Giliran Google Batasi Layanan Rusia, Pengguna Android Kena Imbasnya

Telset.id, Jakarta – Kurang lebih sekitar tiga minggu telah berlalu sejak Rusia melakukan invasi ke Ukraina. Beragam sanksi telah diterapkan di bidang ekonomi dan teknologi, terbaru giliran Google yang membatasi layanan Play Store di Rusia.

Dilansir dari GizChina, Senin (14/3/2022), Google mengumumkan akan menangguhkan layanan subscription dan pembelian di Google Play Store bagi pengguna di Rusia.

Raksasa pencarian itu beralasan karena adanya gangguan sistem pembayaran, sehingga membuat perusahaan harus menghentikan sistem penagihan untuk pengguna di Rusia per 10 Maret 2022.

Baca juga: Situs Pemerintah Ukraina Diserang, Ulah Hacker Rusia?

Google mengklarifikasi bahwa ini berarti pengguna tidak dapat membeli aplikasi dan game. Selain itu, mereka tidak dapat melakukan pembayaran berlangganan atau melakukan pembelian barang digital dalam aplikasi apa pun melalui Google Play Store di Rusia.

Aplikasi Gratis akan tetap tersedia di Play Store untuk diunduh dan dipasang. Oleh karena itu, langkah ini bukan berarti sepenuhnya layanan Play Store dihentikan, melainkan membatasi apa yang dapat dilakukan oleh pengguna Android di Rusia.

Google menyatakan bahwa tidak ada cara untuk memperbarui langganan yang sedang berlangsung. Jika pengguna memiliki langganan apa pun, itu akan dibatalkan segera setelah mencapai batas waktunya.

Baca Juga: Sony Hentikan Layanan PlayStation di Rusia

Langganan yang ada yang memiliki 1 bulan atau 1 tahun, akan berlanjut hingga akhir periode penagihan saat itu. Perusahaan juga menyatakan bahwa mereka akan tetap menghormati masa tenggang penagihan langganan pengembang yang ada.

Selanjutnya, uji coba gratis apa pun akan terus berfungsi. Uji coba akan berakhir segera setelah mereka meminta pembayaran.

Tidak hanya Google yang membatasi akses Play Store untuk pengguna di Rusia akibat invasi ke Rusia, beberapa perusahaan teknologi seperti Samsung, Sony, Apple dan Nintendo juga menerapkan langkah serupa.

Apple Fanboy Rusia Tak Bisa Transaksi di App Store

Laporan terbaru mengabarkan bahwa pengguna iPhone dan perangkat Apple lainnya di Rusia tak bisa membeli aplikasi di App Store maupun iTunes. Fitur untuk menambahkan dana ke akun Apple tiba-tiba tak berfungsi.

Kabar ini disebarkan oleh situs lokal iPhones.ru. Dilansir dari Apple Insider pada Jumat (11/3/2022), pengguna di Rusia tidak lagi dapat menambahkan dana ke akun App Store atau iTunes Store mereka.

Diperkirakan bahwa sejumlah Bank, seperti Sber dan Tinkoff tampaknya tidak bisa lagi mendukung layanan tersebut. Selain itu, pengguna iPhone dan perangkat Apple di Rusia juga tidak lagi bisa membeli Apple Gift Card untuk menambah saldo.

Baca Juga: YouTube Blokir Semua Media Milik Rusia

Mengingat PayPal telah menangguhkan layanan mereka di Rusia, ini berarti bahwa satu-satunya cara untuk membayar aplikasi adalah melalui akun yang ada di ponsel. Namun, iPhones.ru mengatakan bahwa pengguna juga melaporkan masalah dengan opsi ini.

Tidak jelas apakah masalah ini merupakan imbas dari invasi Rusia ke Ukraina. Sebelumnya Apple telah menangguhkan iklan pencarian App Store di negara tersebut, serta semua penjualan perangkat keras secara online. (HR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0