📑 Daftar Isi

Tampilan antarmuka Threads dengan kartu episode podcast, transkrip, dan metrik analitik di layar smartphone.

Threads Perkuat Promosi Podcast dengan Transkrip dan Analitik

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Threads merilis fitur baru untuk promosi podcast: transkrip, kartu episode, dan analitik.
  • Kreator dapat memposting transkrip, menandai tamu, dan menyimpan episode untuk nanti.
  • Threads mengirim pengingat saat episode baru rilis dan menyediakan metrik penayangan.
  • Platform mencapai 500 juta pengguna aktif pada Juni 2026, mendekati X.

Telset.id – Meta resmi memperluas dukungannya untuk podcast di Threads dengan merilis serangkaian fitur baru yang memungkinkan kreator mempromosikan acara, menumbuhkan audiens, dan berinteraksi dengan pendengar langsung di platform. Langkah ini menegaskan posisi Threads sebagai hub untuk memposting dan mendiskusikan konten audio, meski platform tersebut belum berencana menjadi tuan rumah penuh bagi podcast itu sendiri.

Pengumuman ini disampaikan Meta pada Rabu, 16 September 2026, menyusul langkah serupa dari X yang juga mendorong kreatornya untuk mengunggah video langsung, khususnya podcast, guna meraih pendapatan dan meningkatkan engagement. Bagi Threads, fitur ini menjadi cara untuk memperkuat posisinya sebagai platform yang mendukung promosi konten, bukan sekadar wadah diskusi teks.

Kepala Threads, Connor Hayes, sebelumnya telah mengisyaratkan pada Agustus 2026 bahwa platformnya tengah mengembangkan cara bagi pengguna untuk membagikan transkrip acara. Kini, fitur tersebut resmi menjadi salah satu dari beberapa alat yang bisa digunakan untuk mempromosikan episode podcast dengan dukungan penuh dari Meta.

Fitur Baru untuk Kreator Podcast

Dalam pembaruan ini, Threads menghadirkan sejumlah fitur yang menyasar kebutuhan kreator podcast. Pertama, platform akan menampilkan kartu profil podcast dan banner di halaman profil kreator serta di unggahan mereka. Ketika kreator membagikan tautan episode, tautan tersebut akan muncul sebagai kartu yang dapat diketuk, sehingga pengguna bisa langsung mendengarkan episode terkait.

Selain itu, Threads memungkinkan pembawa acara podcast untuk memposting transkrip secara langsung agar pendengar dapat membaca sambil mengikuti episode. Kreator juga dapat menandai tamu yang tampil, yang kemudian menampilkan kartu terkait tamu tersebut. Pengguna pun dapat menyimpan unggahan ini, sehingga memudahkan mereka mendengarkan episode di waktu lain.

Fitur lain yang tak kalah penting adalah kemampuan Threads mengirimkan pengingat kepada kreator saat episode baru mereka rilis untuk segera diposting di Threads. Hal ini diharapkan dapat membantu meningkatkan engagement kreator dengan pendengar mereka. Bagi pendengar, tersedia tombol “simpan untuk nanti” yang memungkinkan mereka kembali ke episode yang terdengar menarik.

Unggahan yang membagikan tautan episode juga dapat menampilkan klip video jika acara tersebut menyediakan komponen video, atau menyoroti tamu yang ditandai. Mengetuk tautan episode juga bisa memutar pratinjau audio, memberi pendengar gambaran singkat sebelum memutuskan untuk mendengarkan lebih lanjut.

Analitik dan Insight untuk Kreator

Di sisi yang lebih berorientasi pada data, Threads kini menyediakan alat yang menawarkan wawasan tentang bagaimana audiens berinteraksi dengan unggahan kreator. Metrik yang disediakan mencakup jumlah penayangan dari waktu ke waktu, baik dari pengikut, non-pengikut, maupun keseluruhan. Kreator juga dapat melacak berapa banyak orang yang mengklik atau menyimpan sebuah episode.

Menariknya, pendekatan Threads terhadap analitik podcast ini berbeda dari analitik dalam aplikasi lainnya, di mana klik pada tautan ke platform luar biasanya kurang ditekankan. Hal ini menunjukkan bahwa Threads ingin memberikan perhatian lebih pada lalu lintas yang dihasilkan dari konten podcast, yang selama ini menjadi salah satu sumber konten alami bagi platform sosial.

Video podcast memang telah menjadi sumber konten yang mudah dipotong untuk aplikasi video pendek, dipromosikan di aplikasi berbasis teks seperti Threads dan X, serta digunakan sebagai pengisi untuk layanan streaming seperti YouTube dan Netflix. Dengan mempermudah berbagi podcast di Threads, Meta berupaya mengamankan posisi platformnya sebagai cara default untuk mengarahkan perhatian dan pendengar baru ke sebuah acara.

Sebagai platform yang masih terus tumbuh, melompat ke kereta podcast memang masuk akal bagi Threads. Langkah ini juga sejalan dengan upaya Meta memperluas ekosistem Threads ke berbagai perangkat, termasuk kehadirannya di headset Meta Quest. Sebelumnya, Meta juga telah menghadirkan kemampuan AI di DM Threads, baik secara privat maupun global, yang menunjukkan ambisi perusahaan untuk menjadikan Threads sebagai platform serba bisa.

Pada tahun lalu, Threads telah meluncurkan alat baru untuk meningkatkan diskusi seputar podcast, dengan fitur seperti kartu tautan yang lebih baik dan kemampuan menautkan profil dengan podcast mereka. Kini, Threads semakin mendekati X dalam hal jumlah pengguna, setelah jaringan sosial milik Meta tersebut mencapai 500 juta pengguna aktif pada Juni 2026.

Dengan pembaruan ini, kreator podcast memiliki lebih banyak alasan untuk menjadikan Threads sebagai bagian dari strategi promosi mereka. Mulai dari transkrip yang bisa dibaca, kartu episode yang dapat diketuk, hingga analitik yang mendetail, Threads berupaya menyediakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan audiens podcast secara langsung di dalam aplikasi. Bagi pendengar, fitur ini memudahkan menemukan, menyimpan, dan menikmati episode tanpa harus berpindah aplikasi.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.