šŸ“‘ Daftar Isi

Aplikasi mandiri TikTok Shop tampil di layar ponsel dengan antarmuka belanja produk

TikTok Shop Rilis Aplikasi Sendiri, Sasar 4 Negara Asia

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • TikTok merilis aplikasi mandiri TikTok Shop di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina
  • Tersedia di iOS dan Android, pertama ditemukan Matt Navarra
  • Fitur: rekomendasi personal, livestream, penawaran eksklusif, gratis ongkir, checkout aman, dukungan 24/7
  • Belum tersedia di App Store Inggris dan AS
  • Bersaing langsung dengan Amazon dan Temu
  • Bagian dari ekspansi TikTok ke game, panduan restoran, hotel, microdrama, dan pembayaran

Telset.id – TikTok resmi merilis aplikasi mandiri bernama TikTok Shop di empat negara Asia Tenggara, yakni Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Langkah ini menandai upaya TikTok memperluas ambisi e-commerce-nya dengan menghadirkan TikTok Shop sebagai destinasi belanja terpisah, bukan sekadar fitur di dalam aplikasi utama TikTok. Aplikasi ini tersedia di iOS dan Android, dan pertama kali ditemukan oleh konsultan media sosial Matt Navarra.

Peluncuran aplikasi mandiri TikTok Shop memberi platform ini peluang menjangkau pembeli di luar ekosistem TikTok utama. Langkah tersebut juga membuat TikTok Shop bersaing lebih langsung dengan aplikasi e-commerce mapan seperti Amazon dan Temu. Kehadiran aplikasi terpisah ini menunjukkan TikTok siap berinvestasi lebih besar di sektor social commerce dengan memberikan Shop ruang khusus, alih-alih hanya menempelkannya di dalam aplikasi utama.

Hingga saat ini, aplikasi TikTok Shop belum tersedia secara luas. Matt Navarra menyebut aplikasi tersebut baru terdaftar di Singapura, Thailand, Malaysia, dan Filipina, dan belum muncul di App Store Inggris maupun Amerika Serikat. TikTok juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai peluncuran ini. Belum diketahui apakah TikTok berencana merilis aplikasi tersebut secara lebih luas, termasuk membawanya ke Amerika Serikat.

Fitur dan Insentif Belanja di Aplikasi Baru

Menurut keterangan di App Store, aplikasi TikTok Shop menawarkan sejumlah fitur belanja. Pengguna akan mendapatkan rekomendasi produk yang dipersonalisasi sesuai minat, serta dapat berbelanja melalui livestream dan video pendek untuk melihat produk secara langsung. Aplikasi ini juga menyediakan penawaran eksklusif khusus aplikasi, penawaran gratis ongkir, dan keuntungan eksklusif untuk pesanan pertama.

Selain itu, TikTok Shop menyediakan pembayaran aman untuk proses checkout, pelacakan pesanan yang mudah, serta dukungan pelanggan 24/7 dari proses pembelian hingga pengiriman. Dengan menawarkan penawaran eksklusif aplikasi, TikTok memberikan insentif kepada pengguna untuk berbelanja di aplikasi baru tersebut ketimbang di aplikasi TikTok utama. Bagi pengguna yang ingin menyimpan konten video pendek, tersedia panduan cara download video TikTok yang bisa diakses secara terpisah.

Baca Juga:

Persaingan dengan Amazon hingga Ritel Besar

Peluncuran ini menciptakan momen menarik dalam persaingan antara TikTok dan Amazon. Sebelumnya, Amazon memperkenalkan feed video pendek bernama Inspire untuk menarik perhatian konsumen dari aplikasi seperti TikTok dan mengarahkan penjualan ke platformnya. Kini, TikTok melakukan langkah serupa secara terbalik. Melalui aplikasi commerce mandiri, TikTok berupaya menarik konsumen dari platform seperti Amazon dan mendorong lebih banyak pembelian di dalam ekosistemnya sendiri.

Jika TikTok membawa aplikasi ini ke Amerika Serikat, persaingan tidak hanya terjadi dengan Amazon dan Temu, tetapi juga dengan peritel besar seperti Walmart dan Target. Pelanggan kedua peritel tersebut sudah terbiasa memesan melalui aplikasi toko mereka. Langkah ini pun menjadi bagian dari upaya TikTok melebarkan sayap di luar media sosial. Meski awalnya berfokus pada jejaring sosial dan hiburan, TikTok secara bertahap merambah area baru, termasuk menghadirkan game, panduan restoran, pusat olahraga, pemesanan hotel, dan microdrama, serta tengah menjajaki layanan pembayaran.

Di sisi lain, TikTok juga menghadapi berbagai isu lain di sejumlah pasar. Perusahaan pernah bergabung dalam inisiatif keamanan anak, seperti terlihat dalam laporan TikTok AS Gabung Lantern. Sementara itu, di ranah regulasi, terdapat pula perkembangan terkait TikTok Bayar Rp1,5 Triliun ke Alabama. Langkah ekspansi e-commerce ini menunjukkan TikTok terus memperluas lini bisnisnya di tengah beragam dinamika yang menyertainya.

[END_CONTENT]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.