Pro Evolution Soccer Segera Tutup Usia, Ini Penyebabnya!

Telset.id, Jakarta – Game sepak bola Pro Evolution Soccer (PES) terancam tutup usia. Penyebabnya, bukan hanya kehilangan lisensi Liga Champions dari UEFA, PES 2019 juga dikabarkan putus kontrak dengan klub Bundes Liga, Borussia Dortmund.

Ini berbanding terbalik dengan nasib pesaing utamanya, FIFA, yang akan hadir dengan liga serta klub nan komplit. FIFA 2019 tidak hanya telah mendapat lisensi Liga Champions, tetapi juga semua klub Liga Primer Inggris, La Liga Spanyol, Liga Serie A Italia, Bundes Liga Jerman, dan lain-lain.

Mendekati waktu peluncuran pada Agustus 2018 mendatang, PES 2019 baru bekerja sama dengan tujuh liga domestik. Ketujuhnya pun cuma liga kelas medioker alias tak populer di jagad sepak bola dunia, antara lain Liga Denmark, Liga Portugal, dan Liga Belgia.

Konami selaku penerbit PES mengaku masih punya dua liga lagi. Nama dua liga yang baru merampungkan lisensi tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat. Konami juga dilaporkan tetap bakal menghadirkan klub-klub favorit meski belum punya lisensi.

Hal itu terbilang konyol. Sebab, PES 2019 dipastikan akan menampilkan klub-klub populer dengan nama palsu. Manchester United, misalnya, bakal tersedia di PES 2019 dengan nama Man Red, sementara Manchester City hadir dengan nama Man Blue.

Alih-alih memuaskan pengguna, PES 2019 diprediksi akan menuai cibiran, sebelum akhirnya ditinggalkan.

Selain menampilkan nama palsu, logo klub-klub unggulan tersebut juga tak akan sesuai dengan aslinya. Menurut Engadget, di sinilah kenapa PES diperkirakan segera tutup usia.

Lain hal EA selaku penerbit FIFA bakal menyajikan pilihan klub dan pemain sesuai aslinya. Bahkan, FIFA 2019 akan menghadirkan pembaruan edisi Piala Dunia 2018. FIFA 19 kemungkinan rilis pada 28 September 2018 mendatang. [SN/IF]

Sumber: Engadget

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here