Play Store Hapus Aplikasi Peminta Akses SMS dan Call Log

Cara cek aplikasi game Android populer

Telset.id, Jakarta – Tahun lalu, Google mengumumkan akan mengubah kebijakan terkait aplikasi yang muncul di Play Store. Google mengaku akan menangani permasalahan menyoal akses ke data sensitif dan perizinan secara lebih serius.

Google juga menyebut akan menghapus izin yang memungkinkan pengembang untuk merilis aplikasi yang mengharuskan pengguna memberikan akses ke pesan singkat atau SMS maupun daftar panggilan telepon alias call log dari Play Store.

Menurut 9to5google, saat ini Google mengumumkan lagi akan mulai menghapus aplikasi yang meminta akses ke SMS atau daftar panggilan telepon dari toko aplikasi Google itu selama beberapa minggu mendatang.

{Baca juga: Android P akan Gusur Aplikasi Lawas di Play Store}

Aplikasi karya pengembang yang tidak mengirimkan formulir deklarasi menyoal perizinan akan dihapus. Jika hal ini terjadi, pengembang memiliki dua pilihan, yakni mengirimkan versi baru tanpa perizinan atau mengirimkan versi baru dari aplikasi bermasalah.

Informasi yang beredar mengungkapkan, deklarasi tersebut akan memberi tambahan waktu kepada pengembang hingga 9 Maret 2019 untuk menghapus perizinan atau menerima persetujuan terkait kasus penggunaan.

Langkah itu dilakukan oleh Google untuk menghilangkan kasus aplikasi meminta izin akses ke SMS dan daftar panggilan telepon untuk dapat menikmati pengalaman tanpa memerlukan level akses tersebut.

{Baca juga: Belanja Lewat Google Play Store Kini Bisa Lintas Negara}

Sebelumnya, Google mengumumkan sistem pesan Rich Communication Services (RCS) akan tersedia di ponsel yang dirancang untuk Google Fi dan akan diaktifkan secara otomatis. Sistem itu memungkinkan pengguna mengirimkan pesan sebanyak 8.000 karakter.

Sebelumnya, Google jugs sudah menghadirkan fitur baru bagi pengguna perangkat Android. Mulai sekarang, pemilik gadget bersistem operasi tersebut bisa mengunduh atau membeli permainan maupun aplikasi yang sebelumnya hanya tersedia di negara lain.

Fitur Country and Profiles baru memungkinkan pengunjung Android Market untuk memeriksa sederet aplikasi menarik di berbagai negara. Sayang, Google cuma menawarkan fitur itu kepada pengguna Android tertentu.

Pengguna yang bisa menikmati fitur tersebut hanya yang sebelumnya telah melakukan pembelian memakai metode pembayaran valid dari Google Play Store versi negara lain. Kalau Anda termasuk di dalamnya, berikut langkah pengaturannya supaya bisa menikmati fitur itu. [BA/HBS]

Sumber: 9to5Google

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here