Riset Terbaru: Main Video Game Bikin Otak 4 Tahun Lebih Muda

REKOMENDASI
ARTIKEL TERKAIT

Telset.id – Bermain video game selama ini kerap menjadi kambing hitam atas kemalasan dan dianggap sebagai aktivitas nirfaedah. Stigma bahwa gaming hanyalah kegiatan buang-buang waktu masih melekat kuat di benak sebagian besar masyarakat. Namun, bagi Anda yang sering dimarahi karena terlalu lama menatap layar konsol atau PC, kini ada argumen ilmiah yang cukup valid untuk melakukan pembelaan diri. Sebuah riset terbaru mengungkapkan fakta mengejutkan: dalam kondisi tertentu, bermain video game justru dapat membuat otak manusia bekerja hingga empat tahun lebih muda dari usia kronologis sebenarnya.

Temuan ini tentu menjadi angin segar di tengah gempuran berita negatif mengenai dampak kecanduan teknologi. Namun, perlu dicatat dengan tinta tebal bahwa tidak semua jenis permainan memberikan efek “awet muda” bagi otak. Para peneliti menekankan bahwa manfaat kognitif ini sangat bergantung pada genre dan kompleksitas permainan yang dimainkan.

Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Latihan Otak Kompleks

Kesimpulan mengenai peremajaan fungsi otak ini muncul dari serangkaian penelitian mendalam yang menyoroti korelasi antara jenis video game tertentu dengan mekanisme kerja otak. Aaron Seitz, seorang profesor psikologi sekaligus Direktur Brain Game Center for Mental Fitness and Well-being di Northeastern University, memberikan pandangan yang cukup kritis mengenai hal ini.

Dalam wawancaranya dengan The Washington Post, Seitz menjelaskan bahwa bermain video game sejatinya merupakan bentuk latihan keterampilan otak yang sangat kompleks. Berbeda dengan pandangan umum yang melihat gamer sebagai sosok pasif, Seitz justru menilai bahwa seseorang yang rutin bermain game secara tidak langsung sedang melatih kemampuan otaknya dalam memproses informasi secara cepat dan beradaptasi dengan lingkungan digital yang dinamis.

Menariknya, Seitz membandingkan video game komersial dengan aplikasi “latihan otak” konvensional yang banyak beredar di pasaran. Menurutnya, game latihan otak biasa umumnya dirancang terlalu sederhana dan minim tantangan. Sebaliknya, video game modern—terutama yang masuk dalam kategori Jenis Game strategi atau aksi—menawarkan stimulus yang jauh lebih kaya bagi kemampuan kognitif manusia.

Genre Strategi dan Action Jadi Kunci

Pandangan Seitz didukung oleh temuan dari C. Shawn Green dari University of Wisconsin–Madison dan rekannya, Carlos Coronel. Kedua peneliti ini menggarisbawahi bahwa struktur permainan dan tempo (pacing) adalah faktor penentu utama dampak kognitif sebuah game. Jangan harap otak Anda menjadi lebih encer jika hanya memainkan game yang monoton dan minim tantangan.

Berdasarkan riset yang mereka pimpin, manfaat paling konsisten ditemukan pada video game bergenre strategi real-time (RTS) dan action game bertempo cepat. Kedua genre ini memaksa pemain untuk melakukan multitasking tingkat tinggi: mengawasi pergerakan musuh, mengatur strategi, dan mengambil keputusan krusial dalam hitungan detik. Hal ini sangat kontras dengan game yang berjalan lambat atau berbasis aturan statis yang tidak menuntut fleksibilitas berpikir.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal NeuroImage pada tahun 2024 memperkuat argumen ini dengan menjadikan StarCraft II sebagai objek penelitian utama. Bagi yang belum tahu, StarCraft II adalah legenda di dunia real-time strategy. Game ini memaksa pemain (gamer) untuk mengatur sumber daya ekonomi, mengoordinasikan pasukan tempur, dan berpikir taktis di bawah tekanan waktu yang ekstrem.

Aktivitas mental yang intens inilah yang disinyalir melatih otak bekerja lebih efisien, seolah-olah organ vital tersebut menjadi lebih muda beberapa tahun. Tentu saja, ini bukan berarti Anda bisa membiarkan anak-anak bermain sembarangan tanpa pengawasan, mengingat masih ada isu lain seperti keamanan di Platform Game tertentu yang perlu diwaspadai.

Secara garis besar, penelitian ini membuktikan bahwa hobi bermain game tidak selamanya buruk. Jika dipilih dengan bijak, game dengan kompleksitas tinggi seperti StarCraft II bisa menjadi sarana asah otak yang jauh lebih menyenangkan daripada sekadar mengisi teka-teki silang.

TINGGALKAN KOMENTAR
Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARTIKEL TERKINI
HARGA DAN SPESIFIKASI