šŸ“‘ Daftar Isi

Tampilan antarmuka Android Auto berjalan di layar ponsel Pixel menggunakan aplikasi Headunit Reloaded Emulator

Cara Aktifkan Android Auto di HP Tanpa Head Unit Khusus

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Headunit Reloaded Emulator adalah aplikasi berbayar $4.99 untuk mengaktifkan Android Auto di ponsel
  • Aplikasi ini solusi atas hilangnya Driving Mode dari Google di perangkat Android
  • Tersedia tiga mode: Phone Mode untuk ponsel sendiri, Wi-Fi dan USB untuk koneksi ke perangkat lain
  • Pengaturan lengkap termasuk pixel density, screen margins, dan audio routing via Bluetooth
  • Ulasan beragam di Play Store, namun berfungsi baik di Pixel dan Galaxy
  • Peringatan untuk tidak menggunakan ponsel saat mengemudi

Telset.id – Pengguna Android kini bisa menghadirkan antarmuka Android Auto langsung di layar ponsel mereka tanpa perlu membeli head unit mobil yang kompatibel. Solusi ini hadir melalui aplikasi berbayar bernama Headunit Reloaded Emulator yang tersedia di Play Store.

Aplikasi ini menjadi jawaban bagi pengguna yang kecewa dengan keputusan Google menghapus Google Assistant Driving Mode dari perangkat Android. Sebelumnya, Android Auto tersedia baik di layar ponsel maupun dasbor kendaraan, namun kini Google hanya mendukung Android Auto di head unit mobil.

Headunit Reloaded Emulator memungkinkan pengguna untuk mengembalikan fungsi Android Auto ke ponsel mereka. Dengan harga $4.99, aplikasi ini bekerja dengan baik setidaknya pada perangkat Pixel dan Galaxy yang digunakan dalam pengujian.

Namun perlu dicatat bahwa ulasan aplikasi ini di Play Store cukup beragam. Sejumlah pengguna melaporkan performa yang tidak stabil dan kesulitan pada ponsel tertentu. Meski demikian, banyak juga yang memberikan rating bintang lima dan puas dengan hasilnya.

Panduan Instalasi dan Pengaturan

Setelah menginstal Headunit Reloaded Emulator dari Play Store, langkah pertama adalah menyetujui semua izin yang diperlukan, termasuk akses Bluetooth dan lokasi. Di dalam aplikasi, pengguna akan melihat tiga pilihan mode: Phone Mode (menggunakan di ponsel saat ini), Wi-Fi, dan USB (untuk menghubungkan ke perangkat lain).

Untuk menggunakan Android Auto di layar ponsel sendiri, pilih opsi Phone Mode. Tampilan mungkin terlihat kurang optimal pada orientasi potret, namun setelah beralih ke orientasi lanskap, antarmuka akan pas di layar. Semua sentuhan pada layar akan berfungsi seperti di Android Auto asli.

Untuk keluar dari antarmuka, pengguna perlu kembali ke dalam aplikasi daripada langsung keluar sepenuhnya. Pada sebagian besar ponsel Android, ini bisa dilakukan dengan swipe dari kiri ke kanan di tepi layar. Akan muncul sederet opsi termasuk keluar dari mode dan menjalankannya dalam format picture-in-picture.

Di layar utama, terdapat banyak pengaturan yang bisa disesuaikan mulai dari pixel density, screen margins, konfigurasi tombol, hingga routing audio. Pengguna bahkan bisa mengarahkan audio dari aplikasi ke speaker mobil melalui Bluetooth meskipun antarmuka Android Auto ada di ponsel.

Menghubungkan ke Perangkat Lain

Jika ingin menampilkan Android Auto di ponsel atau tablet lain, aplikasi Headunit Reloaded Emulator harus dipasang di perangkat yang akan menjadi head unit. Ponsel utama kemudian bisa terhubung menggunakan data dan aplikasi yang ada di dalamnya.

Opsi USB lebih mudah dilakukan jika tersedia kabel yang memadai. Hubungkan kabel, lalu di perangkat yang menjalankan Headunit Reloaded Emulator pilih opsi USB dan pilih ponsel utama saat muncul. Di ponsel utama, mungkin perlu mengetuk notifikasi USB dan memilih Transferring files/Android Auto sebagai mode koneksi.

Ada juga opsi Wi-Fi. Pengguna perlu menjalankan Headunit Reloaded Emulator di perangkat yang menampilkan Android Auto, dan aplikasi pendamping Wi-Fi Launcher di ponsel utama. Di perangkat pertama, pilih Wi-Fi sebagai metode koneksi, dan pastikan perangkat kedua siap ditemukan di Wi-Fi Launcher.

Secara default, kedua perangkat harus berada di jaringan Wi-Fi yang sama. Pengguna juga bisa menggunakan koneksi Wi-Fi langsung dengan memilihnya di bawah Wireless pada Wi-Fi Launcher, dan di Settings > Connectivity pada Headunit Reloaded Emulator.

Perlu diingat bahwa penggunaan ponsel saat mengemudi tetap berbahaya. Aplikasi ini khusus untuk meniru Android Auto di layar selain head unit bawaan mobil. Fungsi lain di ponsel sebaiknya tidak digunakan sampai kendaraan berhenti dengan aman.

Headunit Reloaded Emulator menjadi solusi bagi pengguna yang tidak memiliki dasbor mobil kompatibel Android Auto. Dengan aplikasi ini, pengalaman berkendara yang terintegrasi bisa didapatkan hanya dengan ponsel Android.

Namun demikian, pengguna disarankan membaca ulasan di Play Store untuk memastikan kompatibilitas dengan perangkat mereka sebelum membeli. Beberapa ponsel mungkin mengalami masalah performa yang perlu dipertimbangkan.

Aplikasi ini juga berguna bagi pengguna yang memiliki ponsel atau tablet cadangan. Perangkat tersebut bisa difungsikan sebagai head unit Android Auto di mobil tanpa perlu investasi tambahan untuk perangkat keras khusus.

Keunggulan lain adalah fleksibilitas pengaturan yang ditawarkan. Pengguna bisa menyesuaikan tampilan dan fungsi sesuai preferensi, termasuk mengatur audio melalui Bluetooth mobil.

Dengan semua fitur ini, Headunit Reloaded Emulator menjadi alternatif menarik bagi pengguna Google Pixel dan perangkat Android lainnya yang ingin memaksimalkan pengalaman Android Auto.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.