Telset.id β Instagram mulai bereksperimen dengan format konten baru untuk memperluas jangkauannya ke pengguna televisi. Jejaring sosial yang sudah meluncurkan aplikasi TV tahun lalu ini akan menguji coba konten berdurasi panjang, serial episodik, dan siaran langsung di platform TV mereka.
Langkah ini menandai perubahan strategi signifikan dari Instagram yang selama ini identik dengan konten vertikal berdurasi pendek. Meta, perusahaan induk Instagram, sebelumnya telah mengumumkan pengujian fitur βSeriesβ untuk Reels yang memudahkan pengguna mengikuti konten berseri di Instagram dan Facebook.
Dengan eksperimen ini, Instagram tidak hanya bersaing dengan TikTok dan YouTube, tetapi juga mulai menantang layanan streaming seperti Netflix dan Amazon Prime Video. Targetnya adalah merebut perhatian pengguna di ruang keluarga, tidak hanya di perangkat seluler.
Ekspansi ke Samsung TV dan Fitur Baru
Instagram mengonfirmasi bahwa aplikasi TV mereka kini mulai tersedia untuk televisi Samsung. Sebelumnya, aplikasi tersebut sudah bisa diakses melalui perangkat Amazon Fire dan Google TV. Perluasan ini membuka akses ke lebih banyak pengguna di berbagai merek smart TV.

Aplikasi TV Instagram juga mendapat sejumlah fitur baru, termasuk kanal, kemampuan casting dari ponsel, serta dukungan untuk video horizontal dan Stories. Saat pengguna membuka aplikasi, mereka akan melihat kanal yang disesuaikan dengan kreator dan topik yang mereka minati.
Perusahaan mengklaim bahwa fitur kanal memudahkan pengguna menemukan video yang bisa dinikmati bersama, baik itu komedi, olahraga, atau kreator tertentu. Ini menjadi fondasi bagi ambisi Instagram untuk menjadi platform hiburan di ruang keluarga.
Fitur Casting dan Video Horizontal
Instagram juga sedang menguji bagian khusus untuk video horizontal, memudahkan pengguna menonton konten di layar TV. Format ini akan menjadi landasan bagi strategi Instagram untuk menjangkau pemirsa di ruang keluarga. Pengguna kini bisa melakukan casting Reels atau konten dari tab Saved langsung dari ponsel ke TV mereka.
Selain itu, pengguna kini bisa melihat Stories pengguna lain di dalam aplikasi TV. Sebelumnya, aplikasi TV Instagram hanya mendukung pemutaran Reels secara native. Penambahan fitur Stories melengkapi pengalaman menonton di layar besar.
Fitur casting dan dukungan video horizontal menjadi kunci dalam strategi Instagram untuk bersaing dengan platform streaming. Pengguna dapat dengan mudah menonton konten favorit mereka di TV tanpa harus mengorbankan kualitas pengalaman.
Baca Juga:
Langkah Instagram ini menunjukkan bahwa Meta serius menjadikan platformnya sebagai destinasi hiburan utama, tidak hanya di ponsel tetapi juga di televisi. Dengan fitur Fitur Terbaru seperti kanal dan casting, Instagram berupaya menciptakan ekosistem konten yang seamless antar perangkat.
Persaingan dengan TikTok dan YouTube kini memasuki babak baru. Instagram tidak hanya mengejar Kendali Algoritma yang lebih luas, tetapi juga ingin merebut pangsa pasar streaming video tradisional.
Dengan konten episodik dan siaran langsung, Instagram menawarkan alternatif bagi pengguna yang ingin menikmati konten kreator favorit mereka di layar besar. Ini menjadi nilai tambah bagi kreator yang ingin menjangkau audiens lebih luas melalui format konten yang lebih panjang.





Komentar
Belum ada komentar.