Harga Berlangganan Netflix Naik, Ini Daftarnya

Berlin, Germany - March 19: In this photo illustration the app of streaming service netflix is displayed on a smartphone on March 19, 2018 in Berlin, Germany. (Photo Illustration by Thomas Trutschel/Photothek via Getty Images)

Telset.id, JakartaNetflix menaikkan harga berlangganan layanan TV dan film. Kenaikannya bervariasi, di kisaran 13 persen hingga 18 persen. Kenaikan harga berlangganan Netflix sebesar itu merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah.

Berdasarkan regional Amerika Serikat, kenaikan harga berlangganan Netflix terbagi menjadi tiga. Untuk Basic, naik dari USD 7.99 menjadi USD 8.99. Untuk Standard, naik dari USD 10.99 menjadi USD 12.99. Untuk Premium, naik dari USD 13.99 menjadi USD 15.99.

Perubahan harga berlangganan Netflix itu bakal berlaku segera untuk calon pelanggan baru. Lalu, bagaiaman dengan pelanggan lama? Informasi menyebut, pelanggan lama akan mendapat perubahan harga tersebut sekitar tiga bulan sejak pengumuman.

Dikutip Telset.id dari CNBC, Kamis (17/1/2019), Netflix mengungkapkan bahwa kenaikan harga layanan diputuskan untuk biaya investasi di konten original.

{Baca juga: Netflix Minta Warga AS Hentikan Aksi Bird Box Challenge}

Apalagi, kabarnya Netflix bakal punya pesaing di ranah yang sama seperti Amazon, Disney, dan Apple. Netflix butuh biaya tinggi untuk meningkatkan servis.

Beberapa waktu lalu, Netflix memutuskan tidak lagi mendukung iTunes sebagai metode pembayaran untuk anggota baru. Dampaknya, pelanggan baru Netflix atau yang mereka kembali berlangganan dengan perangkat iOS tidak akan bisa mendaftar melalui aplikasi.

Netflix sudah melakukan uji coba perubahan tersebut sejak Agustus 2018 dan meluncurkannya kepada semua orang di dunia pada November 2018 lalu. Dari perubahan tersebut , pengguna Apple pun harus berlangganan melalui situs resmi aplikasi Netflix.

{Baca juga: Tahun 2018, Netflix Aplikasi Paling Laris di iOS}

Sebelumnya, ada pembagian hasil antara Netflix dan Apple terkait layanan film. Apple mengambil potongan 15 persen hingga 30 persen dari langganan. Hal itu menjadi awal kemunculan pertentangan antara Apple dan pihak pengembang aplikasi. [SN/HBS]

Sumber: CNBC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here