Telset.id β Microsoft mulai menguji fitur baru untuk Windows 11 yang memungkinkan pengguna memilih ukuran Start menu dan memposisikan taskbar di berbagai sisi layar. Perubahan ini pertama kali dirilis untuk anggota program Windows Insider di kanal Experimental mulai hari ini dan selama pekan mendatang.
Fitur utama dalam pembaruan ini adalah opsi untuk mengubah ukuran Start menu menjadi Small atau Large. Langkah ini diambil Microsoft setelah menerima banyak keluhan bahwa Start menu Windows 11 terasa terlalu besar dan boros ruang. Menurut laporan Windows Latest, ukuran Start menu hampir dua kali lipat lebih besar setelah pembaruan yang dirilis pada November tahun lalu. Microsoft mengaku telah mengetahui masalah tersebut dan sedang meninjau masukan dari publik.
Baca Juga:
Kustomisasi Start Menu Lebih Detail
Selain ukuran, Microsoft juga menghadirkan section-level toggles untuk bagian Pinned, Recommended, dan All pada Start menu. Dengan fitur ini, pengguna bisa menampilkan atau menyembunyikan bagian tertentu secara independen. Misalnya, pengguna dapat menampilkan Start menu yang hanya berisi aplikasi yang disematkan (pinned apps) dengan mematikan toggle Recommended dan All.
Tombol ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan. Microsoft juga menambahkan kontrol terpisah untuk rekomendasi file, yang memungkinkan pengguna menonaktifkannya hanya di Start menu tanpa memengaruhi pengaturan di tempat lain. Selain itu, pengguna bisa menyembunyikan nama dan foto profil di Start menu untuk melindungi privasi saat berbagi layar atau melakukan streaming.
Taskbar Bisa Dipindah ke Empat Sisi Layar
Pembaruan ini juga memberikan fleksibilitas penuh dalam memposisikan taskbar. Pengguna kini dapat menempatkan taskbar di sisi atas, bawah, kiri, atau kanan layar. Opsi perataan ikon juga tersedia: saat taskbar berada di sisi kiri atau kanan, pengguna bisa memilih antara perataan atas (top-aligned) atau tengah (centered). Sementara itu, jika taskbar di sisi atas atau bawah, opsi perataan yang tersedia adalah kiri (left-aligned) atau tengah.
Fitur-fitur ini merupakan bagian dari upaya Microsoft untuk memberikan kendali penuh kepada pengguna atas tampilan antarmuka Windows 11. Sebelumnya, Microsoft juga telah menghadirkan halaman khusus untuk kontrol fitur eksperimental melalui Feature Flags.
Untuk bergabung dengan program Windows Insider, pengguna harus mendaftar menggunakan akun Microsoft. Anggota Insider akan mendapatkan akses awal ke build Windows terbaru yang sedang diuji dan dapat mengirimkan umpan balik langsung ke Microsoft untuk membantu menyempurnakan fitur eksperimental sebelum dirilis secara luas ke publik.
Perlu dicatat bahwa fitur-fitur ini masih dalam tahap uji coba dan belum tentu akan dirilis dalam bentuk yang sama di versi stabil. Microsoft biasanya mengumpulkan umpan balik dari para Insider untuk melakukan penyesuaian sebelum peluncuran resmi. Pengguna yang tidak ingin mengambil risiko dengan build eksperimental disarankan menunggu hingga fitur ini tersedia di kanal rilis stabil.
Bagi pengguna yang mengalami masalah dengan pembaruan Windows 11 sebelumnya, seperti masalah performa dan bootloop, disarankan untuk selalu membackup data sebelum menginstal build Insider. Microsoft juga terus memperbarui kompatibilitas perangkat keras, termasuk dukungan driver untuk perangkat lama.
Fitur kustomisasi ini menunjukkan komitmen Microsoft dalam merespons masukan pengguna. Dengan memberikan opsi ukuran Start menu dan posisi taskbar yang lebih fleksibel, perusahaan asal Redmond itu berusaha menjawab kritik terhadap antarmuka Windows 11 yang dianggap kurang dapat disesuaikan dibandingkan pendahulunya.
Bagi pengguna yang tertarik mencoba fitur-fitur ini, pastikan perangkat Anda memenuhi persyaratan sistem untuk Windows 11 dan telah terdaftar dalam program Windows Insider. Proses registrasi cukup sederhana melalui pengaturan akun Microsoft. Setelah bergabung, pengguna dapat memilih kanal Experimental untuk mendapatkan akses awal ke fitur-fitur terbaru yang sedang dikembangkan.
Meskipun fitur-fitur ini masih dalam tahap pengujian, kehadirannya memberikan gambaran tentang arah pengembangan Windows 11 ke depan. Microsoft tampaknya ingin memberikan lebih banyak opsi personalisasi kepada pengguna tanpa mengorbankan konsistensi antarmuka. Pengguna aplikasi pihak ketiga seperti Galaxy Connect juga akan merasakan manfaat dari peningkatan fleksibilitas ini.
Dengan adanya pembaruan ini, Windows 11 semakin mendekati visi Microsoft sebagai sistem operasi yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. Namun, perlu diingat bahwa fitur-fitur ini masih bersifat eksperimental dan dapat berubah sebelum dirilis secara resmi ke publik.





Komentar
Belum ada komentar.