Pengguna Spotify Premium Bertambah, Berapa Banyak Sih?

Telset.id, Jakarta – Setelah melakukan survei terhadap 500 pengguna Spotify di Amerika Serikat (AS) yang menggunakan layanan dari bulan Oktober hingga Desember 2018, Consumer Intelligence Research Partners (CIRP) menyebut pengguna Spotify premium atau pengguna berbayar bertambah.

CIRP melaporkan, pengguna berbayar Spotify di AS bertambah selama kuartal keempat tahun 2018 lalu.

Badan penelitian tersebut mengatakan, kini ada 41 persen pengguna Spotify di Negeri Paman Sam merupakan pelanggan versi berbayar.

{Baca juga: Siap-siap! Pemutar Musik Spotify Dirilis Akhir Tahun Ini}

Dilansir Telset.id dari phoneArena, Sabtu (02/02/2019), CIRP juga melaporkan bahwa selama kuartal keempat, sebesar 18 persen pengguna mendengarkan lagu di Spotify secara gratis, sebagai masa percobaan mereka selama 30 hari sebelum beralih ke layanan versi premium.

Secara keseluruhan, angka tersebut meningkat sebesar 13 persen, apabila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. CIRP pun menyatakan, sebesar 72 persen dari pelanggan di masa percobaan selama kuartal empat beralih menjadi pelanggan versi berbayar, meningkat dari 71 persen daripada kuartal ketiga.

Spotify juga “kehilangan” pengguna premiumnya menjelang akhir tahun lalu. CIRP menyatakan, sebesar 13 persen pengguna premium berhenti membayarkan biaya berlangganan selama bulan Oktober hingga Desember.

{Baca juga: Spotify Uji Coba Fitur untuk Blokir Musisi}

Dari angka itu, sebagian pengguna premium tersebut masih mendengarkan Spotify namun melalui versi gratis, dan sebagian lainnya secara sepenuhnya berhenti menggunakan Spotify.

Terhitung sampai sekarang, Spotify belum mendapatkan keuntungan sejak pertama kali diluncurkan pada tanggal 7 Oktober 2008 lalu. Meski demikian, Spotify masih menjadi layanan streaming musik terbesar di dunia, diikuti oleh Apple Music berkat dukungan 50 juta pelanggan layanan versi berbayar. (BA/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here