Home APPS Google Bikin Aplikasi Pengunci Smartphone Kreditan

Google Bikin Aplikasi Pengunci Smartphone Kreditan

Ilustrasi pengunci smartphone. (Ubergizmo)

Telset.id, Jakarta  – Aplikasi pengunci layar smartphone bukanlah hal baru, karena sering digunakan para pengguna ponsel. Tapi aplikasi yang satu ini cukup unik, karena dia dibuat khusus untuk mengunci smartphone kreditan.

Harga smartphone andalan dan bermerek nyaris tidak terjangkau oleh banyak orang sehingga skema kredit atau mencicil bulanan menjadi solusi paling mungkin untuk mendapatkannya.

Apalagi, banyak operator menawarkan paket cicilan yang memungkinkan Anda membelinya dengan metode angsuran sesuai perjanjian hitam di atas putih bertenor 24 bulan. Namun, banyak pengguna menunggak cicilan.

Kalau sudah seperti itu, tidak banyak yang dapat dilakukan oleh operator, kecuali mengejar secara legal, yang tentu akan mengeluarkan biaya tidak sedikit. Melihat fenomena tersebut, Google pun menghadirkan solusi.

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telset, Selasa (10/11/2020), aplikasi di Play Store bernama Device Lock Controller yang memungkinkan kreditur untuk mengunci smartphone debitur nakal dari jarak jauh.

“Device Lock Controller memungkinkan pengelolaan perangkat untuk penyedia kredit. Kreditur bisa mengunci akses ponsel debitur ke perangkat jika tidak tertib melakukan pembayaran angsuran,” demikian bunyi deskripsi.

Apabila akses perangkat dibatasi, fungsionalitas dasar seperti panggilan darurat dan akses ke pengaturan akan tetap tersedia. Kreditur bisa membuka akses ponsel yang dikunci secara total kalau debitur sudah memenuhi kewajiban membayar cicilan.

Namun, Google mengklaim bahwa keberadaan aplikasi pengunci smartphone di Play Store itu menyalahi aturan. Karena, aplikasi tersebut seharusnya dibuat bekerja sama dengan operator Kenya Safaricom untuk rencana pembiayaan Android Go.

Itu artinya, aplikasi Device Lock Controller tidak bisa digunakan oleh operator lain. Meski begitu, Mishaal Rahman dari XDA mencatat dalam tweet-nya, bahwa dia telah mendengar bahwa ada rencana untuk memperluas ketersediaan aplikasi ini.

Nah, bagi Anda yang sedang “menyicil” smartphone kreditan dan tidak memenuhi kewajiban membayar, tentu saja ini menjadi peringatan karena bisa saja ponsel Anda akan bisa tiba-tiba tak bisa digunakan karena dikunci oleh operator.

Tapi jika Anda disiplin dalam membayar, tentu saja ini tidak menjadi masalah. Kesimpulannya, Anda harus konsekuen membayar cicilan ponsel Anda. Tapi pertanyaannya, bagaimana jika ponsel itu dijual? [SN/HBS]

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version