Instagram Rombak Desain IG Story untuk PC Desktop

IG Story PC Desktop

Telset.id, Jakarta – Ke depannya pengguna Instagram bakal lebih nyaman melihat IG Story lewat PC. Pasalnya, Instagram telah mengubah desain fitur Story untuk perangkat desktop.

Instagram memang dirancang sebagai aplikasi seluler. Karenanya, banyak fitur yang lebih dioptimalkan untuk smartphone meskipun pengguna tetap dapat menelusuri Instagram menggunakan komputer.

Mengakses Instagram pakai komputer, desain antarmuka pengguna atau UI terasa lebih seperti versi aplikasi seluler tetapi berukuran lebih besar. Sekarang, Instagram sedang berancang-ancang untuk mengubahnya.

Seperti dikutip Telset dari Ubergizmo, Rabu (6/1/2021), Instagram tampaknya telah mengubah desain fitur IG Story untuk PC desktop. Menurut Instagram, desain fitur tersebut akan lebih ramah desktop.

Alih-alih sebagai satu ubin, yang biasa digunakan di perangkat seluler, fitur IG Story untuk PC desktop bakal ditampilkan dalam format carousel. Terdapat pratinjau dari Story berikutnya yang akan bisa Anda lihat.

{Baca juga: 10 Situs Download Video Instagram Tanpa Aplikasi, Gratis!}

Desain itu akan memudahkan pengguna untuk melacak apa yang ditonton. Pengguna juga dapat mengekliknya secara manual. Kendati demikian, pengguna memungkinkan untuk mengatursecara otomatis.

Juru bicara Instagram mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang menguji fitur tersebut dengan sekelompok kecil pengguna. Artinya, IG Story Instagram versi PC desktop masih sama seperti sebelumnya.

Belum jelas apakah desain fitur tersebut bakal permanen atau tidak. Asal tahu saja, semua yang masih bersifat uji coba masih memungkinkan untuk dibatalkan meski tidak menutup kemungkinan direalisasikan.

Sebelumnya, beredar kabar kalau Facebook, WhatsApp, hingga Instagram akan dibubarkan oleh Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat atau FTC.

Bersama 46 negara bagian lain di AS, FTC telah mengajukan gugatan terhadap platform media sosial besutan Mark Zuckerberg. FTC menuduh Facebook mempertahankan monopoli jaringan sosial ilegal dan memiliki perilaku antikompetitif.

{Baca juga: Facebook, WhatsApp, dan Instagram Bakal Dibubarkan?}

FTC juga menuduh Facebook melakukan “strategi sistemik” dengan mencoba menghilangkan persaingan melalui tindakan akuisisi, seperti ketika membeli Instagram dan WhatsApp.

Menurut Ian Conner, Direktur Biro Persaingan FTC, jaringan sosial adalah pusat kehidupan jutaan orang AS. Tindakan Facebook melakukan monopoli telah mendapatkan keuntungan dari persaingan.

“Tujuan kami adalah untuk mengembalikan perilaku anti-persaingan Facebook. Kami pun berupaya untuk memulihkan kompetisi sehingga inovasi dan persaingan bebas dapat berkembang,” terang Conner. (SN/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here