šŸ“‘ Daftar Isi

IPVanish VPN running on a Macbook Pro dengan latar meja kerja

IPVanish Rombak Jaringan Dua Tahun, Kecepatan Naik 41%

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • IPVanish menyelesaikan pembangunan ulang jaringan server selama dua tahun
  • Kecepatan rata-rata per server naik 41% pada jam sibuk
  • Port server ditingkatkan ke 50Gbps dari sebelumnya 10Gbps
  • Peering langsung di lebih dari 40 internet exchange global
  • Jangkauan 150 lokasi di 55 negara dengan dua data center per kota utama
  • Peralihan dari IPTables ke NFTables dan OpenVPN Data Channel Offload di Windows

Telset.id – IPVanish menyelesaikan proyek pembangunan ulang jaringan server dari awal yang berlangsung selama dua tahun. Hasilnya, penyedia VPN ini menjanjikan peningkatan kecepatan rata-rata 41% per server pada jam-jam sibuk. Langkah ini menegaskan bahwa jumlah server bukan lagi tolok ukur utama kecepatan sebuah jaringan VPN.

IPVanish berargumen bahwa yang menentukan performa bukanlah banyaknya server, melainkan bagaimana server tersebut dibangun, dihubungkan, dan di-peering. Bagi pengguna yang sedang mencari VPN tercepat, perubahan arsitektur ini patut diperhatikan karena menyentuh langsung pengalaman koneksi harian.

Peningkatan tersebut bertumpu pada empat hal: perangkat keras yang lebih cepat, peering yang lebih cerdas, redundansi yang lebih besar, dan tumpukan perangkat lunak yang lebih ramping. Secara terpisah, keempatnya tidak terlihat mencolok. Namun secara bersama-sama, semuanya diarahkan pada satu tujuan, yaitu menjaga koneksi tetap stabil sehingga pengguna tidak lagi menyadari bahwa VPN sedang aktif. Sebelumnya, IPVanish juga tercatat melakukan rombak jaringan yang menjadi bagian dari proyek besar ini.

Port 50Gbps dan Peering Langsung di 40 Internet Exchange

IPVanish memindahkan seluruh jaringannya ke port server 50Gbps, melompat lima kali lipat dibandingkan konfigurasi 10Gbps yang digunakan sebelumnya. Kapasitas yang lebih besar per server VPN berarti ruang gerak lebih lega ketika banyak pengguna mengakses bersamaan. Pada malam Minggu yang sibuk, server berkapasitas tinggi lebih mampu menjaga lalu lintas tetap berjalan dibandingkan tersendat karena beban.

IPVanish VPN running on a Macbook Pro

Selain perangkat keras, IPVanish menyoroti aspek peering yang sering dilewatkan penyedia VPN lain. Lalu lintas pengguna tidak hanya berpindah antar data center, tetapi bergerak dari ISP, melewati VPN, lalu keluar menuju situs atau layanan streaming yang digunakan. Jaringan dengan hasil benchmark antar-server yang cepat namun jalur yang buruk ke jaringan yang benar-benar dipakai pelanggan tetap akan melambat karena transit middle-mile yang padat.

IPVanish mengklaim kini melakukan peering langsung di lebih dari 40 internet exchange di seluruh dunia. Artinya, server mereka ditempatkan di meet-me room yang sama dengan ISP yang membawa lalu lintas pengguna. Dalam praktiknya, hal ini dapat berarti lebih sedikit hop dan rute yang lebih pendek serta langsung menuju tujuan.

Redundansi Dua Data Center dan Peralihan ke NFTables

Dari sisi jangkauan, IPVanish kini mencakup 150 lokasi di 55 negara. Penyedia ini juga memberi label pada server mana yang bersifat fisik dan mana yang virtual, sehingga pengguna mengetahui posisi sebenarnya setiap server. IPVanish menyatakan kepada kami pada awal tahun ini bahwa ekspansi tersebut ditujukan untuk mengurangi kemacetan pada jam sibuk di wilayah dengan permintaan tinggi.

Langkah redundansi menjadi permainan keandalan yang lebih besar. Setiap kota utama kini menjalankan dua data center independen dengan penyedia dan konektivitas terpisah. Jika salah satu mati akibat pemadaman listrik atau kabel fiber putus, pengguna tetap online melalui data center lainnya.

Di balik layar, peralihan dari IPTables ke NFTables membuat server memproses lalu lintas lebih efisien, dengan konsumsi daya dan panas yang lebih rendah. IPVanish juga baru-baru ini menambahkan OpenVPN Data Channel Offload di Windows, yang menjanjikan koneksi hampir tiga kali lebih cepat. Langkah ini diperkirakan mempersempit jarak antara keamanan OpenVPN yang sudah dipercaya dan kecepatan WireGuard.

IPVanish — an ever-evolving VPN

Upaya berkelanjutan IPVanish dalam memperbaiki infrastruktur ini sejalan dengan langkah mereka menghadirkan program beta tester bagi pengguna yang ingin mencoba fitur baru lebih awal.

Secara hitungan di atas kertas, port 50Gbps dan peering langsung menempatkan IPVanish di depan perangkat keras 10Gbps yang masih dijalankan banyak pesaing. Meski demikian, NordVPN, ExpressVPN, dan Proton VPN tetap menjadi nama yang harus dikalahkan dalam hal kecepatan mentah dan skala. Kapasitas port bersifat terbagi, sehingga pembuktian sesungguhnya adalah pengujian, bukan lembar spesifikasi. Peringkat VPN tercepat dan hasil terbaru akan menunjukkan seberapa besar peningkatan ini benar-benar terasa.

Ambisi IPVanish, dalam kata-kata mereka sendiri, adalah menghadirkan VPN yang tidak ingin dimatikan oleh penggunanya. Sementara itu, pengguna yang ingin memahami risiko keamanan digital di luar konteks VPN dapat membaca penjelasan mengenai penipuan QR code yang tengah marak.

[ META_DESCRIPTION]
IPVanish menyelesaikan pembangunan ulang jaringan server selama dua tahun dan menjanjikan kenaikan kecepatan rata-rata 41% per server pada jam sibuk.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.