Rilis Camera Go, Google Perpanjang Daftar Aplikasi Android Go

Android Go Camera Go

Telset.id, Jakarta – Pengguna Android Go, proyek sistem operasi dari Google untuk smartphone dengan spek rendah akhirnya mencapai 100 juta pengguna aktif. Untuk merayakan pencapaian tersebut, Google merilis aplikasi Camera Go bagi pengguna layanan yang telah diluncurkan Google sejak tahun 2017 ini.

Camera Go sendiri merupakan aplikasi kamera buatan Google yang dikhususkan untuk perangkat Android Go. Ini menjadi jawaban atas tuntutan para pengguna yang menginginkan kualitas kamera yang lebih baik.

{Baca Juga: Asyik! Kirim Pesan di Line Bisa Pakai Google Assistant}

Dari segi tampilan Camera Go boleh dibilang cukup simpel, tak ubahnya aplikasi camera milik Google,  GCam. Namun untuk fiturnya memang lebih minim. Paling tidak, kini pengguna Android Go bisa mengambil foto dengan mode potrait lewat aplikasi kamera tersebut.

“Itu membawa kemampuan untuk membuat gambar mode potret yang indah pada perangkat yang mungkin hanya 50 USD atau 60 USD,” ujar Arpit Mida selaku Lead Product Manager Android Go.

Smartphone pertama yang akan mendukung aplikasi ini adalah Nokia 1.3, dan akan tersedia di 28 negara. Google tentunya mendesain aplikasi ini untuk dapat digunakan di smartphone dengan spesifikasi yang rendah, bahkan dengan RAM hanya 512MB.

Saat ini, Android Go telah tersebar di sektiar 180 negara, dengan lebih dari 1600 model smartphone yang mengadopsinya.

Dengan begitu, saat ini Goole telah memiliki beberapa aplikasi “Go” yang didesain untuk smartphone dengan spesifikasi rendah. Diantaranya Google Go, YouTube Go, Maps Go, Files Go, dan Gmail Go.

{Baca Juga: Reviewer Kaget! AnTuTu Benchmark Hilang dari Google Play Store}

Bersamaan dengan peluncuran Android Go, Google juga mengumumkan kemitraannya dengan Safaricom Kenya. Dimana Google akan membawa 900.000 ponsel Android Go Edition ke negara tersebut. Kampanye bertajuk Life is Digital ini mencakup paket data gratis 500MB per bulan (selama 6 bulan).

Tujuan Google disini membantu menghubungkan jutaan orang untuk mendapatkan informasi, dengan menyediakan smartphone dengan mesin pencari ringan (Google Go), yang berfungsi dengan baik meskipun pada koneksi yang tidak stabil. [IR/IF]

SOURCEBlog Google
Previous articleKominfo Cabut Status “Hoaks Klorokuin” Sembuhkan Corona
Next articleGoogle Teach Form Home Mudahkan Guru Mengajar Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here