Tampilan aplikasi Switchly di Android untuk memblokir Reels Instagram dan Shorts YouTube

Cara Blokir Reels dan Shorts di Android Pakai Aplikasi Gratis

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Switchly adalah aplikasi gratis open-source untuk memblokir fitur adiktif di media sosial Android
  • Bisa memblokir Reels, Explore, komentar, Stories di Instagram
  • Bisa memblokir Shorts, Subscriptions, tab You, PiP di YouTube
  • Bisa memblokir halaman utama, search, Grok AI, notifikasi di X
  • Bisa memblokir Map, Stories, Spotlight, Following di Snapchat
  • Membutuhkan izin aksesibilitas dan screen access
  • Kode sumber di GitLab untuk verifikasi keamanan pihak ketiga
  • Bisa diatur jadwal pemblokiran sesuai jam kerja atau hari tertentu
  • Pemblokiran hanya bisa dibuka via NFC tag dan QR code

Telset.id – Pengguna Android kini bisa memblokir elemen adiktif di aplikasi media sosial seperti Instagram Reels dan YouTube Shorts secara gratis. Solusi ini hadir lewat aplikasi open-source bernama Switchly yang menawarkan kontrol lebih ketat tanpa biaya.

Switchly adalah aplikasi pemblokir yang sepenuhnya gratis, tanpa iklan, dan bersifat open-source. Fungsinya mirip perangkat khusus seperti Brick, memungkinkan pengguna memblokir aplikasi dan situs web untuk meningkatkan fokus. Cara membuka blokir hanya bisa dilakukan melalui tag NFC dan kode QR, mirip dengan pendekatan aplikasi Foqos di iPhone.

Aplikasi ini bisa memblokir berbagai fitur spesifik di beberapa platform populer. Di Instagram, Switchly dapat menonaktifkan Reels, halaman Explore, komentar, dan Stories. Untuk YouTube, pengguna bisa memblokir Shorts, halaman Subscriptions, tab “You” (rekomendasi YouTube), dan mode picture-in-picture. Di X (Twitter), aplikasi ini bisa memblokir halaman utama, pencarian, Grok AI, atau notifikasi. Sementara di Snapchat, pengguna bisa menonaktifkan Map, Stories, Spotlight, atau halaman Following.

Fleksibilitas ini memungkinkan setiap pengguna menyesuaikan fitur mana yang paling mengganggu. Sebagai contoh, seorang pengguna bisa memilih untuk hanya memblokir Reels, pencarian, dan komentar di Instagram, serta Shorts dan halaman You di YouTube.

Sebelum bisa bekerja, Switchly memerlukan izin aksesibilitas dan akses layar. Karena bersifat open-source dengan kode yang dihosting di GitLab, pihak ketiga bisa memverifikasi keamanan aplikasi ini. Hal ini membuat pengguna merasa aman menggunakannya.

Baca Juga:

Setelah memberikan izin yang diperlukan, pengguna bisa masuk ke tab Blocking, lalu ke bagian In-app blocking. Di sini, fitur-fitur yang ingin diblokir di setiap aplikasi bisa diaktifkan. Ini hanya akan berfungsi jika pemblokiran global Switchly sedang dinonaktifkan.

Langkah selanjutnya adalah pergi ke halaman Home, lalu dari atas ketuk Enable. Pemblokiran akan aktif sampai pengguna menonaktifkannya secara manual. Bagi yang ingin melarang fitur-fitur ini secara permanen, cukup biarkan pengaturan tersebut. Namun, jika hanya ingin menonaktifkannya selama jam kerja atau di hari kerja, pengguna bisa mengatur jadwal.

Untuk memblokir aplikasi dan situs web tertentu, pengguna bisa menambahkannya dari bagian Manage Apps dan Blocked Websites. Untuk mengatur jadwal, buka Manage > Schedules, ketuk tombol Plus, buat jadwal baru, dan sesuaikan dengan kebutuhan.

Aplikasi ini juga menawarkan opsi kontrol pemblokiran yang lebih ketat. Pengguna bisa masuk ke Blocking > Blocking Controls untuk beralih ke metode pemblokiran yang berbeda. Ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang menginginkan kontrol ekstra atas kebiasaan digital mereka.

Dengan hadirnya Switchly, pengguna Android kini punya alat gratis dan aman untuk mengurangi kecanduan media sosial. Aplikasi ini menjadi alternatif praktis bagi mereka yang ingin membatasi waktu di aplikasi tertentu tanpa harus menghapusnya sepenuhnya. Bagi pengguna yang sering tergoda dengan konten vertikal seperti Reels dan Shorts, solusi ini bisa menjadi langkah awal menuju kebiasaan digital yang lebih sehat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.