📑 Daftar Isi

Ilustrasi pengaturan privasi kamera dan mikrofon per aplikasi di Windows 11

Kontrol Privasi Per-Aplikasi Windows 11 Kini Hadir untuk Semua Software

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft memperluas kontrol privasi per-aplikasi untuk semua software desktop di Windows 11, tidak hanya aplikasi Microsoft Store
  • Fitur ini terdeteksi di build eksperimental 26340.9212 di kanal Insider Windows 11
  • Pengguna kini bisa mengatur izin kamera, mikrofon, dan lokasi untuk setiap aplikasi Win32 secara individual
  • Microsoft juga membatalkan fitur drag tray yang menuai kritik karena menghalangi folder tujuan saat menyeret file
  • Fitur drag tray hanya diuji di build preview dan tidak pernah hadir di versi rilis penuh Windows 11
  • Sistem privasi per-aplikasi masih dalam tahap pengujian dan bisa berubah sebelum rilis final

Telset.id – Microsoft akhirnya memperluas kontrol privasi per-aplikasi di Windows 11 untuk semua software desktop, tidak lagi terbatas pada aplikasi dari Microsoft Store saja. Perubahan ini terdeteksi dalam build eksperimental terbaru Windows 11 (26340.9212) di kanal Insider, memberikan pengguna kendali granular atas akses kamera, mikrofon, dan lokasi untuk setiap aplikasi Win32.

Kabar ini pertama kali disorot oleh akun X bernama Jakub, yang menyatakan bahwa perubahan besar akan datang pada fitur privasi dan keamanan Windows 11. Dalam build eksperimental tersebut, pengguna kini dapat mencabut akses kamera dan mikrofon untuk aplikasi Win32 tertentu secara spesifik, sebuah kemampuan yang sebelumnya hanya tersedia untuk aplikasi dari Microsoft Store.

Sebelumnya, pengguna Windows 11 hanya memiliki satu “saklar utama” untuk mengatur izin kamera dan mikrofon bagi semua aplikasi desktop non-Store secara bersamaan. Kini, pengaturan di menu Settings memungkinkan pengguna untuk mengizinkan atau menolak akses secara individual, memberikan fleksibilitas yang jauh lebih besar dalam menjaga privasi dari aplikasi yang berpotensi mengintai.

Selain perluasan kontrol privasi, para penguji juga melihat kemunculan prompt izin aplikasi bergaya smartphone untuk akses kamera dan mikrofon. Fitur ini memang sebelumnya telah dijanjikan oleh Microsoft untuk dihadirkan di Windows 11.

Microsoft Hapus Fitur Drag Tray yang Menuai Kritik

Di sisi lain, Microsoft juga secara resmi membatalkan fitur drag tray yang sedang diuji untuk Windows 11. Fitur ini dirancang untuk menampilkan tray di bagian atas layar ketika pengguna menyeret file di desktop, dengan tujuan memberikan opsi berbagi cepat seperti WhatsApp atau Outlook.

Namun, fitur ini menuai keluhan dari pengguna dengan desktop yang padat. Ketika file diseret ke arah atas layar, tray tersebut bisa muncul dan menghalangi folder tujuan, terutama bagi pengguna yang menggunakan jendela folder dalam mode maksimal. Kondisi ini dinilai mengganggu alur kerja dan memicu berbagai komplain dari para penguji.

Dalam catatan rilis untuk build preview terbaru di kanal Experimental, Microsoft menyampaikan apresiasi kepada para Insider yang telah memberikan umpan balik tentang pengalaman Drag Tray. Berdasarkan masukan tersebut, Microsoft memutuskan untuk menghapus fitur ini dari build yang sedang berjalan dan akan terus mengeksplorasi perbaikan di area ini.

Analisis: Perubahan yang Dinanti dan Keputusan yang Tepat

Langkah Microsoft menghapus drag tray merupakan keputusan yang masuk akal, setidaknya untuk implementasi saat ini. Meskipun fitur ini bisa berguna bagi pengguna layar sentuh sebagai alternatif dari menu klik kanan, masalah yang ditimbulkannya bagi pengguna dengan desktop yang sibuk membuatnya layak untuk dievaluasi ulang.

Close-up of webcam on MSI Prestige 14 Flip laptop, with pink wall in background

Microsoft sendiri mengindikasikan bahwa ini bukan akhir dari konsep drag tray. Kemungkinan fitur ini akan kembali diuji dalam wujud yang berbeda di masa mendatang, mengingat Microsoft menyebut akan berbagi informasi lebih lanjut tentang penggantinya di update berikutnya.

Sementara itu, perluasan kontrol privasi per-aplikasi merupakan langkah yang sangat disambut baik. Kemampuan untuk memilih aplikasi mana yang boleh mengakses kamera dan mikrofon adalah hal yang penting bagi keamanan pengguna. Meskipun ada alasan teknis yang membuat implementasi sistem per-aplikasi untuk software Win32 lebih rumit dibandingkan aplikasi Microsoft Store, fakta bahwa Microsoft kini mampu melakukannya menunjukkan bahwa ini adalah masalah yang bisa diselesaikan.

A person using a Windows 11 laptop

Keterlambatan ini memang terasa lama, namun setidaknya kedua perubahan ini kini sedang berjalan. Perlu dicatat bahwa sistem privasi per-aplikasi ini masih dalam tahap pengujian dan bisa berubah sebelum dirilis ke publik. Sementara itu, drag tray tidak pernah hadir di versi rilis penuh Windows 11 dan hanya ada dalam tahap pengujian, membuktikan bahwa tidak semua fitur preview pasti masuk ke versi final.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya Microsoft untuk memperbaiki Windows 11 sambil menghadirkan berbagai fitur yang telah lama diminta pengguna, termasuk perubahan pada menu konteks klik kanan.

Perlu diingat bahwa keamanan sistem operasi tetap menjadi perhatian utama. Pengguna Windows 11 disarankan untuk terus memperbarui sistem mereka dan memperhatikan izin aplikasi, terutama mengingat adanya celah keamanan Windows yang mungkin muncul. Selain itu, penting juga untuk waspada terhadap potensi ancaman seperti eksploit Windows zero-day yang bisa memanfaatkan kerentanan sistem.

Dengan hadirnya kontrol privasi per-aplikasi ini, pengguna Windows 11 kini memiliki alat yang lebih baik untuk melindungi data pribadi mereka dari aplikasi yang tidak diinginkan. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam hal privasi dan keamanan, meskipun masih perlu menunggu implementasi finalnya di versi stabil.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.