses masuk Windows Hello juga dipercepat, sementara koneksi Bluetooth menjadi lebih andal, termasuk pengalaman pemasangan AirPods yang hingga 15 detik lebih cepat.
Windows Search Baru Jadi Langkah Berikutnya
Langkah besar berikutnya dari Microsoft adalah pengalaman Windows Search yang baru, yang diklaim jauh lebih cepat dan lebih mumpuni. Pengalaman Search baru ini saat ini sudah tersedia untuk Windows Insiders, dan Microsoft menyatakan akan merilisnya secara lebih luas pada tahun ini.
Sejumlah langkah Microsoft dalam memperkuat ekosistem Windows belakangan ini turut mewarnai perhatian publik terhadap sistem operasinya. Di sisi lain, Microsoft juga tengah memperketat aspek keamanan, termasuk saat setup Windows 11 yang kini diwajibkan login. Langkah pengamanan itu memperlihatkan bahwa pembenahan Windows 11 tidak hanya menyentuh performa, tetapi juga sisi perlindungan akun pengguna.
Baca Juga:
Dampak bagi Pengguna PC Spesifikasi Rendah
Perbaikan yang dilakukan Microsoft menyentuh banyak bagian penting Windows 11. Start, File Explorer, Search, Edge, dan sejumlah komponen lain disebut telah diperbaiki agar Windows terasa lebih cepat dan responsif. Kombinasi perbaikan pada manajemen memori, Windows Update, Widgets, taskbar, Windows Hello, serta Bluetooth menunjukkan pendekatan menyeluruh yang menyasar pengalaman harian pengguna.
Bagi pengguna PC dengan RAM 8GB atau kurang, perubahan pada manajemen memori menjadi poin paling relevan. Kemampuan Windows menahan hingga 2GB lebih banyak data aktif di memori berpotensi mengurangi ketergantungan pada penyimpanan yang lebih lambat, sehingga aktivitas sehari-hari terasa lebih lancar. Sementara itu, pemuatan Widgets yang hanya terjadi saat dibuka memberi ruang memori lebih besar bagi aplikasi lain yang sedang digunakan.
Di sisi konektivitas, percepatan proses masuk Windows Hello dan pemasangan AirPods yang lebih cepat hingga 15 detik menjadi kemudahan tambahan yang dirasakan langsung oleh pengguna. Perbaikan pada keandalan Bluetooth pun melengkapi rangkaian pembenahan tersebut, menjadikan pengalaman penggunaan aksesori nirkabel lebih stabil.
Perubahan pada taskbar yang kini bisa dipindahkan ke sisi samping atau atas layar juga memberi keleluasaan lebih bagi pengguna dalam mengatur tata letak tampilan. Ditambah Windows Update yang tidak lagi terlalu mengganggu, pembenahan ini menyentuh aspek kenyamanan penggunaan sehari-hari, bukan sekadar angka performa semata.
Adapun pengalaman Windows Search baru yang lebih cepat dan mumpuni menjadi penanda arah pengembangan Windows 11 berikutnya. Meski masih terbatas untuk Windows Insiders, rencana peluncuran yang lebih luas pada tahun ini menjadikannya salah satu tambahan yang dinanti pengguna Windows 11. Virk sendiri menyebut upaya ini sebagai bagian dari kerja yang membuat pemanfaatan memori dan sumber daya sistem menjadi lebih cerdas.
Perbaikan-perbaikan ini juga menjadi bagian dari dinamika ekosistem Microsoft yang terus bergerak, seiring munculnya berbagai inisiatif lain di ranah perangkat dan perangkat lunak. Di segmen perangkat lunak, misalnya, hadir klon Microsoft Office yang menawarkan alternatif gratis, sementara di ranah gim, Microsoft turut memperluas jajaran perangkatnya melalui kontroler termurah yang baru dirilis.
Bagi Microsoft, klaim peningkatan responsivitas hingga 20 persen menjadi tolok ukur hasil kerja perbaikan Windows 11 selama berbulan-bulan. Fokus pada performa, keandalan, dan pengalaman sistem operasi secara keseluruhan memperlihatkan bahwa pembenahan dilakukan secara bertahap pada banyak komponen, bukan hanya pada satu bagian saja.
Dengan perbaikan yang menyentuh Start, File Explorer, Search, Edge, manajemen memori, Windows Update, Widgets, taskbar, Windows Hello, hingga Bluetooth, pengguna Windows 11 mendapatkan rangkaian pembaruan yang berdampak pada pengalaman harian. Sementara itu, kehadiran Windows Search baru yang akan dirilis lebih luas pada tahun ini menandai bahwa pembenahan Windows 11 masih berlanjut ke tahap berikutnya.





Komentar
Belum ada komentar.